Rechercher dans ce blog

Monday, December 18, 2023

Review: Film Siksa Neraka, Pengingat Dosa Manusia - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Dee Company akhirnya merilis film horor terbarunya yang berjudul Siksa Neraka.

Film ini merupakan adaptasi dari komik berjudul sama karya M.B. Rahimsyah yang sangat populer di tahun 1980-an.

Siksa Neraka disutradarai oleh Anggy Umbara dari naskah skenario yang ditulis oleh Lele Laila.

Siksa Neraka membuka filmnya dengan cerita dari sebuah desa di mana sebuah keluarga tumbuh dengan didikan agama yang kuat.

Baca juga: Anggy Umbara Hidupkan Kembali Purgatory untuk Isi Soundtrack Film Siksa Neraka

Ustaz Syakir (Ariyo Wahab) dan Bu Rika (Astri Nurdin) selalu mengajarkan kepada keempat anaknya bahwa semua perilaku di dunia akan dibalas di akhirat entah itu surga atau neraka.

Saleh (Rizky Fachrel), Fajar (Kiesha Alvaro), Tyas (Ratu Sofya), dan Azizah (Nayla Purnama) akhirnya tumbuh menjadi anak-anak yang sadar akan surga dan neraka.

Cerita berlanjut hingga akhirnya keempat anak ini tumbuh remaja dan menunjukkan ketertarikannya masing-masing.

Azizah yang sedari kecil hobi bernyanyi akhirnya ikut sebuah kompetisi dan berhasil masuk ke babak final.

Mimpi Azizah menjadi penyanyi sangat ditentang keras oleh Ustaz Syakir.

Namun Saleh sebagai kakak ingin membantu Azizah mewujudkan mimpi itu dengan mengantarnya ke final lomba bernyanyi.

Baca juga: Setelah Main di Film Siksa Neraka, Kiesha Alvaro Tak Ingin Pacaran

Mereka berempat akhirnya pergi tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya untuk ke desa seberang.

Di tengah perjalanan, keempatnya hanyut terbawa sungai dan terbangun di neraka.

Secara cerita, Siksa Neraka tak memberikan sebuah suguhan yang mengejutkan untuk penontonnya.

Penggerak plot ceritanya pun terbilang lemah karena terasa sangat dipaksakan.

Siksa Neraka juga tampil kurang prima dalam segi akting para pemainnya.

Adblock test (Why?)


Review: Film Siksa Neraka, Pengingat Dosa Manusia - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Sunday, December 17, 2023

Link Nonton Film Siksa Neraka Full Movie Sub Indo 2023 Download - Kompasiana.com - Kompasiana.com

[unable to retrieve full-text content]

Link Nonton Film Siksa Neraka Full Movie Sub Indo 2023 Download - Kompasiana.com  Kompasiana.com
Link Nonton Film Siksa Neraka Full Movie Sub Indo 2023 Download - Kompasiana.com - Kompasiana.com
Kelanjutan Disini Klik

Review Film: Siksa Neraka - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Artikel ini mengandung sedikit beberan/spoiler...

Saya tidak tahu bagaimana memulai review Siksa Neraka ini. Yang jelas, saya merasa menyaksikan film ini memang bagai disiksa oleh berbagai aspek yang membuat saya bertanya apa yang sebenarnya saya tonton selama 98 menit.

Anggap saja, gerutu saya setelah keluar bioskop menyaksikan Siksa Neraka ini sebagai konsekuensi ekspektasi yang kelewat tinggi sebagai pembaca versi komiknya sejak kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih dari 20 tahun lalu, saya dalam versi bocil selesai membaca komik Siksa Neraka dengan bergidik. Lima tahun lalu ketika saya melakukan liputan khusus soal komik siksa neraka pun, saya masih membayangkan betapa serunya bila komik legendaris ini jadi drama live action di layar lebar.

Jujur saja, saya sudah menurunkan ekspektasi ketika proyek film Siksa Neraka diumumkan, apalagi saat trailer dirilis. Namun marilah mencoba berpikiran positif terhadap "film karya anak bangsa" hingga akhirnya melihat sendiri di layar lebar.

Kacau; ngalor-ngidul; alur cerita yang tak logis; kurang riset; emosi tak tersampaikan ke penonton; cuma modal adegan sadis; dan tak peka terhadap masalah sosial saat ini. Sungut-sungut itulah yang muncul usai saya melihat film Siksa Neraka.

Mari kita bahas perlahan. Saya sebenarnya masih memberikan toleransi yang sangat luas bila Lele Laila sebagai penulis ingin mengembangkan cerita Siksa Neraka dari versi komik yang ditulis MB Rahimsyah ini.

Pengembangan kisah yang dilakukan Lele Laila dengan segala imajinasinya yang bagai sinetron azab ini masih bisa saya terima secara konsep, karena memang dalam versi komik ceritanya begitu sederhana.

Siksa Neraka merupakan film horor berdurasi 98 menit ini disutradarai oleh Anggy Umbara dari naskah yang ditulis oleh Lele Laila dan MB Rahimsyah.Foto: (dok. Dee Company/Umbara Brothers Film via YouTube)
Siksa Neraka merupakan film horor berdurasi 98 menit ini disutradarai oleh Anggy Umbara dari naskah yang ditulis oleh Lele Laila dan MB Rahimsyah.

Dalam versi komik, Rahimsyah pada dekade '80-an hanya mengisahkan ulang saat Nabi Muhammad SAW ditunjukkan surga dan neraka dalam peristiwa Isra Mikraj. Rahimsyah pun cuma menarasikan melalui caption yang diperkuat dengan gambar-gambar mengerikan khas komik torture porn.

Tentu saja, kisah yang dinarasikan disangkutpautkan dengan nilai-nilai agama Islam dan berbagai jenis dosa yang biasa ditemukan dalam masyarakat, seperti mencuri, judi, tukang fitnah, korupsi, pezinah, hingga penyuka sesama jenis.

Sehingga ketika Lele mengangkatnya dalam bentuk naskah film, tentu pembabakan cerita sebab-akibat sangat diperlukan. Saya tidak mempermasalahkan konsep dasar cerita yang ditulis. Hanya saja, saya merasa eksekusinya kacau.

Kekacauan itu terlihat dari alurnya narasinya yang turut menunjukkan Lele, serta Anggy Umbara selaku sutradara, kurang riset dalam melogiskan kisah di luar jangkauan pengalaman manusia fana ini.

Saya sendiri bingung bagaimana ceritanya manusia yang belum dikubur tetapi jiwanya sudah berada di neraka, dan membuat saya mempertanyakan apakah saya melewatkan konsep tahapan hidup manusia sesudah mati yang pernah saya pelajari semasa sekolah?

Baiklah, tak usah yang loncat sejauh itu. Bagaimana ceritanya ada orang memilih berbasah-basahan menyusuri sungai padahal ada jembatan dan setelahnya pun ada keperluan manggung di sebuah pusat perbelanjaan?

Dalam dunia nyata, rasanya tak akan ada yang mau memilih baju sebadan basah padahal masih ada keperluan setelahnya. Sepatu basah saja sudah bikin kesal, apalagi ini pakaian sebadan kuyub semua.

Dari sini, saya merasa penulis kurang riset. Atau, mungkin ia terpaksa menyesuaikan dengan bujet produksi yang sebagian besar sudah habis untuk penggunaan CGI demi menampilkan gambaran neraka.

Lanjut ke sebelah...

[Gambas:Video CNN]


Adblock test (Why?)


Review Film: Siksa Neraka - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Diadaptasi dari Komik Tahun 1980-an, Ini Sinopsis Film Siksa Neraka: Balasan Perbuatan Selama Hidup - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content]

Diadaptasi dari Komik Tahun 1980-an, Ini Sinopsis Film Siksa Neraka: Balasan Perbuatan Selama Hidup  Tribun-Video.com
Diadaptasi dari Komik Tahun 1980-an, Ini Sinopsis Film Siksa Neraka: Balasan Perbuatan Selama Hidup - Tribun-Video.com
Kelanjutan Disini Klik

Thursday, December 14, 2023

Jadwal Bioskop Pati Hari Ini, Kamis 14 Desember 2023: Ada 7 Film Pilihan Keren Berikut - Tribun Muria

[unable to retrieve full-text content]

Jadwal Bioskop Pati Hari Ini, Kamis 14 Desember 2023: Ada 7 Film Pilihan Keren Berikut  Tribun Muria
Jadwal Bioskop Pati Hari Ini, Kamis 14 Desember 2023: Ada 7 Film Pilihan Keren Berikut - Tribun Muria
Kelanjutan Disini Klik

Film Ini Dapat Predikat Terburuk yang Tayang pada 2023 | Republika Online - Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tahun 2023 menjadi tahun yang paling menarik untuk film. Biasanya, film-film Disney menjadi bos besar di Hollywood, namun 2023 tampaknya tahun mengecewakan bagi Disney di box office.

Dilansir laman Gamespot pada Kamis (14/12/2023), Universal Pictures justru mendominasi dengan tiga dari lima film teratas di box office global, dengan Barbie dari Warner Bros mengambil alih posisi teratas. Bahkan film Five Nights at Freddy's terkejut karena menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan film produksi Blumhouse lainnya.

Situs web Metacritic yang berisi ulasan film, acara TV, video game, dan media lainnya, memberi predikat terburuk pada 10 film yang dirilis di bioskop atau streaming pada 2023. Ada apa saja?

 1. Winnie the Pooh: Blood and Honey

Meskipun membuat boneka beruang kesayangan menjadi penjahat pembantai adalah ide baru, namun para kritikus berpendapat film ini eksekusinya sangat kurang. Terlepas dari penolakan para kritikus dan menjadi film dengan ulasan terburuk tahun ini, para pembuat film tetap melanjutkan pembuatan sekuelnya.

2. Freelance

Karakter yang diperankan John Cena dulunya adalah seorang pasukan khusus, tapi kemudian menjadi pengacara paruh baya yang bosan. Tapi dia baru saja direkrut untuk menjaga seorang jurnalis (Alison Brie) yang mewawancarai diktator sebuah negara Amerika Latin. Hanya ada satu hal yang hilang, pembuatan film berkualitas.

3. Assasin Club

Film mirip John Wick ini dibintangi Henry Golding dan Noomi Rapace dan sepertinya bukan ide terburuk di dunia, terutama jika Anda memasukkan Sam Neill dalam peran orang tua Ian McShane. Tapi John Wick terus-menerus mengingatkan penonton bahwa John Wick berbeda dan lebih baik.

4. Fool’s Paradise

Charlie Day menulis dan menyutradarai film ini di mana ia berperan sebagai pria bisu yang terlihat persis seperti aktor terkenal (juga diperankan oleh Day). Pilihannya, itu bisa menjadi salah satu plot yang berhasil dengan sangat baik atau tidak berhasil sama sekali. Sayangnya, para kritikus sepakat mengatakan bahwa itu tidak berhasil sama sekali.

5. Expend4bles

Butuh waktu satu dekade untuk akhirnya menjadi film The Expend4bles, namun hasilnya adalah upaya yang ceroboh dan sebagian besar dengan biaya sewa yang rendah, meskipun Jason Statham telah melakukan upaya terbaiknya, persis seperti yang dikatakan judulnya, expendable (bisa dibuang).

Selain kelima judul di atas, ada juga lima judul lain yakni Pet Sematary: BloodlinesGod is a Bullet, Love AgainFive Nights at Freddy's, dan Ghosted.

Adblock test (Why?)


Film Ini Dapat Predikat Terburuk yang Tayang pada 2023 | Republika Online - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Tuesday, December 12, 2023

Komika "Agak Laen" ungkap sejumlah tantangan selama syuting film - ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Para komika dari siniar "Agak Laen", Oki, Jegel, Bene, dan Boris menceritakan sejumlah tantangannya selama proses syuting film "Agak Laen".

Salah satu dari tantangan itu adalah bagi Bene untuk mencoba berakting untuk film layar lebar. Dia mengaku sering diusili ketika sedang mencoba menghapalkan skenario.

Akan tetapi, dia tetap membawa santai gurauan-gurauan tersebut.

"Demi Agak Laen akhirnya saya mau mencoba untuk di depan layar, gitu. Jadi, berusaha konsentrasi," ujar Bene ketika ditemui usai acara konferensi pers dan pemutaran trailer film "Agak Laen".

Pada hari pertama syuting, Bene harus melakukan take hingga 16 kali.

Baca juga: Produser harap "Agak Laen" meredakan ketegangan sebelum Pemilu 2024

Bene juga mengatakan bahwa tantangan lainnya adalah untuk berfokus pada adegannya sendiri. Dia menyebut bahwa karena dia juga seorang sutradara, terkadang dia terpikir soal adegan-adegan yang dilakoni para aktor lain.

Jegel menyebut bahwa tantangan lainnya adalah membedakan antara candaan di luar set dengan di dalam set film.

"Ada yang bercandanya berlebihan, kadang-kadang begitu. Si sutradaranya juga ngasihtaunya gitu," kata Jegel.

Sedangkan Oki mengatakan, tantangan lain bagi grup Komika itu adalah jam yang terbalik karena mereka syuting dari sore hingga pagi.

Menurut Boris, jadwal syuting sore hingga pagi karena film tersebut mengambil latar tempat pasar malam. Pasar malam tersebut adalah set yang dibangun di sebuah tanah lapang yang mereka sewa di daerah Depok.

Jegel menambahkan dari sekian banyak ide yang dilontarkan, ide pasar malam yang mereka cetuskan disetujui oleh rumah produksi. Pasar malam adalah sebuah hiburan yang dinilai dekat dengan masyarakat.

"Jadi premis itu tuh sangat-sangat diminati sama Imajinari," kata Jegel.

Baca juga: Film "Agak Laen" rilis poster, siap tayang di bioskop awal tahun 2024

Boris mengatakan, dalam proses syuting, rumah produksi Imajinari selalu tepat waktu dan sesuai rencana, seperti jumlah gambar yang diambil, jumlah adegan dan jam syuting.

"Jam syuting, dia bilang kelar jam 10 malam, ya kelar," kata Oki menimpali.

"Seringnya kecepetan," ujar Boris.

Menurut mereka, meski dipenuhi dengan berbagai tantangan, proses syuting tetap menyenangkan sehingga tidak terasa lama.

"Itu 17 hari benar-benar nggak kerasa, tiba-tiba udah selesai aja," Oki mengungkapkan.

Film "Agak Laen" adalah film dengan genre horor komedi diproduksi oleh rumah produksi Imajinari, yang siap ditayangkan pada 1 Februari 2024.

Film bergenre horor komedi tersebut menceritakan tentang empat sekawan yang bekerja sebagai staf rumah hantu di sebuah pasar malam. Mereka berusaha untuk membuat rumah hantunya lebih seram.

Baca juga: "Siksa Kubur" dari Joko Anwar dijadwalkan tayang pada 2024

Baca juga: Hindia bawakan konsep analog horor untuk konser tunggal di Jakarta

Baca juga: Kristo Immanuel naikkan massa otot untuk film "Sleep Call"

Suatu hari, rumah hantu itu membuat seseorang meninggal karena serangan jantung, dan Oki, Boris, Bene, serta Jegel harus menyembunyikan jasadnya.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2023

Adblock test (Why?)


Komika "Agak Laen" ungkap sejumlah tantangan selama syuting film - ANTARA
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...