Rechercher dans ce blog

Tuesday, January 3, 2023

3 Pekan Tayang, Avatar 2 Jadi Film Terlaris ke-15 dalam Sejarah - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Dominasi Avatar: The Way of Water di box office masih berlanjut, termasuk selama musim liburan tahun baru 2023. Avatar 2 sudah menjadi film terlaris ke-15 sepanjang masa meski baru tayang selama tiga pekan.

Capaian itu diraih lantaran film arahan James Cameron tersebut telah mengumpulkan pendapatan box office global hingga US$1,38 miliar atau setara dengan Rp21,4 triliun (US$1= Rp15.560).

Berdasarkan data Box Office Mojo yang diakses pada Senin (2/1), angka tersebut diperoleh dari pendapatan box office Amerika Utara sebesar US$421,6 juta dan pendapatan internasional sebesar US$956,9 juta.

Angka tersebut sudah termasuk akumulasi dari pendapatan box office domestik selama akhir pekan tahun baru. Di musim liburan tersebut, Avatar 2 mengumpulkan pendapatan hingga US$63,4 juta.

Avatar 2 kini resmi menempati peringkat ke-15 film terlaris sepanjang masa, melampaui Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 (2011). Sekuel Avatar tersebut saat ini berada tepat di bawah Black Panther (2018).

[Gambas:Video CNN]

Avatar: The Way of Water begitu mendominasi box office selama libur Natal dan tahun baru lantaran persaingan yang relatif ringan. Film ini hanya bersaing dengan Puss in Boots: The Last Wish yang mencatat US$16,3 juta selama musim libur tahun baru.

Peringkat tiga box office Amerika Utara pada musim liburan ini bahkan ditempati Black Panther: Wakanda Forever (2022) yang telah tayang sejak November. Film tersebut mencatat penghasilan sebesar US$4,8 juta.

Sementara itu, Whitney Houston: I Wanna Dance with Somebody dan Babylon melengkapi lima besar dengan capaian masing-masing US$4,2 juta dan US$2,7 juta.

Avatar: The Way of Water merupakan film kedua dari saga Avatar garapan James Cameron. Saga ini diproyeksi akan merilis hingga lima film yang tayang dalam beberapa tahun mendatang.

Avatar: The Way of Water kembali dibintangi aktor dari film pertama, seperti Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver, hingga Stephen Lang.

Selain itu, film ini juga dibintangi sejumlah aktor baru lainnya, seperti Kate Winslet, Cliff Curtis, Edie Falco, Brendan Clower, Britain Dalton, Jamie Flatters, hingga Jack Champion.

(frl/end)

Adblock test (Why?)


3 Pekan Tayang, Avatar 2 Jadi Film Terlaris ke-15 dalam Sejarah - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film Avatar 2 Bikin Masyarakat Adat Ini Marah dan Serukan Hal Ini - VIVA - VIVA.co.id

Selasa, 3 Januari 2023 - 12:44 WIB

VIVA Showbiz – Avatar 2: The Way of Water sukses menutup akhir tahun 2022 yang manis sebagai salah satu film tersukses tahun ini. Namun, film tersebut menghadapi beberapa kritik tajam karena tidak akurat dan rasis

Film ini dikritik karena memainkan narasi "white savior", alias mengagungkan ras kulit putih yang kerap berperan sebagai penyelamat. Selain itu, Avatar 2 juga dikritik karena penggunaan stereotip dan representasi masyarakat adat yang tidak pantas.

Baca Juga :

Avatar: The Way of Water.

Avatar: The Way of Water.

Photo :
  • 20th Century Studios

Yuè Begay, seorang seniman dan aktivis Navajo, menyerukan pemboikotan film tersebut dalam sebuah tweet yang telah disukai lebih dari 47.000 orang.

Menurut Presiden dan CEO IlluminNative Crystal Echo-Hawk, karakter Sully yang rasnya tidak disebutkan secara eksplisit tetapi status orang luarnya jelas sejajar dengan orang kulit putih memainkan kiasan white savior yang kurang tepat.

"(Cameron) mungkin menceritakan kisah kolonisasi, tapi dia menceritakannya melalui lensa pria kulit putih," tulisnya, dikutip dari CNN Internasional.

Halaman Selanjutnya

Jika saja Avatar 2 melibatkan lebih banyak masyarakat adat dalam produksi film, Echo-Hawk mengatakan bahwa Cameron seharusnya dapat menceritakan kisah yang lebih autentik.

img_title

Baca Juga :

Adblock test (Why?)


Film Avatar 2 Bikin Masyarakat Adat Ini Marah dan Serukan Hal Ini - VIVA - VIVA.co.id
Kelanjutan Disini Klik

Monday, January 2, 2023

7 Rekomendasi Film Bucin Indonesia yang Populer, Ada Kisah Cinta yang Manis - Penuh Unsur Komedi - Kapanlagi ... - KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Ada banyak sekali film romansa yang populer di Indonesia. Berikut ini, ada loh beberapa daftar rekomendasi film bucin Indonesia yang populer dan memiliki cerita unik.

Ya, rekomendasi film bucin Indonesia ini bukan hanya memberikan kisah cinta manis saja, namun ada juga yang memiliki jalan cerita dengan unsur komedi. Maka dari itu beberapa rekomendasi film bucin Indonesia ini sayang jika dilewatkan.

Untuk itu, berikut daftar rekomendasi film bucin Indonesia yang populer. Ada kisah cinta yang manis hingga penuh akan unsur komedi. Yuk langsung saja dicek KLovers.

•

1. DILAN 1990 (2018)

Berangkat dari sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengambil kisah cinta anak anak SMA. Film ini berkisah tentang Milea yang merupakan murid pindahan dari Jakarta. Saat ia bersekolah baru di Bandung, dia didekati oleh salah satu murid laki-laki bernama Dilan.

Hari-hari penuh romansa Dilan dan Milea berjalan dengan penuh keunikan. Dilan hadir sebagai sosok laki-laki yang beda dari lainnya. Namun, tak hanya keindahan, mereka juga mengalami beberapa rintangan. Film DILAN 1990 benar-benar penuh dengan kebucinan khas anak SMA yang manis.

2. LOVE FOR SALE (2018)

Rekomendasi film bucin Indonesia yang kedua yaitu, ada film berjudul LOVE FOR SALE. Film ini berkisah tentang Richard Achmad, pria jomblo akut. Saat ada teman yang menikah, Richard ditantang untuk bawa gandengan untuk datang ke pesta. Hal itu mendorongnya untuk mencari perempuan di sebuah aplikasi kencan berbayar.

Karena kesalahan administrasi, Richard yang sebenarnya hanya butuh perempuan untuk satu hari, terpaksa membiarkan tinggal di rumahnya selama 45 hari. Perempuan cantik itu bernama Arini. Lama-kelamaan, Richard jatuh cinta kepada Arini, perasaan yang sudah bertahun-tahun tak dia rasakan. Namun, saat Richard melamarnya, Arini hilang.

3. EGGNOID: LOVE & TIME PORTAL

Film EGGNOID: LOVE & TIME PORTAL merupakan film adaptasi webtoon populer berjudul EGGNOID. Film ini menjadi salah satu rekomendasi film bucin Indonesia dengan cerita unik loh. Film ini bercerita tentang seorang gadis sebatang kara bernama, Ran.

Suatu ketika seorang pria hadir di kehidupannya secara ajaib dan misterius. Pria yang kemudian diberi nama Eggy tersebut keluar dari sebuah telur yang disebut Eggnoid. Ran kemudian menjalani hari-harinya bersama Eggy.

Ran seolah jadi orangtua angkat sekaligus sahabat bagi Eggy yang mengajarinya banyak hal. Lambat laun, romansa tumbuh di antara mereka berdua. Hingga akhirnya, Ran dan Eggy dipaksa untuk membuat suatu pilihan besar dalam hidup mereka.

4. MARIPOSA

Film MARIPOSA menjadi rekomendasi film bucin Indonesia berikutnya. Film MARIPOSA sebenarnya merupakan adaptasi dari novel Wattpad berjudul sama. Sedangkan sinopsis film MARIPOSA berkisah mengenai Acha dan Iqbal seorang murid SMA yang memiliki karakter berbeda. Keduanya adalah siswa pintar di sekolah.

Acha ternyata menyukai Iqbal dan berusaha ingin mendapatkannya. Sosok Iqbal yang cuek dan dingin membuat Acha cukup sulit meluluhkan hatinya. Sampai suatu waktu keduanya ditugaskan mewakili sekolah di kompetisi cerdas cermat. Di sinilah awal kisah mereka dimulai dan semakin menarik.

Bagaimana kisah cinta mereka? Film MARIPOSA sangat kental dengan latar anak SMA hingga film ini memiliki cerita ringan dan manis. Hingga, film ini masuk dalam rekomendasi film bucin Indonesia yang sayang untuk dilewatkan.

5. MATT & MOU

Jika kalian ingin mencari rekomendasi film bucin Indonesia yang romantis sekaligus lucu, MATT & MOU bisa jadi jawabannya. Film ini bermula dari persahabatan sejak kecil. Mou adalah sosok gadis manja. Sehingga, sebagai sahabat kecil yang begitu dekat, Matt selalu menjaga Mou.

Interaksi Matt dan Mou begitu menggemaskan bisa bikin senyum-senyum sendiri. Lama bersahabat, keduanya harus berpisah lantaran Matt ingin melanjutkan studinya ke tempat yang jauh. Akhirnya, Mou mengungkapkan perasaannya pada Matt dengan keberanian sepenuh hati.

Terjebak di antara persahabatan dan cinta, akankah mereka bersatu? Film MATT & MOU ini wajib banget deh masuk rekomendasi film bucin Indonesia yang sayang untuk dilewatkan.

6. YOWIS BEN (2018)

Film YOWIS BEN jelas tak boleh dilewatkan untuk menjadi film romantis komedi. Film ini mengangkat kisah hidup anak muda seputar pencarian jati diri, rasa kesepian, semangat pertemanan, dan cinta. Sekumpulan anak muda dalam film ini berjuang habis-habisan untuk melakukan pembuktian bahwa mereka memang mampu berkarya.

Sepanjang penayangan, kalian akan menemukan banyak humor yang makin terasa saat disampaikan dalam bahasa Jawa, tepatnya dengan logat Jawa Timur. Selain terasa lebih mantap, penggunaan bahasa Jawa dalam film ini menjadi bukti tentang keragaman yang dimiliki Indonesia. Dan jadi rekomendasi film bucin Indonesia berikutnya.

7. LARA ATI

Dan rekomendasi film bucin Indonesia yang terakhir ada film berjudul LARA ATI. Film yang tayang di Netflix ini berkisah tentang Joko, seorang pemuda pekerja keras. Ia sakit hati ketika menghadapi kenyataan bahwa hidup berjalan di luar rencana dan keinginannya.

Ia tidak menyukai pekerjaannya. Sementara orang tuanya tidak mendukung mimpinya menjadi seorang pekerja kreatif. Kemudian sang kekasih, Farah, tiba-tiba dilamar oleh laki-laki lain. Hingga, Joko dipertemukan kembali dengan teman masa kecilnya, Ayu.

Masalah percintaan keduanya membuat mereka pun jadi akrab kembali. Menjadi teman senasib, Joko dan Ayu bertekad untuk memperbaiki hidup mereka. Film ini penuh dengan adegan bucin yang kocak. Hingga masuk dalam daftar rekomendasi film bucin Indonesia.

Itulah beberapa rekomendasi film bucin Indonesia yang sayang untuk dilewatkan. Tidak hanya punya jalan cerita manis saja, namun rekomendasi film bucin Indonesia ini juga penuh adegan bucin kocak yang menghibur.

Yuk, simak juga

Adblock test (Why?)


7 Rekomendasi Film Bucin Indonesia yang Populer, Ada Kisah Cinta yang Manis - Penuh Unsur Komedi - Kapanlagi ... - KapanLagi.com
Kelanjutan Disini Klik

Rekomendasi 11 Film Tayang 2023, Ant-Man 3 hingga Dune Part 2 - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah film dari studio raksasa Hollywood dipastikan akan rilis pada 2023. Beberapa di antaranya melanjutkan saga maupun konsep 'semesta' yang sudah dikembangkan selama bertahun-tahun.

Sebut saja Marvel Cinematic Universe (MCU), Fast Saga, DC Extended Universe, hingga waralaba Indiana Jones. Sejumlah waralaba bahkan dipastikan akan merilis lebih dari satu film pada tahun ini.

Meski demikian, tahun ini juga akan menjadi ajang comeback sederet sutradara kawakan. Martin Scorsese siap kembali merilis film terbaru berjudul Killers of the Flower Moon usai vakum selama empat tahun.

Christopher Nolan juga siap merilis garapan teranyar berjudul Oppenheimer dengan jajaran pemeran bertabur bintang. Di sisi lain, live-action Barbie karya Greta Gerwig pun tak bisa luput dari perhatian.

Berikut 11 film terbaru yang tayang pada 2023.

1. Ant-Man and the Wasp: Quantumania

Ant-Man 3 akan dirilis sebagai film pembuka dari Marvel Cinematic Universe (MCU) Fase ke-5. Film ini mengisahkan perjalanan Scott Lang (Paul Rudd) beserta keluarga yang terjebak di Quantum Realm.

Film ketiga Ant-Man ini juga akan menjadi kemunculan perdana Jonathan Majors sebagai Kang the Conqueror. Majors sebelumnya muncul dalam Loki (2021) sebagai varian lain Kang bernama He Who Remains.

Ant-Man and the Wasp: Quantumania akan kembali dibintangi Paul Rudd, Evangeline Lily, Michaele Douglas, Michelle Pfeiffer, hingga randall Park.

Film ini dijadwalkan rilis pada 17 Februari 2023.

[Gambas:Youtube]

2. John Wick 4

John Wick 4 bakal menjadi seri keempat dari saga John Wick, sekaligus sekuel dari John Wick 3: Parabellum (2019).

Film ini mengangkat premis tentang John Wick berhadapan dengan musuh baru. Mereka berasal dari aliansi yang kuat berbagai penjuru dunia, serta kawan lama menjadi musuh bebuyutan.

Keanu Reeves dipastikan kembali bergabung sebagai pembunuh bayaran legendaris si pemeran utama. Film ini juga dibintangi Donnie Yen, Bill Skarsgard, Laurence Fishburne, hingga Ian McShane.

Film ini dijadwalkan tayang 24 Maret 2023.

[Gambas:Youtube]

Lanjut ke sebelah...

Daftar Film Baru Tayang 2023, Fast X hingga The Flash

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Adblock test (Why?)


Rekomendasi 11 Film Tayang 2023, Ant-Man 3 hingga Dune Part 2 - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film Action Terbaik Ini Punya Akhir Menyedihkan - Republika Online

Tak melulu berisi adegan kekerasan, film action juga ada yang menyedihkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Film action (aksi) atau laga identik dengan adegan kekerasan, tembak-menembak, dan berbagai hal menegangkan. Namun, ada juga film aksi yang menyajikan drama yang menguras emosi serta kesedihan penonton dan berakhir menyedihkan.

Dilansir Game Rant, Senin (2/1/2023), berikut lima film aksi terbaik dengan akhir yang menyedihkan:

1. Rambo: First Blood

 

Konsepsi stereotip Rambo adalah bahwa waralaba ini selalu mempertontonkan aksi masif yang mengandalkan kekuatan sang bintang, Sylvester Stallone. Namun demikian, mereka yang mengingat First Blood dengan cukup baik tahu sepenuhnya bahwa film ini menggambarkan hal yang menyedihkan dengan mengisahkan seorang veteran perang Vietnam bernama John Rambo kala mengunjungi mantan rekannya di kota kecil Hope. 

First Blood fokus pada kisah Rambo yang memberontak rekan-rekan veterannya dilecehkan dan diburu oleh petugas polisi setempat. Ironisnya, Rambo tidak membunuh siapa pun di First Blood. Adegan klimaks film ini terjadi ketika dia menyalahkan Pemerintah AS yang membuat kebijakan untuk berperang.

2. Léon: The Profesional

 

Sementara Amerika Serikat (AS) cenderung lebih menyukai akhir yang bahagia, orang Prancis tidak ragu membagikan takdir yang tragis, dan Luc Besson menjadi salah sedikit sutradara yang berhasil. Léon: The Profesional dibintangi oleh bintang profesional Jean Reno dan Natalie Portman yang berusia 12 tahun saat itu.

Léon adalah pembunuh bayaran yang mengadopsi Mathilda muda setelah keluarganya dibunuh oleh agen DEA yang korup. Keduanya menjalin hubungan yang indah sebagai dua jiwa yang hilang di New York.

Kegilaan Mathilda diabaikan oleh Léon yang hanya ingin melindunginya dengan cara terbaik yang dia bisa, tetapi bagian itu tetap membuat Portman praremaja menjadi subjek seksualisasi. Pada akhirnya, Léon meledakkan dirinya untuk menyelamatkan Mathilda dari penjahat Norman Stansfield, diperankan dengan ahli oleh Gary Oldman, karena itulah yang seharusnya dilakukan oleh figur ayah.

3. Gladiator

 

Tidak heran Gladiator menampilkan pertarungan hebat mengingat ini adalah film Ridley Scott, tetapi yang benar-benar membuat film ini legendaris adalah penampilan Russell Crowe sebagai Maximus, seorang jenderal Romawi yang kehilangan semua yang dia miliki, termasuk keluarganya. Maximus kemudian berjuang menuntut balas kematian keluarganya. Drama sejarah ini tidak hanya menonjolkan adegan aksi yang ciamik, perkelahian dan muatan emosional yang mereka sajikan juga menjadi montase inspirasional yang luar biasa.

4. Terminator 3: Rise of the Machines

 

Sudah pasti Terminator 3: Rise of the Machines menjadi salah satu film ciptaan James Cameron yang menjadi permata dalam genre sci-fi. Meskipun Cameron tidak terlibat sebagai sutradara di sekuel ini, namun Arnold Schwarzenegger kembali bermain. Mengingat apa yang terjadi setelahnya, mungkin aman untuk mengatakan ini adalah film Terminator terbaik yang dibuat pada abad ke-21.

Terminator 3: Rise of the Machines mungkin memiliki kekurangan. Tetapi kisah akhirnya menunjukkan John Connor yang tidak berdaya menghentikan aksi T-X yang bisa memicu akhir dunia lewat nuklir yang disiapkan untuk menghabisi umat manusia. Sebenarnya tidak banyak film yang menggambarkan akhir umat manusia seperti itu.

5. I Am Legend

 

Berdasarkan novel horor apokaliptik dengan judul yang sama I Am Legend. Film ini menghadirkan tentang kondisi New York yang sepi dan mencekam pada siang hari karena penduduknya terkena Krippin Virus. Tidak ada yang lebih menyakitkan dari adegan di mana Robert Neville (Will Smith) harus membunuh satu-satunya teman yaitu anjingnya bernama Sam, setelah dia terinfeksi virus yang juga mengganggu para Darkseeker. 

Seperti kebanyakan pahlawan tragis, I Am Legend melihat protagonisnya mengorbankan dirinya sendiri yang membuat ide sekuel agak membingungkan. Tetapi terlepas dari itu, momen-momen yang mendahuluinya sama menyedihkannya dengan bagian akhirnya.

 

 

Sumber https://ift.tt/PR9LfQJ

Adblock test (Why?)


Film Action Terbaik Ini Punya Akhir Menyedihkan - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Sunday, January 1, 2023

Film "Soera Ing Baja: Gemuruh Revolusi 45" tayang di Surabaya - ANTARA

Surabaya (ANTARA) - Film berjudul "Soera Ing Baja: Gemuruh Revolusi 45" yang dibintangi oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tayang di salah satu bioskop Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai Senin.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan film ini mengisahkan tentang pertempuran Surabaya pada masa pendudukan kolonial di tahun 1945 lalu.

"Dalam film ini, Pak Wali Kota memerankan Presiden pertama, Ir Sukarno," kata dia.

Menurut dia, "Soera Ing Baja" itu secara harfiah artinya berani menghadapi bahaya. Maka dari itu film ini diputar sebagai penyemangat warga Surabaya di tahun yang baru, semoga lebih berani lagi dalam menghadapi tantangan ke depan.

Film yang diproduksi dengan latar sepenuhnya di Kota Surabaya ini, melibatkan kurang lebih ratusan orang dari beragam afiliasi mulai dari kalangan komunitas, pegiat sejarah, akademisi hingga mahasiswa.

Wiwiek menjelaskan, selain melibatkan ratusan orang, banyak mengambil latar bangunan kuno khas zaman dulu di Kota Pahlawan. Beberapa set latar pengambilan itu mulai dari bangunan Lodji Besar Peneleh, warga sekitar kampung Pandean, Plampitan, dan masih banyak lagi.

Sutradara Film "Soera Ing Baja: Gemuruh Revolusi 45", Faizal Anwar mengatakan, pembuatan film bergenre dokumentasi drama (dokudrama) sejarah dan perang kompleks ini penuh tantangan. Terlebih kisah sejarah yang difilmkan adalah peristiwa penting yang telah menjadi pemahaman umum masyarakat.

Tentunya, lanjut Faizal, akurasi data sejarah, ketersediaan jumlah para pemeran dan perlengkapan mulai dari kostum, properti, hingga detil-detil atribut yang dikenakan para pejuang menjadi aspek penting.

"Kami bersyukur sangat dibantu oleh teman-teman Komunitas Reenactor di Surabaya. Mereka luar biasa militan, menjiwai betul apa yang mereka perankan. Totalitas mereka selama proses produksi itu saya kira menjadi nyawa dalam film ini," ujar dia.

Meskipun Faizal telah berpengalaman di dalam dunia perfilman, bahkan dikenal sering mendapatkan penghargaan di ajang kompetisi film nasional itu. Dia mengungkapkan, dalam pembuatan film "Soera Ing Baja" dibutuhkan lebih dari sekadar pengalaman.

"Wawasan tentang sejarah dan narasi pertempuran sangat dibutuhkan," ujar pria yang juga menyutradarai film Koesno.

Secara detail, Faizal mengungkapkan, film yang digarap bersama Achmad Zaki Yamani itu menggunakan referensi dari sejumlah fakta yang jarang diketahui publik, di antaranya arsip pemberitaan Resolusi Jihad di surat kabar.

Selain itu, arsip resmi laporan kematian Brigadir Mallaby yang baru dapat dibuka pada 2022, arsip Surat Penetapan Pemerintah Republik Indonesia tentang Hari Pahlawan pada 1946, serta dokumen asli pidato Presiden Soekarno saat peresmian Tugu Pahlawan pada 10 November 1952.

Menurut dia, film ini nantinya akan diputar secara terbuka di museum-museum Surabaya, sebagai salah satu media edukasi sejarah untuk publik.

"Film ini adalah gambaran peristiwa yang terjadi pascaproklamasi kemerdekaan Indonesia di Surabaya hingga terjadinya palagan nasional pertempuran Surabaya. Hingga pemerintah pusat menetapkan 10 November menjadi peringatan Hari Pahlawan dan membangun Tugu Pahlawan untuk mengenang peristiwa besar itu," kata dia.

Baca juga: Wali kota: Film "Soera Ing Baja" tentang perjuangan 10 November 1945

Baca juga: Wali Kota Surabaya perankan Soekarno di film berjudul "Soera Ing Baja"

Baca juga: Deretan film perjuangan kemerdekaan, cocok ditonton jelang HUT RI

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Adblock test (Why?)


Film "Soera Ing Baja: Gemuruh Revolusi 45" tayang di Surabaya - ANTARA
Kelanjutan Disini Klik

Berkaca dari Korea, Sujiwo Tejo: Indonesia Perlu Kenalkan Kuliner Nusantara Lewat Film - Republika Online

Sujiwo Tejo mengamati Korea konsisten promosikan kuliner tradisionalnya lewat film.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Budayawan, aktor, dan pemeran Sujiwo Tejo mendorong Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) untuk mengenalkan aneka kuliner Nusantara kepada dunia melalui film. Ia menilai upaya itu harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

"Saya kalau lihat film Korea, tidak ada satu pun tanpa adegan makan-makan," kata pemilik nama lengkap Agus Hadi Sudjiwo itu sembari menikmati satai Maranggi di daerah Cibungur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Ahad (1/1/2022).

Menurut aktor kelahiran Jember 60 tahun silam tersebut, film-film Korea dengan bangga mengenalkan dan mempromosikan aneka kuliner tradisional di negaranya. Bahkan, Korea Selatan dengan bangga menyoroti kuliner dari negaranya secara detail.

Sebagai contoh pada bagian tertentu film yang diproduksi menampilkan secara dekat saat mi dimakan. Hal tersebut diyakini Sujiwo akan memengaruhi orang untuk mencoba kuliner yang ditampilkan.

Seharusnya, menurut Sujiwo, hal tersebut juga bisa ditiru atau dicontoh oleh Parfi maupun pihak-pihak terkait lainnya agar kuliner Nusantara terus dikenal di kancah internasional. Salah satu dampak nyata yang dilihat budayawan sekaligus penulis tersebut tak jarang malah generasi muda di Tanah Air lebih mengenal atau mengetahui tentang kuliner Korea dibandingkan kuliner asli bangsanya.

"Anak-anak di sini lebih banyak mengenal kimci daripada asinan, dan itu saya sayangkan," ujar dia pula.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Berkaca dari Korea, Sujiwo Tejo: Indonesia Perlu Kenalkan Kuliner Nusantara Lewat Film - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...