Rechercher dans ce blog

Saturday, November 18, 2023

Sinopsis Film Lion: Bocah yang Terpisah dari Keluarga Selama 25 Tahun - detikcom

Daftar Isi

Bandung -

Film Lion dijadwalkan hadir dalam Bioskop Trans TV hari ini, Sabtu 18 November 2023 pukul 21.30 WIB. Film bergenre drama ini rilis tahun 2016, disutradarai oleh Garth Davis.

Film ini menceritakan kisah nyata Brierley yang 25 tahun terpisah dari keluarganya di India, berangkat untuk menemukan mereka. Dibintangi beberapa artis seperti Dev Patel, Sunny Pawar, Rooney Mara, David Wenham, and Nicole Kidman.

Sinopsis Film Lion

Pada tahun 1986, Saroo yang berusia lima tahun tinggal bersama kakak laki-lakinya Guddu, adik bayinya Shakheila, dan ibunya di Khandwa, India.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guddu dan Saroo mencuri batu bara dari kereta barang untuk berdagang susu dan makanan. Saroo menemani Guddu untuk bekerja semalaman dan mereka tiba di stasiun kereta terdekat, di mana Saroo tertidur di bangku dan tidak dapat menemukan Guddu setelah bangun tidur.

Dia mencarinya di kereta kosong, tapi dia malah tertidur di salah satu kompartemen dan bangun beberapa saat kemudian. Kereta bergerak dan pintu terkunci.

Setelah beberapa hari, kereta tiba di Calcutta yang jauh. Saroo tidak mengerti bahasa Bengali setempat. Dia mencoba untuk mendapatkan tiket pulang, tetapi petugas tidak mengenali nama desanya, yang menurut Saroo adalah "Ganestalay".

Dia menghabiskan malam di stasiun dengan beberapa anak jalanan, tetapi terpaksa melarikan diri ketika sekelompok pria mencoba menculik mereka.

Saroo terus berkeliaran di sekitar kota sebelum bertemu Noor, seorang wanita yang tampaknya ramah dan membawanya kembali ke apartemennya.

Noor mengatakan kepadanya bahwa seorang pria bernama Rama akan membantunya menemukan jalan pulang. Saroo melarikan diri, merasakan bahwa Noor dan Rama memiliki niat jahat dan menghindari Noor ketika dia mengejarnya.

Setelah dua bulan tinggal di dekat Jembatan Howrah, Saroo dibawa ke polisi dan ditempatkan di panti asuhan ketika pihak berwenang tidak dapat melacak keluarganya.

Sebuah iklan tentang Saroo ditempatkan di beberapa surat kabar lokal, tetapi tidak ada yang menanggapi, meskipun pasangan Australia malah tertarik untuk mengadopsinya.

Saroo diajari bahasa Inggris dasar dan pindah ke Hobart, Tasmania pada tahun 1987, di bawah asuhan Sue dan John Brierley. Setahun kemudian, mereka mengadopsi anak laki-laki lain bernama Mantosh.

Sayangnya Mantosh punya kesulitan menyesuaikan diri dengan rumah barunya dan menderita kemarahan hingga melukai diri sendiri.

Dua puluh tahun kemudian, Saroo pindah ke Melbourne untuk belajar manajemen hotel dan memulai hubungan dengan siswa Amerika bernama Lucy. Selama makan dengan beberapa teman India di rumah mereka, Saroo mengungkapkan bahwa dia bukan dari Calcutta dan bahwa dia terpisah dari keluarga kandungnya lebih dari dua puluh tahun yang lalu.

Teman-temannya menyarankan dia menggunakan Google Earth untuk mencari kampung halamannya. Saroo pun memulai pencariannya. Akankah ia berhasil sampai bertemu dengan keluarga kandungnya?

Jadwal Acara Trans TV Hari Ini

Simak aksinya di Bioskop Trans TV yang bakal tayang Sabtu (18/11/2023) pukul 21.30 WIB, hanya di Trans TV.

05:00 Islam Itu Indah
06:30 Insert Pagi
07:30 CNN Indonesia Good Morning
08:30 Tanah Air Beta
09:30 Celebrity on Vacation
10:00 Masak-Masak
10:30 My Trip My Adventure
11:30 Insert
12:30 I-Pedia
13:00 Mata Viral
13:30 Cerita Dibalik Hijab
14:00 Rumpi (NO SECRET)
15:00 Insert Investigasi
16:00 Suara Hati
16:30 Dream Box Indonesia
17:30 Berchandya
18:15 Bikin Laper Weekend
19:00 Insert Story
20:00 Dunia Punya Cerita
20:45 Tanpa Batas
21:30 Bioskop Trans TV: Lion
23:30 Bioskop Trans TV: Kickboxer Vengeance
03.00 CNN Tech News

Detikers bisa menyaksikannya di layar kaca, streaming di www.transtv.co.id, melalui aplikasi detikcom, atau belangganan TransVision. Jangan sampai ketinggalan ya!

Simak Video "Si Jago Merah Melahap Gudang Pabrik di Cipadung Bandung!"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/tya)

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film Lion: Bocah yang Terpisah dari Keluarga Selama 25 Tahun - detikcom
Kelanjutan Disini Klik

Telah Tayang, Intip 10 Potret Sulli dalam Film Dokumenter Terakhirnya 'PERSONA: SULLI' - Kapanlagi.com - KapanLagi.com

Film dokumenter mendiang Sulli berjudul PERSONA: SULLI telah resmi tayang sejak 13 November lalu. Film ini berisi karya terakhir Sulli yang dikemas dalam film pendek dan juga wawancara yang menunjukkan pemikiran Sulli saat berusia 20-an. Film ini telah lama dinanti-nantikan fans sejak penggarapannya dari tahun 2019. Kehadiran PERSONA: SULLI seolah jadi pelepas rindu bagi para fans yang kangen dengan sosok idol yang dahulu pernah bergabung di grup f(x) ini.

Penasaran seperti apa filmnya? Yuk, intip 10 potret Sulli dalam film dokumenter terakhirnya PERSONA: SULLI!

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP KAPANLAGI.COM BIAR NGGAK KETINGGALAN UPDATE DAN BERITA TERBARU SEPUTAR DUNIA HIBURAN TANAH AIR DAN JUGA LUAR NEGERI. KLIK DI SINI YA, KLOVERS!

Adblock test (Why?)


Telah Tayang, Intip 10 Potret Sulli dalam Film Dokumenter Terakhirnya 'PERSONA: SULLI' - Kapanlagi.com - KapanLagi.com
Kelanjutan Disini Klik

Thursday, November 16, 2023

Dari Film Remember The Titans, Kisah Inspiratif Perbedaan Bukan Halangan - kumparan.com - kumparan.com

[unable to retrieve full-text content]

Dari Film Remember The Titans, Kisah Inspiratif Perbedaan Bukan Halangan - kumparan.com  kumparan.com
Dari Film Remember The Titans, Kisah Inspiratif Perbedaan Bukan Halangan - kumparan.com - kumparan.com
Kelanjutan Disini Klik

Review 'Anatomy of a Fall', Jangan Sampai Lewatkan Salah Satu Film Terbaik Tahun Ini - Jawa Pos - JawaPos

JawaPos.com - Setelah berhasil meraih penghargaan Palme d'Or, penghargaan puncak di Festival Film Cannes 2023. "Anatomy of a Fall" kini tengah diputar di bioskop, menjanjikan penonton pengalaman tak terlupakan.

Film ini menjadi sorotan karena menyajikan misteri pembunuhan yang memukau, namun sebenarnya mengungkap anatomi forensik dari suatu pernikahan.

Kisahnya memaparkan peradilan seorang istri yang dituduh membunuh suaminya, menggambarkan dramatisasi yang memikat.

Baca Juga: Intip Trailer Perdana Film Madame Web, Tampilkan Karakter Superhero Wanita yang Menarik Perhatian!

Dilansir dari media abcnews, Kamis (16/11), berikut ulasannya.

Pentas akting Sandra Hüller, yang sebelumnya mencuri perhatian lewat "Toni Erdmann," kembali menakjubkan.

Dalam "Anatomy of a Fall," dia memancarkan kegemilangan melalui penampilan dramatisnya, membuatnya menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar Aktris Terbaik di Oscar.

Baca Juga: Sinopsis Film Overdrive (2017) yang Baru Saja Tayang di Bioskop Trans TV pada 15 November 2023

Ketajaman perannya semakin mengesankan, mengingat kebrilianan Sandra sebagai istri Jerman, Samuel, dan ibu dari Daniel, anak berusia 11 tahun yang kehilangan sebagian penglihatannya akibat kecelakaan di bawah pengawasan ayahnya yang berasal dari Prancis, yakni Samuel Theis.

Berlokasi di sebuah chalet di Pegunungan Alpen Prancis, tempat tinggal keluarga tersebut setelah bermigrasi dari London, film ini mengungkapkan ketegangan antara pasangan suami istri dimana keduanya merupakan penulis yang menggali detail kehidupan pribadi mereka untuk karya.

Baca Juga: Debut Pertama Rachel Vennya, Langsung Bawa Pulang Piala dalam Festival Film Indonesia 2023

Di lantai bawah, Sandra tengah diwawancarai oleh seorang jurnalis, sementara di lantai atas, Samuel menciptakan suasana dengan memainkan sampul baja dari lagu "PIMP" karya 50 Cent.

Momen wawancara terputus ketika Sandra beristirahat untuk tidur siang, sementara putranya bersama dengan anjingnya, Snoop, border collie yang pintar dan memenangkan penghargaan di Cannes atas penampilan terbaiknya dalam kategori hewan.

Saat kembali ke chalet, Daniel dan Snoop menemukan tubuh berdarah Samuel di salju. Misteri pun muncul: apakah dia jatuh hingga tewas dari lantai atas, didorong, atau bahkan melakukan bunuh diri?

Adblock test (Why?)


Review 'Anatomy of a Fall', Jangan Sampai Lewatkan Salah Satu Film Terbaik Tahun Ini - Jawa Pos - JawaPos
Kelanjutan Disini Klik

Wednesday, November 15, 2023

Setia One Vision dan Toto Hoedi Berkolaborasi dalam Produksi Film Horor Bergenre Komedi - Ruzka - Ruzka Republika

ruzka.republika.co.id--Setia One Vision (SOV), sebagai rumah produksi terkini yang berambisi menghidupkan industri film Indonesia, mengumumkan kolaborasinya dengan sutradara berpengalaman Toto Hoedi untuk proyek terbaru film horor berjudul "Gerbang Setan".

Dudy S, produser Setia One Vision, menyatakan kegembiraannya atas penggabungan kreativitas SOV dengan keahlian Toto Hoedi.

"Kami tidak hanya terpukau dengan cerita menarik dalam 'Gerbang Setan', tetapi juga terinspirasi oleh pengalaman sutradara seperti Toto Hoedi. Sebagai pemain baru, kami merasa nyaman menjelajahi dunia bisnis film," ujar Dudy dalam jumpa pers yang digelar di Studio Alam TVRI, Kota Depok, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga: Instagram Rilis Fitur Close Friend untuk Reels dan Feeds, Sudah Coba?

Toto Hoedi, menyadari status baru Setia One Vision, berkomitmen untuk menciptakan cerita horor yang tak terlupakan, menarik perhatian penggemar film horor, dengan harapan penontonnya akan membludak.

"Sebagai sutradara, tidak hanya menciptakan kualitas film, tetapi juga memperhatikan aspek bisnisnya, agar para penikmat film merasa nyaman dan terhubung," ungkap Toto Hoedi.

Agar "Gerbang Setan" menjadi daya tarik bagi penikmat film Indonesia, Toto Hoedi meramu pemain dari berbagai latar belakang, termasuk yang tengah viral seperti Cak Lontong, Akbar, Jarwo Kwat, Denny Chandra.

Baca Juga: Untuk Lindungi Hak Kekayaan Intelektual IKM, Begini Upaya Pemkot Depok

Lalu ada Komeng, Opik Kumis, Eman 4 Sekawan, Bopak, dan pemain non-komedi seperti Baron Hermanto, Ferdi Aliz Sri Yatun, Marsya Adinda, Anisa Novilaz.

"Film 'Gerbang Setan' tidak hanya menawarkan ketegangan horor, tetapi juga kehadiran komedi yang segar, sebagaimana dalam film horor komedi Scary Movie Indonesia yang sukses mengangkat nama Reza Rahadian," jelas Toto Hoedi.

Hoedi mengungkapkan bahwa "Gerbang Setan" mengangkat genre horor, thriller, dan komedi, terinspirasi dari kejadian nyata di desa yang menghilang dalam semalam, dan kejadian mistis lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Depok Optimistis Partisipasi Pemilih Pemula Meningkat di Pemilu 2024

"Kami dari SOV berkomitmen menghasilkan film dengan bungkusan cerita mistik, horor, thriller, dan komedi, didukung oleh komposisi cerita dan pemain yang tepat," ungkapnya.

Adblock test (Why?)


Setia One Vision dan Toto Hoedi Berkolaborasi dalam Produksi Film Horor Bergenre Komedi - Ruzka - Ruzka Republika
Kelanjutan Disini Klik

Tuesday, November 14, 2023

Kini Bisa Nonton Dear Nathan di Vidio, Saksikan Film Drama Romantis antara Nathan dan Salma Sekarang! - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Kangen menyaksikan adu akting romantis antara Jefri Nichol dan Amanda Rawles? Kini adu akting keduanya bisa kembali disaksikan di Vidio pada Dear Nathan! Film yang dirilis pada 2017 lalu dan diadaptasi dari novel berjudul sama karya Erisca Febriani ini bisa disaksikan sekarang di Vidio.

Novel karya Erisca Febriani tersebut sebelumnya berasal dari cerita wattpad yang populer sehingga menarik bagi penerbit untuk menjadikannya novel. Setelahnya, novel tersebut juga berhasil menjadi salah satu novel best seller di Indonesia. Hal ini yang membuat novel ini menarik bagi Rapi Films untuk mengangkatnya di layar lebar.

Film Drama Romantis yang disutradarai Indra Gunawan ini menampilkan akting Amanda Rawles, Jefri Nichol, Surya Saputra, Rayn Wijaya, Beby Tsabina, Chicco Kurniawan ini menghadirkan kisah percintaan khas anak SMA antara Nathan yang diperankan Jefri Nichol dengan Salma yang diperankan oleh Amanda Rawles.

Film ini juga menjadi pembuka untuk sekuel dari film Dear Nathan lainnya yang menceritakan perjalanan hubungan Nathan dan Salma. Penasaran seperti apa fakta menarik dari film ini? Simak selengkapnya pada artikel ini sebelum nonton Dear Nathan sekarang hanya di Vidio.

2 dari 4 halaman

Hadirkan Para Aktor dan Aktris Muda Berbakat

Film Dear Nathan yang rilis pada 2017 lalu ini menghadirkan deretan aktor dan aktris muda berbakat di Indonesia. Selain menghadirkan Jefri Nichol dan Amanda Rawles, kita juga dapat menyaksikan akting Beby Tsabina sampai Chicco Kurniawan yang saat ini sudah melalang buana pada berbagai film di Indonesia.

Akting Nichol dan Amanda juga berhasil menghidupkan karakter Nathan dan Salma. Hal ini membuat para penonton menjadi dapat terbawa pada kisah cinta keduanya yang penuh dengan lika-liku khas anak SMA. Bagi Jefri Nichol, aktingnya pada Dear Nathan juga berhasil membawanya dinominasikan pada dua festival film bergengsi.

Ia berhasil masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop pada Festival Film Bandung 2017. Selain itu Jefri Nichol berhasil memenangkan Piala Maya 2017 pada nominasi Aktor Pendatang Baru Terpilih. Terbukti pada masa sekarang, Jefri Nichol berkembang menjadi salah satu aktor ternama di Indonesia.

3 dari 4 halaman

Film Pertama Dari Sekuel Dear Nathan

Film Dear Nathan menjadi film pembuka dari sequel film ini lainnya. FIlm Dear Nathan yang rilis pada 2017, kemudian diikuti dengan film keduanya yaitu Dear Nathan: Hello Salma yang rilis setahun kemudian pada 2018 lalu. Pada 2022, film ketiganya rilis dengan judul Dear Nathan: Thank You Salma.

Ketiga film ini pun juga diangkat dari novel berjudul sama yang juga bagian dari sekuel novel Dear Nathan karya Erisca Febriani. Hal ini yang jadi menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembaca novelnya untuk menonton adaptasi filmnya. Bagi yang penasaran atau ingin bernostalgia dengan kisah cinta Nathan dan Salma pada Dear Nathan serta Dear Nathan: Hello Salma, kini bisa langsung dinikmati Vidio.

4 dari 4 halaman

Nonton Dear Nathan Sekarang di Vidio

Bagi para penggemar Jefri Nichol dan Amanda Rawles yang ingin kembali menyaksikan duet akting keduanya bisa dengan streaming Dear Nathan sekarang di Vidio. Selain itu, nikmati juga Film Indonesia dan konten-konten berkualitas dengan mudah hanya di Vidio. Ayo langganan Vidio sekarang lalu unduh aplikasinya di gawai kalian dan nikmati konten entertainment sampai olahraga terbaik hanya di Vidio.

Penulis: Agung Pratama Satria

Adblock test (Why?)


Kini Bisa Nonton Dear Nathan di Vidio, Saksikan Film Drama Romantis antara Nathan dan Salma Sekarang! - Liputan6.com
Kelanjutan Disini Klik

Film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes Memuat Banyak Kritik Sosial | Republika Online - Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh Coriolanus Snow tak asing lagi bagi penggemar rangkaian film The Hunger Games. Presiden Panem yang lalim itu merupakan sosok yang dibenci dan sangat ditentang oleh rakyat. Kata sadis dan psikopat amat pas untuknya.

Film terbaru dari waralaba The Hunger Games yang diberi judul The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes menguak masa lalu Snow sebelum menjadi sosok seperti yang sudah dikenal. Sinema tayang di bioskop Indonesia mulai 15 November 2023.

Latar waktu di kisah ini berlangsung 64 tahun sebelum Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) mengajukan diri sebagai peserta di ajang pertarungan The Hunger Games. Kesan kelam, suram, penuh kekerasan sudah hadir begitu film dimulai, yang menampilkan masa kecil Snow.

Keluarga Snow yang terpandang dikisahkan jatuh dan menjauh dari kejayaan di Capitol pascaperang. Snow muda merupakan harapan terakhir di garis keturunannya setelah kematian sang ayah. Dengan kondisi serbaterbatas, dia tumbuh menjadi pemuda yang cerdas.

Tokoh Snow muda diperankan aktor Tom Blyth. Snow tinggal bersama sepupu perempuannya, Tigris (Hunter Schafer), serta sang nenek (Fionnula Flanagan). Snow sebenarnya hanya pemuda sederhana yang ingin membahagiakan dan mengembalikan kejayaan keluarganya.

Suatu ketika, Snow dan rekan-rekannya di Akademi ditugaskan menjadi mentor dari peserta Hunger Games ke-10, kompetisi di mana para pesertanya harus saling bunuh dan yang bertahan hiduplah yang jadi juara. Peserta bimbingan Snow adalah gadis eksentrik yang suka bernyanyi dari Distrik 12, bernama Lucy Gray Baird (Rachel Zegler).

Keterlibatannya menjadi mentor kompetisi Hunger Games membuat Snow dihadapkan pada situasi yang banyak mempertentangkan kebaikan dan kejahatan. Pada akhirnya, Snow harus memutuskan, akan menjadi seperti songbirds alias "burung penyanyi" atau menjelma sosok "ular".

Sebagai sebuah prekuel, The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes termasuk tayangan wajib tonton bagi penggemar setia film-film The Hunger Games. Sejumlah adegan dan dialog bakal membuat teringat pada deretan sinema Hunger Games yang sudah tayang.

Sosok Snow mengalami perubahan signifikan sejak usia belia hingga dewasa, dipengaruhi oleh berbagai peristiwa yang dia alami. Asal-usul Snow diwarnai banyak duka, kepiluan, ambisi, pengkhianatan, juga keputusasaan yang lantas berubah jadi kekejaman.

Film terbagi dalam tiga babak yakni "The Mentor", "The Prize", dan "The Peacekeeper". Masing-masing mengusung nuansa yang cukup berbeda terkait sosok Snow. Penonton diajak menyelami diri Snow yang berbeda ketika dia menjadi mentor, pemburu hadiah, serta saat ditugaskan jadi prajurit militer.

Sutradara Francis Lawrence mengemas perubahan kepribadian Snow dalam kisah dan plot yang mengaduk emosi. Ada bumbu romansa di dalam cerita, antara Snow dan Lucy. Sosok Lucy sebagai tokoh utama perempuan juga menarik disimak perkembangannya.

Seperti juga film-film The Hunger Games yang sudah tayang, The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes memuat banyak kritik sosial. Film menyoroti berbagai ketidakadilan, kesenjangan, kekejaman penguasa, juga imbas buruk dari perang dan penjajahan.

Secara umum, kisah yang menarik dan para pemain yang berperan dengan baik membuat film berdurasi 157 menit ini berlalu tanpa terasa, sembari penonton menebak-nebak arah plot. Meskipun, bagi penikmat film yang tak menyukai tayangan sarat kekerasan, sinema untuk 13 tahun ke atas ini mungkin membuat ngilu.

Selain aksi saling bunuh yang sadis di arena Hunger Games, banyak pula adegan kejam seperti hukuman gantung, pengeboman, penembakan, serangan fisik, atau memperlakukan manusia lain seperti hewan. Berbagai kesewenang-sewenangan demikian sekaligus sebagai pengingat, bahwa hal serupa ternyata masih juga terjadi di dunia nyata.

 

 

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023. Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya
di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches

Adblock test (Why?)


Film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes Memuat Banyak Kritik Sosial | Republika Online - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...