Rechercher dans ce blog

Saturday, February 25, 2023

7 Rekomendasi Film India Kerajaan Terbaik dan Terpopuler - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Industri film India terus berkembang dan hadir dengan berbagai genre dan tema. Salah satunya adalah film India kerajaan yang autentik dan kental akan budaya setempat.

Meski terkesan kolosal, alur cerita yang disajikan tak kalah menarik dengan film-film modern. Mulai dari sejarah, perebutan warisan, konflik keluarga kerajaan, dan lainnya.

Ditambah lagi dengan akting para pemainnya yang apik, tata artistik, dan teknologi CGI yang canggih membuat film-film Bollywood bertema kerajaan menarik untuk disaksikan hingga akhir.

Tak heran kalau sejumlah judul film berikut ini merupakan film India kerajaan terbaik dan terpopuler. Berikut ini sejumlah rekomendasi film India kerjaan yang sayang untuk dilewatkan.

1. Asoka (2001)

Asoka (2001)Rekomendasi film India kerajaan, salah satunya Asoka  (Dreamz Unlimited via Imdb)

Film lawas ini merupakan salah satu film sejarah yang menceritakan tentang raja yang paling berkuasa di India bernama Asoka. Saat terjadi konflik, Asoka mengasingkan diri dan jatuh cinta kepada gadis bernama Kaurwaki.

Keduanya lalu menikah secara rahasia. Akan tetapi saat kembali ke kerajaan, Asoka mendapati kabar bahwa istrinya telah terbunuh.

2. Jodhaa Akbar (2008)

Film India kerajaan yang berikutnya adalah Jodhaa Akbar. Film ini mengisahkan tentang pernikahan dengan unsur politik antara Putri Jodha dan Jalaluddin Akbar, pemimpin kerajaan Mughal.

Tujuan pernikahan tersebut adalah untuk menghindari peperangan dengan kerajaan Mughal.

3. Veer (2010)

Veer merupakan film yang mengisahkan seorang pangeran sekaligus prajurit bernama Veer Pratap Singh. Namanya dikenal berkat perjuangannya saat bertempur untuk membebaskan India dari penjajahan Inggris.

Ia ingin melanjutkan perjuangan ayahnya dalam memimpin gerakan Pindari melawan Inggris. Namun, Veer mendapat banyak pertentangan terutama dari Raja Madhavghar yang menganggapnya sebagai ancaman.

4. Baahubali: The Beginning (2015)

Baahubali: The Beginning (2015)Rekomendasi film India kerajaan, salah satunya Baahubali: The Beginning (Arka Mediaworks via Imdb)

Baahubali: The Beginning merupakan film India kerajaan yang berhasil menjadi box office. Film ini menghadirkan efek CGI yang menampilkan setiap lokasi terluhat nyata.

Film ini menceritakan tentang Shiva yang sejak lahir tidak tahu bahwa dirinya adalah pewaris kerajaan Mahishmathi. Sampai akhirnya ia bertemu Avanthika dan membawanya ke Mahishmathi.

5. Mohenjo Daro (2016)

Film ini terinspirasi dari kisah peradaban Sungai Mohenjo Daro. Dalam film ini dikisahkan Sarman, seorang pedagang yang jatuh cinta kepada Chaani yang disebut sebagai simbol keberkahan Dewi Sungai.

Selama berdagang, Sarman menyadari bahwa ada ketidakadilan yang menimpa dirinya dan pedagang lain.

6. Baahubali: The Conclusion (2017)

Baahubali: The Conclusion merupakan sekuel dari Baahubali: The Beginning. Film ini melanjutkan kisah bagaimana seorang Shiva mengetahui banyak hal mengejutkan.

Di film kedua ini, Shiva dengan kelompok pemberontak melawan Vhallaladeva. Kisah peperangannya pun cukup bagus dan memuaskan sebagai sekuel.

7. Tanhaji: The Unsung Warrior (2020)

Tanhaji: The Unsung Warrior (2020)Rekomendasi film India kerajaan, salah satunya Tanhaji: The Unsung Warrior (Ajay Devgn Ffilms via Imdb)

Dirilis pada 2020, Tanhaji: The Unsung Warrior merupakan film yang menceritakan tentang Tanhaji Malasari, seorang pemimpin militer Kerajaan Maratha yang merebut benteng Kondhana.

Tanhaji berhasil masuk ke Kondhana dan membuka jalan terjadinya perang yang sesungguhnya.

Demikian rekomendasi film India kerajaan yang menarik dan populer. Selamat menonton!

(juh)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


7 Rekomendasi Film India Kerajaan Terbaik dan Terpopuler - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film Teman Tidur Angkat Kisah Bullying di Lingkungan Sekolah sebagai Drama Horor, Kalina Ocktaranny Berperan sebagai Dukun - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Film Teman Tidur  merupakan film ber-genre thriller horor yang merupakan karya dari sutradara Ray Nayoan. Film ini akan turut meramaikan bioskop Tanah Air pada 30 Maret 2023 mendatang.

Film horor ini dibalut dengan alur cerita yang berbeda dengan film horror lainnya. Dengan mengangkat kisah bullying yang terjadi dalam lingkungan sekolah. Film ini mampu untuk membawa warna berbeda.

Bullying saat ini terus berjalan dan menjadi suatu kebudayaan sehingga secara tidak langsung banyak korban. Ini suatu tema yang menarik, layak ditonton, dan menjadi suatu pesan bahwa sebuah bullying tidak memiliki dampak yang positif bagi anak,” ungkap Setyoro Swantomo selaku produser Teman Tidur, di Jakarta, saat media gathering di Jakarta, Jumat (24/2/2023).

Pemeran utama dalam film ini Mutiara Sofya yang berperan sebagai Kelly akan beradu akting dengan sederet aktris dan aktor lainnya, seperti Gunawan sebagai ayah Kelly, dan Kalina Ocktaranny sebagai dukun perempuan, dan masih banyak lagi.

2 dari 4 halaman

Treatment Dari Sutradara

Dengan banyaknya aktris dan aktor yang membintangi film ini, tentu tak lepas peran dari sang sutradara untuk membantu mendalami perannya para pemain.

“Buat saya semua film treatment-nya sama, tergantung sama karakter. Setelah membaca skenario, kita bantu membangun hal yang membuat dia jadi seperti itu. Dan di cerita ini tentunya mengenai sekolah, keluarga, dan segala macem,” Kata Ray saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

3 dari 4 halaman

Sinopsis

Film ini mengisahkan tentang sosok Kelly, seorang siswi dari SMA Tunas Bangsa yang menjadi korban bullying oleh teman sekolahnya hingga akhirnya ia memutuskan mengakhiri hidup.

Terus berlanjut dengan hadirnya arwah Kelly yang bergentayangan dan terus menghantui para pelaku yang mem-bully dirinya semasa hidup.

4 dari 4 halaman

Pesan Pemain Untuk Korban Bullying

Menurut Deanda Puteri yang berperan sebagai Rani, dampak dari bullying ini sangat besar sehingga korban harus berani untuk berbicara dan meminta pertolongan.

“Untuk dampak bangak banget sih, bisa dampak psikologis, kesehatan terganggu, sekolah juga terganggu, dan lebih sulit untuk bersosialisasi,” Ucap Deanda.

“Korban bullying harus lebih berani untuk speak up, jangan takut, harus berani cerita sama orang tua, sama temen, atau sama guru,” Pungkasnya.

Adblock test (Why?)


Film Teman Tidur Angkat Kisah Bullying di Lingkungan Sekolah sebagai Drama Horor, Kalina Ocktaranny Berperan sebagai Dukun - Liputan6.com
Kelanjutan Disini Klik

Friday, February 24, 2023

Sinopsis Film The Strays, Teror Mencekam 2 Orang Kulit Hitam Hingga Nyaris Stres, Tayang di Netflix - MSN

SRIPOKU.COM - Berikut ini sinopsis film The Strays yang tayang di Netflix.

Terungkap dalam sinopsis film The Strays mengangkat cerita tentang kehidupan perempuan elite menyimpan kejadian horor.

Baca selengkapnya sinopsis film The Strays di bawah ini.

Baca juga: Sinopsis Film We Have a Ghost, Hantu Pria Tua yang Gentayangan di Rumah Angker, Tayang di Netflix

Inilah selengkapnya sinopsis film The Strays yang tayang di Netflix. (capture/website/imdb.com) © Disediakan oleh Sripoku.com Inilah selengkapnya sinopsis film The Strays yang tayang di Netflix. (capture/website/imdb.com)

Film Strays menceritakan tentang kejadian teror yang menimpa seorang perempuan bernama Neve.

Hidup dengan suami dan dua orang anaknya membuat Neve merasa serba cukup.

Tak hanya itu, ia pun memiliki harta yang berlimpah dan kesuksesan yang menjamin.

Neve merupakan keturuan kulit hitam dengan rambut seperti orang negro pada umumnya.

Namun, Neve memiliki kulit berwarna putih dan menutupi rambut ikalnya dengan wig yang berbeda setiap hari.

Saat itu pula kejadian teror mulai dirasakan oleh Neve,.

Ia mendapatkan pengalama yang tak sedap setiap keluar rumah.

Neve merasa ada dua orang kulit hitam yang selalu mengikutinya.

Hal itu membuat Neve awalnya biasa saja karena menduga cuma perasaan saja.

Kendati begitu, kehadiran sepasang kulit hitam tersebut membuat hidup Neve tertekan.

Bak terserang panic attack, Neve seketika meraung ketakutan ketika melihat seorang pria di balik jendela kaca.

Baca juga: Sinopsis Film Bismillah Kunikahi Suamimu, Cinta Dua Perempuan Untuk Satu Pria, Tayang di Bioskop

Saat itu Neve berteriak ketakutan di tengah kumpul keluarga.

Ia sontak dianggap aneh oleh orang terdekatnya karena dikira menggigau.

Dua orang kuliat hitam yang mengintai Neve tidak dilihat oleh orang lain.

Neve merasakan kecurigan besar dengan dua orang kulit hitam tersebut.

Suatu hari, mereka memasukki rumah Neve dan memburuh seluruh keluarga Neve.

Bak mendapatkan teror mengerikan Neve hanya mampu berusaha untuk kabur.

Lantas berhasilkah Neve bebas dari teror dua orang kulit hitam tersebut?

Lalu apakah motif dari dua orang kulit hitam melakukan teror kepada Neve?

Temukan jawabannya di film The Strays yang tayang di Netflix sejak 22 Februari 2023.

Film Strays merupakan garapan dari Inggris yang mengusung genre drama thriller.

Disutradarai oleh Nathaniel Martello White, film Strays menjadi salah satu rekomendasi film Netflix.

Dapatkan berita terkait dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film The Strays, Teror Mencekam 2 Orang Kulit Hitam Hingga Nyaris Stres, Tayang di Netflix - MSN
Kelanjutan Disini Klik

FSAI 2023, Kerja Sama Ekonomi Kreatif Ajang Promosi-Kolaborasi Film Baru Australia dan Indonesia - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Australia di Indonesia menggelar resepsi pembukaan Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) tahun 2023. Menampilkan film-film terbaik Australia dan Indonesia, pada Jumat (23/2/2023), di CGV Grand Indonesia. 

Film-film yang ditampilkan mencakup beragam genre, rangkaian film yang ditayangkan tahun ini adalah perayaan kisah-kisah unik Australia yang menyoroti sejarah, keragaman, dan kreativitas. 

FSAI 2023 juga menampilkan film-film populer karya anak bangsa yang merupakan alumni Australia, serta kesempatan bagi mahasiswa film, pembuat film baru, dan masyarakat umum untuk belajar dari para pembuat film dan alumni Australia di masterclass pembuatan film yang telah diselenggarakan. 

"Festival ini menciptakan peluang bagi kolaborasi baru untuk berkembang," ucap Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams di pidato pembukaan resepsi FSAI 2023.

Tak hanya itu, acara ini juga bisa dijadikan ajang untuk mempromosikan film dari kedua negara, dan membuka peluang kolaborasi antara Australia dan Indonesia, serta menawarkan masterclass untuk akses ke pemangku kepentingan perfilman Indonesia. 

Angela Tanoesoedibjo, wakil menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia mengatakan film animasi dan video dikategorikan sebagai salah satu dari tujuh subsektor untuk prekonomian kreatif Indonesia. "Di tahun 2019, industri perfilman mencapai kinerja tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, berkat upaya seluruh pemangku kepentingan" katanya.

Namun, pada saat pandemi COVID 19, sektor industri perfilman di Indonesia sangat terpukul keras, dan menjadi masalah industri. Karena 90% pendapatan film berasal dari layar lebar, bioskop pun menjadi tidak beroperasi di masa tersebut.

Adanya acara ini, menurut Angela Tanoesoedibjo, bisa menjadikan kerjasama antara Australia dan Indonesia untuk mendukung promosi-promosi film lokal yang belum diliris, sehingga kedua negera mampu memberikan kerja sama lebih kepada sektor ekonomi kreatif. 

Sebelumnya pada 16 Februari lalu, Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia bersama menteri pariwisata dan ekonomi kreatif RI Sandiaga Uno, meluncurkan FSAI ke banyak teman dan mitra media, untuk memperkenalkan acara tersebut dan penayangan film Sweet As

2 dari 4 halaman

Tahun 2022, Tercatat Jumlah Penonton Bioskop Tertinggi

Angela menambahkan setelah pandemi COVID-19, pada tahun 2022, jumlah penonton bioskop tertingii yang mencapai angka 54 juta penonton lebih untuk menyaksikan film di layar lebar. Hal ini merupakan hasil yang luar biasa dari kerja keras semua pemangku kepentingan industri perfilman.   

"Saya sangat mengapresiasi hal ini, ada sekitar 61% didominasi oleh film Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Ini membuktikan bahwa pandemi sudah terkendali."

"Kami bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri film. Kami bekerja sama untuk membuat kerangka kerja insentif."

"Indonesia juga bisa menjadi lokasi global untuk pembuatan film, dan atas kerja sama pemangku kepentingan perfilman, impian untuk menjadikan Indonesia lokasi global bisa dikerjakan bersama-sama" papar Angela. 

Oleh sebab itu, pada kesempatan acara ini (FSAI), Australia memiliki kemitraan yang sangat erat dengan Indonesia, dan hal ini bisa menjadikan kolaborasi kedua negara untuk membuat dan menggarap film bersama, dengan melakukan syuting di kedua negara tersebut. Angela juga berhapa bahwa hal ini bisa dikerjakan lebih jauh di masa depan.

3 dari 4 halaman

FSAI 2023 Digelar di 7 Kota, Putar Gratis 5 Film Australia dan 2 dari IndonesiaFSAI 2023 Digelar di 7 Kota, Putar Gratis 5 Film Australia dan 2 dari Indonesia

FSAI 2023 ini menginjak penyelenggaraan tahun kedelapan. Acara ini menayangkan film-film terbaik dari Australia dan Indonesia untuk penonton di tujuh kota, yakni Jakarta, Surabaya, Makassar, Mataram, Yogyakarta, Bandung, dan Tangerang Selatan.

"Setelah dua tahun mengadakan FSAI secara virtual, kami sangat senang tahun ini bisa kembali ke layar bioskop CGV," ucap Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Penny Williams dalam kata sambutannya. 

Dubes Penny mengatakan bahwa FSAI tahun ini pun akan menayangkan tujuh film yang terpilih di bioskop-bioskop Indonesia mulai 24 Februari 2023 hingga 18 Maret 2023.

"Australia terkenal secara global akan keahliannya di bidang perfilman. FSAI merupakan kesempatan luar biasa untuk berinteraksi dengan para ahli dan mendapatkan pengalaman terbaik dalam perfilman Australia dan Indonesia," ucap Dubes Penny.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga turut hadir di pembukaan FSAI 2023. 

Menparekraf Sandiaga memberi apresiasi kepada Dubes Australia karena tidak hanya melibatkan pemutaran film karya-karya dari Australia dan Indonesia, tetapi juga menyediakan masterclass, semacam kelas atau lokakarya untuk memperdalam ilmu tentang perfilman.

Sandiaga juga mengatakan bahwa Australia menjadi salah satu negara yang berhasil menggunakan industri perfilmannya untuk menarik kunjungan wisatawan dan memproduksi film-film kelas dunia.

Sandiaga menambahkan, Indonesia pun sedang mengikuti pola yang sama dengan Australia guna menarik produksi film internasional yang dibuat di Indonesia, serta meningkatkan kualitas film karya Tanah Air.

4 dari 4 halaman

Sandiaga Menantikan Kolaborasi Lebih Lanjut Antara Australia dan Indonesia

"Kami ingin belajar juga dari film-film di festival ini tentang bagaimana Australia mengembangkan dunia sinematik," kata Sandiaga.

Sandiaga senang dan tidak sabar dengan kolaborasi lebih lanjut antara Australia dan Indonesia di bidang perfilman. Pasalnya, FSAI 2023 ini seakan memberi semangat untuk perfilman Indonesia setelah melewati tiga tahun pandemi COVID-19.

"Tahun lalu kita berhasil menggaet 44 juta penonton dan kami harap tahun ini bisa meningkat," ujar Sandiaga.

FSAI 2023 menampilkan tujuh film dan tujuh sesi masterclass di tujuh kota.

Pemutaran film pertama yakni pemenang penghargaan "Sweet As" di Jakarta pada 18 Februari 2023.

"Sweet As" merupakan sebuah film remaja dengan genre drama. Kisahnya berfokus para remaja Australia dalam menemukan persahabatan, cinta pertama, dan jati diri di jalan yang jarang dilalui.

Film lainnya yang akan diputar adalah "Penguin Bloom", "Moon Rock for Monday", "The Drover's Wife: The Legend of Molly Johnson", dan film komedi animasi "Peter Rabbit 2: The Runaway" yang diproduksi oleh studio animasi Australia, Animal Logic.

FSAI 2023 juga menampilkan dua film Indonesia yang diproduseri oleh Mira Lesmana, yakni drama menegangkan "Paranoia" dan kisah mudik "Humba Dreams".

Untuk informasi lebih lanjut dan cara mendapatkan tiket gratis, Anda bisa mengunjungi website FSAI.id.

Baca selengkapnya disini...

Adblock test (Why?)


FSAI 2023, Kerja Sama Ekonomi Kreatif Ajang Promosi-Kolaborasi Film Baru Australia dan Indonesia - Liputan6.com
Kelanjutan Disini Klik

Wednesday, February 22, 2023

Sinopsis Film Gold, Skandal Tambang Emas di Kalimantan, Tayang Malam Ini di Trans TV - Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM - Inilah sinopsis film Gold yang akan tayang malam ini, Rabu (22/2/2023) pukul 23.45 WIB di bioskop Trans TV.

Film Gold digarap oleh sutradara Stephen Gaghan dengan mengusung genre drama thriller.

Dikutip dari IMDb, Stephen Gaghan merilis film Gold pada 2016 dengan durasi tayang 2 jam.

Sejumlah bintang yang berperan dalam film Gold yakni Matthew McConaughey, Edgar Ramirez, Bryce Dallas Howard, Joshua Harto, Timothy Simons, dan Michael Landes.

Cerita dalam film Gold diadaptasi dari kisah nyata penambangan emas Bre-X yang bermasalah, tahun 1993 di Busang, Kalimantan.

Dalam film Gold diceritakan bahwa terjadi kasus skandal penipuan tambang emas yang terjadi pada tahun 90 an.

Baca juga: Sinopsis Film Missing, Kisah Storm Reid yang Mencari Keberadaan sang Ibu, Tayang di Bioskop

Lebih lengkapnya, simak sinopsis film Gold yang akan tayang malam ini di bioskop Trans TV.

Sinopsis Film Gold

Kisah berawal saat Kenny Walsh (Matthew McConaughey), seorang pebisnis tambang, bekerja sama dengan ahli geologi bernama Michael Acosta (Edgar Ramirez) untuk mencari tambang di pedalaman Indonesia.

Perjalanan mencari emas bukanlah hal yang mudah bagi Kenny atau Mike.

Mereka harus tinggal di hutan dengan cuaca tidak menentu, penemuan tambang dengan sampel buruk, ditinggalkan para pekerja, hingga Kenny terserang penyakit malaria.

Kendati demikian, keduanya tak pernah menyerah hingga mereka menemukan titik-titik penggalian dengan emas berkualitas bagus.

Lantas, penemuan itu membuat harga saham perusahaan Kenny, yakni Washoe Mining Corporation, melonjak drastis.

Tawaran bisnis dan kerja sama semakin banyak datang, bahkan dari pesaingnya.

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film Gold, Skandal Tambang Emas di Kalimantan, Tayang Malam Ini di Trans TV - Tribunnews.com
Kelanjutan Disini Klik

Sinopsis Film Gold, Diangkat dari Kisah Nyata Penipuan Tambang di Indonesia - Sukabumi Update

SUKABUMIUPDATE.com - Bioskop Trans TV akan kembali menayangkan film Gold nanti tengah malam nanti pukul 23.45 WIB.

Film Gold ini merupakan sebuah film yang diadaptasi dari kisah nyata tentang skandal penipuan tambang emas di Kalimantan, Indonesia pada tahun 1993 silam.

Dikatakan, alur cerita dari film Gold ini tidak jauh berbeda dengan peristiwa aslinya, namun nama karakter serta detail ceritanya diubah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

Baca Juga: Link dan Sinopsis Open BO Episode 4: Wulan Guritno Buka Rahasia

Nah, penasaran bagaimana kisah film Gold ini? Langsung simak saja sinopsisnya berikut ini sebelum kamu menyaksikannya di Bioskop Trans TV nanti malam.

Sinopsis Film Gold 

Menghimpun dari Akurat.co, film Gold berlatar di tahun 1981 dimana ada seorang pengusaha bernama Kenny Walsh (Matthew McConaughey). 

Baca Juga: Sinopsis Precious Cargo Film Genre Action Comedy Tayang di Bioskop Trans TV

Ia merupakan seorang pebisnis tambang yang dibilang cukup sukses, namun saat itu dirinya sedang merasakan keterpurukan bisnis. Sampai akhirnya Kenny terus mencari cara agar bisnis tambang keluarga yang digelutinya tidak tumbang dengan mencari investor. 

Kenny yang tengah bingung pun akhirnya melihat sebuah peluang bisnis tambang emas di pedalaman Indonesia. Dirinya mengajak ahli geologi, Michael Acosta (Edgar Ramirez) alias Mike untuk mencari tambang emas tersebut. 

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film Gold, Diangkat dari Kisah Nyata Penipuan Tambang di Indonesia - Sukabumi Update
Kelanjutan Disini Klik

Sutradara Cerita Inspirasi di Balik Reruntuhan di Film Suzume - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Makoto Shinkai bercerita soal inspirasinya dalam membuat film anime Suzume no Tojimari. Shinkai ingin membuat film yang bercerita tentang fenomena yang sedang terjadi di Jepang masa kini, yaitu soal penurunan tingkat populasi.

"Saya ingin membuat cerita petualangan, jadi saya bertanya-tanya di mana saya bisa mengaturnya di Jepang saat ini," kata Makoto Shinkai kepada Variety, Minggu (19/2).

"Saya menaruhnya di haikyo (reruntuhan), tempat yang ditinggalkan karena populasinya berkurang," lanjutnya.

Shinkai merasa haikyo ini tidak bisa dihindari karena tingkat populasi di Jepang menurun dengan cepat. Hal tersebut, jelas Shinkai, berpengaruh pada kondisi ekonomi Jepang yang merosot secara bertahap.

Sehingga, ia ingin mengungkapkannya keresahannya lewat film meskipun tersadar bahwa filmnya tidak akan mengubah keadaan.

"Saya ingin mengambarkan perasaan itu dalam film, meskipun menurut saya tugas animasi bukanlah untuk menghentikan penurunan populasi atau memulihkan reruntuhan," jelas Shinkai.

Film Suzume no Tojimari berhiaskan latar reruntuhan bangunan yang terbengkalai di Jepang, lalu dibalut dengan cerita petualangan seorang gadis remaja yang menghadapi bencana.

Shinkai mengungkapkan bahwa cerita petualangan yang dihadapi Suzume, protagonis utama film tersebut, berada di Tohoku karena daerah tersebut pernah dilanda gempa dahsyat dan tsunami pada 2011 silam.

"Tohoku tentu saja bukan reruntuhan, tapi merupakan tempat banyak orang meninggal dunia. Sebagian (bangunan) menjadi tidak bisa dihuni sehingga banyak bangunan di sana menjadi reruntuhan," ujar sutradara 50 tahun itu.

Suzume no Tojimari atau Suzume mengisahkan Suzume, remaja 17 tahun yang memulai perjalanannya di Kyushu usai bertemu pria muda yang sedang mencari pintu.

Ia kemudian menemukan satu pintu tua yang berdiri tegak di tengah reruntuhan, seolah terlindung dari bencana apa pun yang terjadi dan menghancurkan sekelilingnya.

Ketika ia membuka pintu tersebut, kehancuran mulai terjadi di sekelilingnya. Hal tersebut membuat Suzume harus menutup pintu portal itu untuk mencegah bencana.

[Gambas:Video CNN]

Suzume menjadi film terbaru Makoto Shinkai hampir tiga tahun terakhir, usai merilis Weathering with You (Tenki no Ko) pada 2019. Shinkai kembali menyutradarai dan menulis film animasi tersebut.

Hokuto Matsumura dan Nanoka Hara dipercaya untuk memerankan dua karakter utama film anime terbaru Makoto Shinkai sebagai Souta Munakata dan Suzume Iwato.

Selain itu, Eri Fukatsu, Shota Sometani, Kana Hanazawa, Sairi Ito, Kotone Hanase, dan Matsumoto Koshiro IX juga mengisi suara film tersebut.

Suzume tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Maret mendatang.

(pra)

Adblock test (Why?)


Sutradara Cerita Inspirasi di Balik Reruntuhan di Film Suzume - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...