Rechercher dans ce blog

Friday, April 22, 2022

7 Rekomendasi Film Indonesia tentang CLBK - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Istilah cinta lama bersemi kembali atau CLBK digambarkan sebagai suatu hubungan percintaan yang semula terjalin lalu sempat berakhir dalam waktu tertentu, namun akhirnya kembali bersatu.

Biasanya problem asmara seperti ini kerap dijadikan ide cerita sebuah film bergenre romantis atau drama yang mengisahkan upaya pasangan tersebut untuk kembali bersama.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut rekomendasi film Indonesia tentang CLBK yang bisa Anda tonton.


1. Dear Nathan: Thank You Salma (2022)

Film Dear Nathan: Thank You Salma merupakan trilogi dari Dear Nathan (2017) arahan sutradara Kuntz Agus.

Kisahnya berlatar tentang cerita cinta SMA antara Salma (Amanda Rawles) dan Nathan (Jefri Nichol). Keduanya memang sempat menjalin hubungan semasa duduk di bangku sekolah.

Karena satu hal mereka berdua harus berpisah walau masih sayang. Tapi setelah bertemu Nathan kembali, Salma mencoba memberi kesempatan kedua seakan ditakdirkan bersama.

2. Toko Barang Mantan (2020)

Toko Barang Mantan (2020)Rekomendasi film Indonesia tentang CLBK, Toko Barang Mantan (MNC Pictures via Imdb)

Disutradarai Viva Westi, film Toko Barang Mantan menceritakan Tristan (Reza Rahadian) dan dua orang temannya yang mengelola sebuah toko khusus jual-beli barang mantan.

Toko ini didirikan untuk membantu siapa saja yang ingin cepat move on dari mantan. Tristan sempat memiliki hubungan dengan Laras (Marsha Timothy), namun ia terlanjur bertunangan.

Satu hari Laras datang ke toko itu menjual cincin tunangannya karena mereka batal nikah. Kedatangannya membuat perasaan Tristan campur aduk seperti mendapat peluang baru.

3. Twivortiare (2019)

Twivortiare arahan sutradara Benni Setiawan diadaptasi dari novel berjudul sama karya penulis Ika Natassa. Kali ini kisahnya mengenai CLBK sepasang suami istri.

Alexandra (Raihaanun) dan Beno (Reza Rahadian) sebelumnya sudah menikah. Namun keduanya sepakat bercerai karena suatu alasan.

Meski sudah resmi berpisah, perasaan terdalam antara Alex dan Beno masih menyimpan cinta yang besar satu sama lain.

4. Posesif (2017)

Film PosesifRekomendasi film Indonesia tentang CLBK, Posesif (Dok. Palari Films)

Film Posesif mengawali kisah cinta pandangan pertama antara Lala (Putri Marino) dan Yudhis (Adipati Dolken).

Digarap oleh sutradara Edwin, Lala dan Yudhis sama-sama sudah terikat dalam hubungan asmara yang terlanjur tidak sehat.

Walau sempat putus-nyambung karena lingkaran toxic relationship, keduanya tetap saling ketergantungan satu sama lain sebab terlanjur nyaman.

5. Melbourne Rewind (2016)

Sutradara Danial Rifki yang menggarap film Melbourne Rewind mengambil latar cerita mengenai suatu hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR).

Laura (Pamela Bowie) dan Max (Morgan Oey) sudah cukup lama berpacaran. Sayangnya Laura merasa tidak sanggup jika terus LDR sehingga memilih putus dari Max.

Max yakin bahwa cintanya hanya Laura dan rela menyusulnya ke Melbourne. Di sisi lain Laura bimbang antara menerima Max kembali atau dengan pria lain yaitu Evan (Jovial da Lopez).

6. Ada Apa dengan Cinta 2 (2016)

Syuting film ADA APA DENGAN CINTA 2. (Dok. Miles Film)Rekomendasi film Indonesia tentang CLBK, Ada Apa dengan Cinta 2 (Dok. Miles Film)

Rekomendasi film Indonesia tentang CLBK satu ini cukup fenomenal pada masanya yaitu Ada Apa dengan Cinta (AADC) 2 besutan sutradara Riri Riza.

Melanjutkan kisah dari AADC 2002, Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) memang sempat terpisah hingga belasan tahun tanpa status yang jelas.

Satu hari pasca Rangga kembali ke Yogyakarta dan bertemu dengan Cinta, mereka berdua seperti sedang merajut kembali hubungan sebelumnya ke arah yang lebih baik.

7. Perahu Kertas 2 (2012)

Film Perahu Kertas 2 merupakan sekuel dari Perahu Kertas sebelumnya yang rilis di tahun sama pada 2012, besutan sutradara Hanung Bramantyo.

Rekomendasi film Indonesia tentang CLBK ini menceritakan kisah asmara antara Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken) yang saling menyimpan rasa satu sama lain.

Meski sempat terpisah karena memilih pasangan masing-masing, Kugy percaya pada 'radar' nya bahwa Keenan adalah tambatan hati yang sesungguhnya.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


7 Rekomendasi Film Indonesia tentang CLBK - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Sinopsis Film A Star is Born, Kisah Haru Perjalanan Cinta Dua Musisi - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Film A Star is Born bakal hadir secara perdana di layar kaca Indonesia (Bioskop Trans TV) pada Jumat, 22 April 2022.

Film A Star is Born merupakan drama musikal yang dibintangi oleh Bradley Cooper dan Lady Gaga.

Tak cuma berperan sebagai pemeran utama, Bradley Cooper juga duduk sebagai sutradara sekaligus menjadi penulis naskah film A Star is Born.

Sinopsis Film A Star is Born

Jackson Maine adalah seorang penyanyi terkenal yang punya banyak penggemar. Di balik kariernya yang cemerlang, Jackson sebenarnya punya masalah kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Baca Juga: Sinopsis Film The Lord of the Rings: The Two Towers, Misi 9 Orang Bawa Cincin Bertuah ke Mordor

Di sisi lain, ada seorang wanita bersuara emas bernama Ally. Ia sangat berbakat di bidang musik, tapi ia sudah menyerah mengejar mimpinya menjadi seorang penyanyi.

Keduanya pun bertemu secara tak sengaja di sebuah bar. Jackson tak hanya terkesan dengan suara Ally, tapi juga dengan kemampuannya menciptakan lagu.

Jackson kemudian memutuskan untuk mengundang Ally datang ke salah satu konsernya. Tak hanya itu, Jackson bahkan memberi Ally kesempatan untuk menyanyikan lagu ciptaannya sendiri di atas panggung.

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film A Star is Born, Kisah Haru Perjalanan Cinta Dua Musisi - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat
Kelanjutan Disini Klik

Sinopsis Serta Link Nonton Film Ziarah yang Viral di TikTok - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Bagi kalian pengguna media sosial TikTok mungkin kerap menemui cuplikan film Ziarah. Ya, film tersebut saat ini sedang viral dan masuk FYP TikTok. Diketahui dari akun YouTube BW Purba Negara film Ziarah sendiri menceritakan tentang perjalanan seorang wanita tua bernama Mbah Sri dalam mencari makam suaminya yang hilang puluhan tahun lalu. Perjalanan yang dilakukannya itu lantas mempertemukannya dengan luka dan makna cinta serta keikhlasan.

Film yang tayang di bioskop 18 Mei 2017 lalu ini perankan oleh mbah Ponco Sutiyem, Rukman Rosadi, Ledjar Subroto, dan juga Vera Privatamasari. Sementara itu film ini disutradarai oleh BW Purbanegara.

Film berdurasi 1,5 jam ini nyatanya telah mendapatkan beberapa penghargaan seperti Special Jury Award – ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017, Best Screenplay - ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017, Nominasi Piala Citra kategori Penulis Skenario Asli Terbaik – Festival Film Indonesia 2016 serta Skenario Terbaik Pilihan majalah TEMPO 2016. 

Film ziarah sendiri menceritakan tentang perjalanan Mbah Sri yang diperankan oleh Mbah Poco Sutiyem dalam mencari makam sang suami yang bernama Mbah Pawiro.

Bertahun-tahun Mbah Sri telah menunggu suaminya yang hilang pada zaman agresi militer Belanda kedua kembali. Sang suami berpamitan untuk pergi berperang membela tanah ibu pertiwi. Dari muda hingga lanjut usia ia masih menantikan kedatangan suamnya yang hilang itu.

Setelah bertahun tahun, Mbah Sri pun memutuskan untuk pergi mencari makam suaminya. Dia pun bertekad ingin disandingan di sebelah makam suaminya ketika meninggal dunia.

Akhirnya Mbah Sri pun berhasil menemukan makam sang suami. Namun Mbah Sri menemukan fakta yang menyakitkan. Lantas bagaimana kelanjutan kisah Mbah Sri? Berikut ini link nonton film ‘Ziarah’.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Layar Tancap di Gunungkidul, Gala Premier ala Film Ziarah

Film "Ziarah" tayang perdana dengan mengusung konsep layar tancap di Puncak Gunung Gambar, Gunung Kidul, yang dihadiri warga setempat, Sabtu, 13 Mei 2017.

Gala premier "Ziarah" dihadiri sutradara BW Purba Negara dan Mbah Ponco Sutiyem yang mendapat nominasi aktris terbaik Asean International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017.

Ponco Sutiyem yang tidak mempunyai pengalaman akting sama sekali, dinantikan para warga yang ingin meminta foto bersama. Dalam kesempatan itu, ia mengaku senang film yang dibintanginya selesai dan bisa diputar.  

"Dari awal ketika ditawarkan bermain dalam film ini, keinginanku agar cucu buyutku bisa melihat dan mengingat diriku suatu saat nanti, ketika aku sudah meninggal lewat film ini," tutur Mbah Ponco dalam siaran pers seperti dilansir Antara, Senin (15/5/2017).

Koproduser film Ziarah, Bagus Suitrawan menerangkan Gunungkidul dipilih sebagai lokasi pemutaran perdana karena tempat itu adalah inspirasi yang menjadi pondasi film "Ziarah".

"Ziarah" bercerita tentang perjalanan Mbah Sri (Ponco Sutiyem), nenek 95 tahun yang mencari makam suaminya yang hilang pada zaman agresi militer Belanda kedua. Pencarian itu didorong keinginannya untuk dimakamkan di samping makam suaminya.

Adblock test (Why?)


Sinopsis Serta Link Nonton Film Ziarah yang Viral di TikTok - Liputan6.com
Kelanjutan Disini Klik

Wednesday, April 20, 2022

Inilah 4 Rekomendasi Film untuk Ditonton Bersama Si Kecil, Nonton Yuk? - Sonora.ID

Semarang, Sonora.ID - Beberapa orang tua ingin menghabiskan waktu bersama anaknya saat memiliki waktu luang atau pada hari libur.

Namun, tidak sedikit juga yang ingin menghabiskan waktu bersama si kecil dengan cara yang tidak melelahkan.

Maka dari itu, berikut beberapa rekomendasi film-film yang dapat ditonton bersama anak sembari menghabiskan waktu bersama:

Baca Juga: 3 Rekomendasi Film Tentang Para Atlet, Kamu Pernah Nonton Gak?

1. Yes Day

Film ini mengisahkan sebuah keluarga dengan orang tuanya yang sangat posesif dan begitu sayang terhadap anak-anaknya, dengan seperti itu membuat kedua orang tua ini berlebihan sehingga terlalu banyak melarang kegiatan atau hal-hal yang dilakukan sang anak.

Dengan begitu anak-anak merasa terkekang dan pada suatu hari sang anak meminta waktu selama satu hari penuh untuk menghabiskan waktu bersama dan kedua orang tuanya harus mengatakan “ya” atas segala kegiatan yang dilakukan pada hari itu.

Baca Juga: Bunga, Cokelat, Netflix and Chill? Ini 5 Rekomendasi Film untuk Mengisi Hari Valentine-mu!

2. We Can Be Heroes

Film anak-anak ini merupakan sekuel dari film “The Adventures of Sharkboy and Lavagirl in 3-D” dimana di film ini superhero tersebut sudah menjadi orang tua dan ingin berhenti menjadi superhero karena ingin fokus terhadap anak-anak mereka.

Video Pilihan

TERKINI

20 April 2022 23:50 WIB

20 April 2022 21:38 WIB

20 April 2022 20:50 WIB

20 April 2022 20:45 WIB

Adblock test (Why?)


Inilah 4 Rekomendasi Film untuk Ditonton Bersama Si Kecil, Nonton Yuk? - Sonora.ID
Kelanjutan Disini Klik

Tuesday, April 19, 2022

3 Rekomendasi Film Bertema Hari Kartini, Dibintangi Dian Sastrowardoyo hingga Chicco Jerikho - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT - Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau yang dikenal dengan nama RA Kartini menjadi pahlawan wanita asal Indonesia.

Hingga kini perjuangan dan jasa RA Kartini masih dikenang oleh masyarakat Indonesia.

Kegigihan RA Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan menjadi inspirasi banyak orang, tidak terkecuali insan perfilman Indonesia.

Dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, berikut tiga rekomendasi film bertemakan Kartini lengkap dengan sinopsisnya.

Baca Juga: Israel Klaim Dikepung Rudal Iran, Media Lokal Ungkap Tak Lama Lagi Peristiwa Holocaust Terjadi

Film-film ini dirilis di tahun yang berbeda. Uniknya, meski sama-sama bertemakan perjuangan Kartini, tiga film ini mengambil sudut pandang cerita yang berbeda satu sama lain.

1. R.A Kartini

Film yang dirilis tahun 1982 ini mendapuk aktris kawakan Yenny Rachman, yang berperan sebagai Kartini. Selain Yenny, ada juga aktor kawakan lainnya seperti Bambang Hermanto, dan Adi Kurdi.

Disutradarai oleh Sjuman Djaya, film ini dibuat berdasarkan buku berjudul "Biografi Kartini" karya Sitisoemandari Soeroto, yang berdurasi 165 menit.

Adblock test (Why?)


3 Rekomendasi Film Bertema Hari Kartini, Dibintangi Dian Sastrowardoyo hingga Chicco Jerikho - Pikiran-Rakyat.com - Pikiran Rakyat
Kelanjutan Disini Klik

Ise Irish Hutasoit Kini Lebih Tertarik Bintangi Film, Lebih Menantang Dari Main Sinetron - Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris sekaligus model Ise Irish Hutasoit mengatakan, dirinya kini lebih memilih project film layar lebar ketimbang sinetron.

Menurut Irish, untuk saat ini membintangi film layar lebar lebih menantang ketimbang bermain di sinetron.

Apalagi dirinya baru saja debut lewat film Kuntilanak 3 yang akan tayang 30 April 2022.

"Saat sekarang film, karena mungkin lebih tertantang ya, kalo misalnya gampang-gampang terus kan mungkin agak ngebosenin," kata Irish dikutip dari podcast Tribun Corner, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Gara-Gara Wajah Jutek, Ise Irish Hutasoit Dipilih Untuk Bintangi Film Kuntilanak 3 Tanpa Casting

Baca juga: Beda dari Film Sebelumnya, Andryan Bima Sebut Kuntilanak 3 Lebih ke Horor Fantasi

Debut lewat film bergenre horror, Irish tampaknya tak masalah apabila kedepannya banyak tawaran-tawaran bintangi film horror.

"Kedepannya aku nggak akan nolak kalo horror lagi," kata Irish.

Lebih lanjut, Irish yang kental dengan karakter antagonisnya di layar kaca, menyebut ada perbedaan antara sinetron dan film.

Kata Irish, memerankan karakter antagonis di film berbeda daripada di sinetron.

"Dan juga antagonisnya agak beda dibanding di sinetron yang lebay-lebay, mungkin lebih enak untuk dimainin," pungkasnya.

Adblock test (Why?)


Ise Irish Hutasoit Kini Lebih Tertarik Bintangi Film, Lebih Menantang Dari Main Sinetron - Tribunnews.com
Kelanjutan Disini Klik

Donny Damara Soal Overwork Pekerja Film: Batasi Jam Kerja - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Donny Damara baru-baru ini menanggapi isu overwork yang dialami para pekerja film Indonesia. Isu tersebut mencuat setelah Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) merilis Kertas Posisi bertajuk Sepakat di 14.

Rilisan tersebut menyatakan bahwa kesehatan pekerja film terancam karena harus bekerja rata-rata 16-20 jam dalam satu hari syuting. Di sisi lain, para pekerja film juga disebut minim perlindungan hak pekerja.

Aktor senior itu mengatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa berdasarkan pengalamannya, kru dan pemain film bakal kelelahan jika bekerja melebihi 14 jam. Hal itu disebabkan oleh stamina yang habis.


"[Karena] fatigue. Sudah kelelahan. Sementara kita harus menjaga itu [stamina], kan. Film itu kerja kolektif, mulai dari PU [pembantu umum] sampai nahkoda," tutur Donny.

"Biological time di badan kami sudah berantakan. Kalau seperti itu kan sayang, adegannya hilang, rohnya hilang," lanjutnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Donny merasa sebaiknya jam kerja harus dibatasi. Pembatasan itu disebut amat bermanfaat bagi kru dan pemain film, baik secara fisik maupun psikis.

"Sebaiknya jam kerja itu amat sangat harus dibatasi. Istirahat cukup, badan besok fresh, secara psikis kita masuk peran juga lebih fresh dan gampang," ucapnya.

"Itu yang sebaiknya disikapi secara bijak oleh production house," sambung Donny.

Pendapat Donny juga senada dengan Kertas Posisi Sepakat 14. Riset yang dilakukan SINDIKASI bekerja sama dengan Indonesian Cinematographers Society (ICS) itu mengusulkan pemberlakuan pembatasan 14 jam di lokasi syuting.

Usulan tersebut mencakup 8 jam kerja, 4 jam lembur, dan 2 jam istirahat. Selain itu, ada waktu jeda selama 10 jam antara tiap hari syuting.

Gagasan SINDIKASI dan ICS tersebut juga disambut baik oleh Donny Damara. Menurutnya, pembatasan jam kerja merupakan suatu hal yang sangat substantif karena berkaitan dengan kesehatan pekerja.

Proses syuting yang sehat, menurut Donny, bakal menghasilkan film yang sehat dan berkualitas juga. Hal tersebut juga berdampak baik bagi kondisi kru serta pemeran karena para pekerja bisa melakukan tugasnya dengan hati.

Aktor berusia 55 tahun itu kemudian memberi gambaran tentang jalannya proses syuting di luar negeri. Berdasarkan penuturannya, pekerja film di luar negeri akan langsung berhenti jika jam kerja sudah selesai.

"Kalau di luar negeri, [jam kerja] 14 jam itu, lebih dari itu mereka tidak mau kerja," ucap Donny.

"Dari kru pun kalau sudah overtime, diam saja, lampu sudah tidak dipasang. Tapi besok harinya jadi segar, dan efektif. Jadi, tidak dikejar hanya karena ingin cepat selesai," sambungnya.

(frl/pra)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Donny Damara Soal Overwork Pekerja Film: Batasi Jam Kerja - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...