Rechercher dans ce blog

Friday, April 30, 2021

Park Hye Soo Dihujat Gara-Gara Bintangi Film You and I - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com- Telah dikonfirmasi, aktris Park Hye Soo yang merupakan tersangka kekerasan di sekolah, kini terlibat dalam produksi film berbiaya rendah.

Disampaikan seorang sumber dari industri film, Park Hye Soo akan membintangi film berjudul You and I.

You and I adalah film dengan anggaran rendah, kurang dari 500 juta won atau sekitar Rp 6,4 miliar.

Ketika mempersiapkannya, kontroversi kekerasan di sekolah muncul, sehingga syuting ditunda dan baru dilakukan minggu lalu.

Baca juga: Bantah Tuduhan Bullying, Park Hye Soo: Tak Lama Lagi Kebenaran Terungkap

Park Hye Soo diketahui menjadi pelaku kekerasan di sekolah pada bulan lalu. Namun dia sempat membantah melakukannya.

Karena kontroversi itu juga membuat drama yang menjadi debut akting Jaehyun NCT, Dear M ditunda penayangannya, dan kabarnya lagi, seluruh kru belum mendapatkan bayaran akibat belum tayangnya drama tersebut.

Dengan kabar keterlibatan Park Hye Soo di film ini, membuat banyak netizen mengecamnya.

"Park Hye Soo keluar dari semua kekacauan yang dia ciptakan. Itu tampaknya skandalnya tidak berdampak pada tidak dibayarnya staf, seolah dia tidak merusak debut aktor di Dear M, tak ada rasa malu," tulis @9597jaeyong.

"Jaehyun dan staf bekerja begitu keras untuk Dear M, kemudian Park Hye Soo syuting untuk film lain?," tulis @vklxg_.

"Park Hye Soo tak tahu malu, kamu benar-benar merusak kerja keras staf Dear M,"tulis @ltystudio.

"Jelas ini salahnya sehingga knetz ingin membatalkan Dear M, jangan mencoba menjadi korban, Park Hye Soo dan egoismenya," tulis!1925NOOPY.

Let's block ads! (Why?)


Park Hye Soo Dihujat Gara-Gara Bintangi Film You and I - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Review Film: Love and Monsters - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

'What doesn't kill you makes you stronger' benar-benar mendeskripsikan film Love and Monsters. Film ini mengisahkan perjuangan Joel (Dylan O'Brien) menerjang bahaya demi bisa bertemu kekasih hatinya kala SMA, Aimee (Jessica Henwick).

Tujuh tahun lalu, Joel sedang menikmati manisnya asmara bersama Aimee. Namun, itu berlangsung sebentar karena ancaman asteroid menghancurkan Bumi. Dengan segala upaya, manusia berhasil menghancurkan asteroid terlebih dahulu.

Sayangnya, hal itu malah membuat Bumi jadi tempat membahayakan. Hewan-hewan berubah jadi monster akibat senyawa kimia dari pecahan asteroid yang jatuh ke Bumi. Kini, para penyintas hidup dalam koloni di bawah tanah.


Joel (Dylan O'Brien) dan Boy dalam film Love and Monsters. dok. Netflix.Joel (Dylan O'Brien) dan Boy dalam film Love and Monsters (Foto: Netflix)

Selama tujuh tahun, Joel berupaya menemukan Aimee. Hingga suatu hari, ia mengetahui pujaan hatinya itu masih hidup dan berada 130 kilometer dari tempatnya. Sinopsis Love and Monsters bisa dibaca di sini.

Love and Monsters sejatinya menawarkan premis yang sederhana. Namun, Sutradara Michael Matthews mengemas kisah itu dengan amat menyenangkan.

Perjalanan Joel keluar dari kelompok dan mencari cinta di Bumi yang telah menjadi sarang monster sejatinya menunjukkan pendewasaan serta pengembangan kepercayaan diri sang tokoh utama.

Bertahun-tahun, Joel hanya menjadi koki di kelompoknya. Berlandaskan rindu dan rasa cinta, ia perlahan-lahan mengetahui cara menghadapi dunia. Perubahan itu pun ditampilkan dengan porsi yang pas.

Dimulai dengan pertemuan dengan anjing bernama Boy yang mengajarkannya untuk berani menghadapi trauma. Kehadiran Boy pun membuat penonton mungkin teringat dengan duo legendaris, Robert Neville (Will Smith) dan Sam, dalam film I am Legend.

Kisah berlanjut dengan pertemuannya dengan Clyde Dutton (Michael Rooker) dan Minnow (Ariana Greenblatt) yang mengajarinya banyak hal, seperti bertahan hidup dan jenis-jenis monster di luar sana. Pertemuan ini pun sedikit mengingatkan dengan film Zombieland.

Rekan-rekan baru tersebut yang membuatnya berhasil bertemu kembali dengan Aimee. Sayangnya pertemuan tersebut tak seindah yang ia bayangkan.

"Makanya move on," hal tersebut otomatis terlontar dari mulut saya ketika menyaksikan pertemuan Joel dan Aimee.

Tapi tak lama setelah itu, saya menyadari Joel tidak akan berkembang atau menjadi lebih berani apabila memutuskan untuk move on. Pengembangan karakter utama benar-benar terlihat jelas karena dorongan hatinya itu.

Jika move on, Joel juga tidak bisa melihat dunia luar, termasuk bertemu Mav1s yang selama ini hanya ia kenal lewat bongkahan besi tua. Perjalanan itu membuatnya bertemu banyak hal, bukan Aimee, yang ternyata bisa mengisi kekosongan hatinya.

Clyde Dutton (Michael Rooker) dan Minnow (Ariana Greenblatt) dalam Love and Monsters. dok. NetflixClyde Dutton (Michael Rooker) dan Minnow (Ariana Greenblatt) dalam Love and Monsters (Foto: Netflix)

Ilmu-ilmu dan pengalaman yang tertuang dalam diari bergambarnya tidak akan pernah ada, tidak akan penuh informasi, dan tidak akan menjadi bantuan bagi banyak orang apabila ia memutuskan move on dan tidak mencari Aimee.

Lewat perjalanan itu juga Joel jadi menyadari orang-orang yang berharga selama ini. Sebab, sebelum melakukan perjalanan, ia hanya terfokus pada Aimee.

Di sisi lain, Aimee menjadi salah satu orang yang paling realistis. Insiden dan perubahan dunia turut mengubah kehidupannya.

Ia hidup tanpa terikat kenangan manis di masa lalu. Hal itu pula yang membuatnya hanya hidup di koloninya dan bisa dibilang sudah berada di zona nyaman.

Joel (Dylan O'Brien) and Aimee (Jessica Henwick) dalam film Love and Monsters. dok. NetflixJoel (Dylan O'Brien) and Aimee (Jessica Henwick) dalam film Love and Monsters (Foto: Netflix)

Alhasil, Aimee menjadi kurang waspada dan kurang berhati-hati dalam mendeteksi potensi masalah di sekitarnya.

Hal lain yang membuat film Love and Monsters menyenangkan adalah hasil kerja tim desain yang membuat monster-monster terlihat begitu halus. Bentuknya tak begitu menyeramkan dan masih memperlihatkan gambaran hewan sebelum terinfeksi senyawa kimia.

Pada akhirnya, Love and Monsters merupakan film yang menyenangkan,menghibur, dan bisa disaksikan dengan santai. Boy stole the spotlight because he is a good boy indeed!

Film Love and Monsters tayang sejak 14 April 2021 dan bisa disaksikan di Netflix.

[Gambas:Youtube]

(fjr)

[Gambas:Video CNN]

Let's block ads! (Why?)


Review Film: Love and Monsters - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Bulan Mei Tiba, Ini 5 Film Indonesia yang Akan Tayang di Netflix - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Dengan kehadiran online streaming platform seperti Netflix, para penikmat film tidak perlu lagi bingung mencari tontonan selama berada di rumah.

Mulai dari film luar negeri hingga lokal, Netflix selalu hadir dengan konten-konten baru di setiap bulannya.

Berikut adalah lima film Indonesia yang akan tayang di Netflix pada Mei 2021.

Baca juga: Sinopsis Some Like it Hot, Film Komedi yang Dibintangi Marilyn Monroe

1. Demi Ucok (2012)

Demi Ucok merupakan film garapan Sammaria Simanjuntak yang mengikuti cerita seorang ibu bernama Mak Gondut (Lina Marpaung) dan putrinya, Glo (Geraldine Sianturi).

Keduanya memiliki keinginan yang berbeda.

Glo berharap untuk menjadi sutradara film, sedangkan ibunya ingin agar Glo segera mencari jodoh.

Karena mereka sama-sama memiliki pendirian yang kuat, perbedaan ini pun kerap berujung pada konflik di antara keduanya.

Nantikan kisah mereka dalam film Demi Ucok yang akan tayang di Netflix pada 6 Mei 2021.

Baca juga: Siap Rilis di Netflix, Berikut Sinopsis Love, Death & Robots Volume 2

2. Wave of Cinema: Filosofi Kopi (2020)

Wave of Cinema: Filosofi Kopi merupakan film konser musik dengan suguhan soundtrack dari film Filosofi Kopi (2015) yang akan tayang pada 13 Mei 2021.

Penampilan ini pertama kali digelar secara daring pada 2020 lalu.

Konser ini menampikan sejumlah musisi ternama tanah air, mulai dari Maliq & D’Essentials, Fourtwnty, hingga Leanna Rachel.

Bagi Anda penggemar film Filosofi Kopi, film konser ini tentu tidak boleh Anda lewatkan.

Baca juga: Sinopsis Free Solo, Aksi Menantang Maut Sang Pemanjat Tebing

3. Sunshine Becomes You (2015)

Sunshine Becomes You merupakan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ilana Tan.

Film yang mengusung genre romance ini berkutat pada kisah seorang pianis bernama Alex Hirano (Herjunot Ali) dan seorang balerina bernama Mia Clark (Nabilah Ratna Ayu Azalia).

Pertemuan keduanya berawal ketika Mia tidak sengaja membuat Alex terjatuh dari tangga hingga menyebabkan tangannya patah.

Baca juga: Sinopsis Winter in Tokyo, Kisah Cinta Pamela Bowie dan Dion Wiyoko di Negeri Sakura

Bagi seorang pianis profesional, tentu hal ini menjadi pukulan yang berat bagi Alex.

Sebagai ganti atas kecelakaan tersebut, Mia bersedia menjadi pengasuh Alex hingga ia kembali pulih.

Meski awalnya Alex menerima bantuan tersebut dengan berat hati, lambat laut keduanya justru menjadi dekat dan cinta pun bersemi.

Film Sunshine Becomes You akan tayang di Netflix pada 13 Mei 2021.

Baca juga: Sinopsis Love, Victor, Perjuangan Mencari Jati Diri di Kota Baru

4. Youtubers (2015)

Youtubers merupakan film garapan Jovial da Lopez dan Kemal Palevi yang mengisahkan kehidupan Jovial dan Andovi sebagai Youtubers.

Perjalanan mereka berawal ketika adik Jovial, Andovi, merekam sang kakak dalam berbagai kesempatan, mulai dari ketika Jovial gagal casting hingga saat ia ikut demo di depan gedung DPR.

Ketika Andovi mengunggah video-video tersebut, keduanya pun menjadi trending di YouTube.

Baca juga: Sinopsis Demi Ucok, Ambisi Ibu dan Anak yang Berseberangan

Meski begitu, pacar Jovial bernama Alexandra (Anggika Bolsterli) tidak setuju dengan isi konten yang membuat keduanya tenar.

Ia lebih berharap agar Jovial bisa membuat video yang mengedukasi.

Alhasil, konflik pun muncul di antara Jovial dan Alexandra.

Tak hanya itu, Jovial juga terlibat konflik dengan Andovi yang menilai bahwa ide tersebut tidak akan berhasil.

Saksikan kisah mereka dalam film Youtubers yang akan tayang mulai 12 Mei 2021 di Netflix.

Baca juga: Sinopsis The Artist, Film Bisu Asal Prancis, Tayang di HBO Max

5. Bajaj Bajuri The Movie (2014)

Bajaj Bajuri The Movie merupakan karya Fajar Nugros yang mengikuti kehidupan seorang supir bajaj bernama Ahmad Bajuri (Ricky Harun).

Kisahnya berkutat pada rentetan kejadian sial yang dirinya alami.

Semua berawal ketika Bajuri mendapatkan uang sebesar Rp500 juta dari hasil menjual tanah warisan bapaknya.

Awalnya, dirinya berharap bisa membelikan istrinya, Oneng (Eriska Rein), sebuah rumah.

Baca juga: Sinopsis Mine, Mencari Kebahagiaan di Antara Berlian, Segera di Netflix

Namun, harapannya harus tertunda dulu ketika Emak Bajuri (Meriam Bellina) malah menuduhnya ingin menikah kembali.

Tidak sampai di situ, Bajuri juga terlibat masalah dengan polisi setelah tidak sengaja meledakkan sebuah bom.

Pada lain waktu, ia dihadang oleh perampok yang ingin mengambil uangnya ketika berada di bank.

Alhasil, Bajuri pun harus mencari jalan keluar sebelum dirinya bisa membahagiakan sang istri.

Itulah kelima film Indonesia yang akan tayang di Netflix pada Mei 2021 mendatang.

Let's block ads! (Why?)


Bulan Mei Tiba, Ini 5 Film Indonesia yang Akan Tayang di Netflix - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Menyeramkan, 5 Rekomendasi Film Bertema Praktik Pesugihan - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, praktik pesugihan tengah marak dibicarakan masyarakat Indonesia lantaran isu viral terkait babi ngepet di Depok.

Pesugihan sendiri dipercaya sebagai ilmu hitam yang digunakan manusia untuk mendapatkan apa yang ia mau melalui hubungan dengan makhluk halus.

Baik di Indonesia maupun luar negeri, tradisi mistis ini turut disorot melalui film.

Berikut lima rekomendasi film pilihan yang bertema praktik pesugihan.

Baca juga: [POPULER JABODETABEK] Serba-serbi di Balik Rekayasa Isu Babi Ngepet, Polisi Tangkap Pelaku Hoaks

1. Gunung Kawi (2017)

Bergenre horor-komedi, film Gunung Kawi disutradarai oleh Nayato Fio Nuala yang memang cukup aktif menggarap film horor Indonesia.

Film ini menyorot kemistisan Gunung Kawi yang memang terkenal sebagai salah satu tempat ritual pesugihan.

Dibintangi salah satu aktor senior Indonesia, Roy Marten sebagai Pak Drajat, cerita bermula saat Pak Drajat berperilaku aneh layaknya orang stres.

Keanehan ini disadari oleh anaknya, Ryan (Rayn Wijaya), serta keponakannya, Bella (Lawra Incha).

Baca juga: 5 Rekomendasi Film tentang Kapal Selam, Menggambarkan Ketegangan di Bawah Laut

Mereka pun pada akhirnya mencari tahu penyebab keanehan Pak Drajat.

Kebangkrutan pabrik rokok kebanggaannya diduga sebagai salah satu penyebab Pak Drajat stres.

Namun, Ryan menemukan suatu kejanggalan saat melihat beberapa foto Pak Drajat bersama seorang kakek di area Gunung Kawi.

Dari situlah Ryan menduga bahwa ayahnya telah melakukan ritual pesugihan.

Demi mencari jawaban terkait perilaku ayahnya, Ryan akhirnya berinisiatif untuk pergi ke Gunung Kawi.

Baca juga: Sinopsis Kuntilanak Pecah Ketuban, Tayang di Bioskop Online

2. Ready or Not (2019)

Film Ready or Not menyorot ketegangan Grace (Samara Weaving) dalam tradisi keluarga Le Domas.

Setelah menikah dengan sang kekasih, Alex (Mark O'Brien), Grace baru mengetahui fakta bahwa keluarga suaminya memiliki perjanjian dengan iblis bernama Le Bail.

Perjanjian tersebut dilakukan untuk mendukung kesuksesan bisnis keluarga Le Domas.

Tony (Henry Czerny) menjelaskan bahwa Grace harus berpartisipasi dalam ritual ini sekaligus sebagai penyambutan dirinya yang menjadi anggota baru keluarga Le Domas.

Setelah mendapat penjelasan dan akhirnya percaya kalau tradisi tersebut tidak mencurigakan, Grace pun menyetujuinya.

Dari sanalah Grace baru menyadari bahwa ia akan dijadikan korban tumbal selanjutnya.

Baca juga: 6 Fakta di Balik Rekayasa Isu Babi Ngepet di Depok, Pelaku Tokoh Masyarakat yang Ingin Terkenal

3. Siccîn (2014)

Siccîn merupakan salah satu film horor terlaris asal Turki yang disutradarai Alper Mestci.

Obsesi Aznur (Ebru Kaymakci) terhadap sepupunya, Kudret (Koray Sahinbas), sudah terlalu parah.

Aznur sebenarnya sudah diperingatkan oleh jin bahwa Kudret akan menjadi penyebab kematiannya, namun Aznur tidak peduli.

Dua belas tahun kemudian, Kudret telah memiliki istri bernama Nisa (Pinar Caglar Genctürk) dan dikaruniai seorang anak, Ceyda (Merve Ates).

Baca juga: Sinopsis The Artist, Film Bisu Asal Prancis, Tayang di HBO Max

Meski begitu, Aznur tetap saja mengejar Kudret.

Sampai pada akhirnya, Kudret dengan tegas menolak Aznur karena ia merasa hubungannya dengan sepupunya ini salah.

Aznur yang patah hati pun menemui Dukun Insan (Aydan Cakir) dan meminta sang dukun mengirim santet serta membunuh Nisa.

Tanpa Aznur ketahui, itulah titik mula kejadian buruk yang sempat diperingatkan oleh jin.

Baca juga: Sinopsis Mine, Mencari Kebahagiaan di Antara Berlian, Segera di Netflix

4. Hereditary (2018)

Meraih rating memuaskan sebesar 7,3/10 di IMDb dan 89% di Rotten Tomatoes, Hereditary menguak misteri horor keluarga Annie (Toni Collette).

Setelah ibunya meninggal, sejumlah teror tak kasatmata ditujukan ke Annie beserta suami, Steven (Gabriel Byrne), dan juga kedua anaknya, Peter (Alex Wolff) dan Charlie (Milly Shapiro).

Maka dari itu, Annie berinisiatif untuk menguak misteri keluarganya.

Teror tersebut ternyata masih berhubungan dengan warisan masa lalu keluarganya.

Baca juga: Sinopsis ZeroZeroZero, Perebutan Kekuasaan Berujung Bencana

5. Jailangkung (2017)

Disutradarai Jose Poernomo dan Rizal Mantovani, Jailangkung menceritakan usaha tiga bersaudara dalam menguak misteri ayahnya yang tak kunjung bangun.

Ayah mereka, Ferdi (Lukman Sardi), tak sadarkan diri tanpa sebab yang jelas.

Bahkan secara medis pun sebetulnya Ferdi bisa dikatakan dalam keadaan sehat.

Maka dari itu, Bella (Amanda Rawles) mengajak kedua saudaranya, Angel (Hannah Al Rashid) dan Tasya (Gabriella Quinlyn), untuk mencari jawaban atas kondisi aneh ayah mereka.

Baca juga: Sudah Jadi Aktor Terkenal, Jefri Nichol Masih Suka Main di Warnet

Bersama Rama (Jefri Nichol), tiga saudara itu pergi ke Alaskramat.

Dari sana, mereka mengetahui kalau ayahnya menggunakan jailangkung sebagai media komunikasi dengan mama mereka, Sarah (Wulan Guritno), yang telah meninggal.

Rupanya Ferdi sedang ketempelan makhluk gaib bernama Mantianak.

Itulah kelima rekomendasi film tentang praktik pesugihan yang dapat dimasukkan daftar tontonan Anda.

Judul mana yang paling menarik perhatian Anda?

Let's block ads! (Why?)


Menyeramkan, 5 Rekomendasi Film Bertema Praktik Pesugihan - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Thursday, April 29, 2021

Film Terbaru Jennifer Lopez, Shotgun Wedding Tayang Juni 2022 - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Jennifer Lopez menyebut film terbarunya, Shotgun Wedding, akan tayang pada 29 Juni 2022. Dalam film ini, ia beradu akting dengan aktor Josh Duhamel.

"Berita besar! @ShotgunWeddingMovie akan tayang di bioskop pada 29 June 2022! Kami sudah tidak sabar menantikan kalian menyaksikan film ini," tulis J.Lo di unggahannya di media sosial, Rabu (28/4).

Film Shotgun Wedding berpusat pada Darcy (Jennifer Lopez) dan Tom (Josh Duhamel) yang mengumpulkan keluarga ke pernikahan mereka.


[Gambas:Instagram]

Namun acara yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi mencekam. Raut wajah bahagia di pasangan ini berubah dingin setelah seluruh tamu pesta pernikahan disandera. Mereka pun dihadapkan dalam situasi hidup atau mati.

Sebelumnya, aktor Armie Hammer ditetapkan sebagai lawan main Jennifer Lopez dalam film itu. Namun, ia akhirnya keluar dari film tersebut pada Januari menyusul tuduhan pelecehan seksual dan kontroversi di akun media sosialnya.

Tak lama setelah Hammer keluar, tim produksi film Shotgun Wedding memulai proses produksi. Pada awal pekan ini, tim berhasil menyelesaikan syuting yang telah berjalan selama berbulan-bulan.

Dilaporkan Variety, film ini disutradarai oleh Jason Moore dan melibatkan penulis naskah serial New Girl, Elizabeth Meriwether dan Mark Hammer. Selain Jennifer Lopez dan Josh Duhamel, film ini juga dibintangi oleh Jennifer Coolidge, Lenny Kravitz dan Cheech Marin.

Selain bersiap melepas film Shotgun Wedding ke bioskop pada Juni 2022, Lionsgate juga telah menentukan tanggal rilis untuk dua judul film lainnya, yakni The Protégé yang akan tayang pada 20 Agustus 2021 dan White Bird: A Wonder Story pada 16 September 2022.

(nly/end)

[Gambas:Video CNN]

Let's block ads! (Why?)


Film Terbaru Jennifer Lopez, Shotgun Wedding Tayang Juni 2022 - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Penuh Perjuangan, Berikut 5 Rekomendasi Film yang Berlatar di Penjara - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjara kerap identik dengan kekerasan dan menjadi tempat yang dijauhi oleh masyarakat pada umumnya.

Meski begitu, ada beberapa cerita unik dan menyentuh mengenai perjuangan manusia untuk bertahan hidup di dunia penjara yang begitu kelam.

Bagi Anda yang penasaran, berikut adalah lima rekomendasi film dengan latar penjara yang menarik untuk Anda tonton.

Baca juga: Sinopsis Triple 9, Pembobolan Kantor Pemerintah, Malam Ini di Trans TV

1. Miracle in Cell No. 7 (2013)

Miracle in Cell No. 7 merupakan film arahan Lee Hwan Kyung yang ceritanya fokus pada seorang tawanan dengan penyakit mental bernama Yong-Goo (Ryu Seung Ryong).

Kisahnya berawal ketika Yong-Goo dituduh atas pemerkosaan dan pembunuhan yang dirinya tidak lakukan.

Ketika dijebloskan ke dalam penjara, ia harus dipisahkan dari putrinya, Ye-Seung (So Won Kal).

Padahal, keduanya memiliki ikatan yang kuat sehingga begitu terpukul ketika mereka tidak bisa bertemu.

Alhasil, para tawanan lain yang mengetahui hal ini berusaha untuk diam-diam mempertemukan Yong-Goo dengan Ye-Seung.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 29 April, Andin Sabar Menunggu Al Sadar

2. The Shawshank Redemption (1994)

The Shawshank Redemption merupakan film karya Frank Darabont yang mendapatkan skor 9.4 dari IMDB.

Penampilan memukau para pemain dan kisah yang menyentuh menjadi alasan film ini mendapat skor begitu tinggi.

Film ini menceritakan seorang tawanan bernama Andy Dufresne (Tim Robbins) yang dituduh atas pembunuhan istrinya, padahal bukan ia pelakunya.

Namun, Andy berbeda dari tawanan lain di penjara Shawshank.

Baca juga: Sinopsis Animal Factory, Lika-Liku Kehidupan dalam Penjara

Seperti cahaya di tengah kegelapan, kehadirannya membawa perubahan bagi orang-orang di sekitarnya.

Tidak hanya bersikap ramah dan baik, ia juga rela menaruh dirinya dalam bahaya agar orang lain bisa bahagia.

Sosoknya yang unik membuat salah satu tawanan yang menjadi sahabatnya, Ellis Boyd ‘Red’ Redding (Morgan Freeman), kebingungan.

Selain para tawanan, para penjaga dan kepala penjara, Samuel Norton (Bob Gunton), juga mulai terpengaruh oleh kehadiran Andy.

Baca juga: Sinopsis Blue Love, Melarikan Diri dari Kenangan Masa Lalu

3. The Green Mile (1999)

The Green Mile merupakan film yang diadaptasi dari novel seri berjudul sama karya Stephen King.

Kisahnya berfokus pada salah satu penjaga di bagian hukuman mati yang bernama Paul Edgecom (Tom Hanks).

Selama bertahun-tahun, Paul telah menyaksikan banyak penjahat dieksekusi mati.

Namun, hidup serta pandangannya berubah ketika ia bertemu tawanan bernama John Coffey (Michael Clark Duncan).

Baca juga: Sinopsis Edge of Tomorrow, Tom Cruise Terjebak di Putaran Waktu

John telah dituduh atas pembunuhan terhadap dua gadis kecil bersaudara yang membuatnya dijatuhi hukuman mati.

Namun, meski perawakannya besar dan tampak menakutkan, John tidak pernah memiliki niat untuk menyakiti siapa pun.

Uniknya lagi, John juga memiliki kemampuan spesial yang bisa menyembuhkan orang-orang di sekitarnya.

Meski akhir dari hidupnya sudah terlihat, Paul perlahan-lahan yakin bahwa John tidaklah bersalah.

Baca juga: Sinopsis Edge of Tomorrow, Tom Cruise Terjebak di Putaran Waktu

4. Escape from Alcatraz (1979)

Escape from Alcatraz merupakan film arahan Don Siegel yang diadaptasi dari buku nonfiksi berjudul sama karya J. Campbell Bruce.

Kisahnya berlatar di penjara Alcatraz, sebuah penjara federal dengan keamanan maksimum di Pulau Alcatraz.

Penjara Alcatraz merupakan salah satu penjara terkenal di dunia karena keamanannya yang begitu ketat, membuat segala usaha bahkan niat untuk melarikan diri jadi sia-sia.

Namun, pernyataan ini tidak menghentikan tiga tahanan bernama Frank Morris (Clint Eastwood), Clarence Anglin (Jack Thibeau), dan saudaranya John Anglin (Fred Ward) untuk berusaha kabur.

Menggunakan segala kemampuan, akal, dan sedikit peralatan yang mereka punya, ketiganya mencoba untuk melakukan salah satu pelarian terhebat dalam sejarah.

Baca juga: Sinopsis Shadow in the Cloud, Serangan Monster di Pesawat Tempur

5. Felon (2008)

Felon mengisahkan kehidupan seorang tawanan bernama Wade Porter (Stephen Dorff).

Ia dijatuhi hukuman kurungan selama tiga tahun setelah tidak sengaja membunuh seorang pencuri yang berusaha masuk ke rumahnya.

Namun, harapannya untuk bisa kembali bersama keluarganya sirna ketika ia dituduh sebagai pelaku dalam insiden di sebuah bus hingga mengantarkan dirinya ke penjara.

Wade pun akhirnya dipindahkan ke penjara dengan keamanan tingkat tinggi di bawah pimpinan Letnan Jackson (Harold Perrineau) yang terkenal kejam dan tanpa ampun.

Mendekam di dalam penjara yang brutal dan penuh kekerasan, Wade berusaha keras bertahan hidup sambil tetap mempertahankan rasa kemanusiaannya yang perlahan-lahan terkikis.

Itulah kelima film dengan latar tempat di penjara yang menarik untuk Anda tonton.

Let's block ads! (Why?)


Penuh Perjuangan, Berikut 5 Rekomendasi Film yang Berlatar di Penjara - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

5 Rekomendasi Film tentang Kapal Selam, Menggambarkan Ketegangan di Bawah Laut - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada umumnya, kapal selam digunakan untuk kepentingan militer atau keamanan suatu negara.

Dengan medan area di bawah laut, kapal selam biasanya dilengkapi teknologi canggih mengingat tingginya risiko.

Untuk memberikan gambaran ketegangan suasana di bawah laut, tak jarang film bertema kapal selam mengangkat kisah yang dikaitkan dengan beberapa misi rahasia maupun sejarah dunia.

Berikut beberapa rekomendasi film tentang kapal selam yang dapat Anda tonton.

Baca juga: 6 Rekomendasi Film Agar Makin Peduli dengan Kesehatan Mental

1. Kursk (2018)

Film Kursk juga dikenal dengan judul The Command atau Kursk: The Last Mission.

Digarap oleh Thomas Vinterberg, film ini mengangkat kisah nyata bencana kapal selam Kursk pada 2000.

Kisah film tersebut diadaptasi dari buku Robert Moore yang berjudul A Time to Die.

Cerita bermula saat kapal selam militer K-141 Kursk akan memulai pelatihan pelayaran yang dipimpin oleh Letnan Mikhail Averin (Matthias Schoenaerts).

Baca juga: Sinopsis Mob Psycho 100 Musim Pertama, Tayang di Viu

Kapal selam tersebut diyakini sebagai salah satu kapal selam nuklir rahasia Rusia.

Namun, masalah dimulai saat dua teknisi bernama Anton Markov (August Diehl) dan Pavel Sonin (Mathias Schweighofer) mengabarkan adanya kesalahan teknis di kapal.

Mereka sudah melaporkan hal ini kepada Kapten Shirokov (Martin Brambach), namun tidak ditindak lebih lanjut.

Ledakan pun tidak dapat terhindari hingga banyak awak kapal yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Film ini turut menyorot kekecewaan keluarga korban atas respons pemerintah pada saat itu.

Baca juga: Sinopsis Kursk, Diangkat dari Kisah Nyata Karamnya Kapal Militer Rusia

2. Das Boot (1981)

Berlatar Perang Dunia II, Das Boot menyorot kisah nyata dari kru kapal selam U-96 asal Jerman.

Film ini diangkat dari sebuah novel Jerman berjudul sama karangan Lothar-Günther Buchheim.

Film yang juga dikenal dengan nama The Boat ini sukses meraih skor sebesar 98% di situs Rotten Tomatoes.

Baca juga: Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

Pada Oktober 1941, kapten kapal selam U-96, Henrich Lehmann-Willenbrock (Jürgen Prochnow), diperintahkan untuk mengikuti misi patroli di Samudra Atlantik.

Misi tersebut tidaklah mudah mengingat konflik negara-negara yang bersitegang pada zaman itu.

Koresponden perang yang bernama Letnan Werner turut ikut dalam misi tersebut.

Di sana, Werner mengamati kehidupan sehari-hari di kapal U-96 yang dipenuhi dengan campuran ketegangan dan ketakutan para awak kapal.

Baca juga: [POPULER TREN] Warga Patungan Beli Kapal Selam | Pencairan THR PNS 2021

3. Hunter Killer (2018)

Hunter Killer diadaptasi dari novel fiksi berjudul Firing Point karya Don Keith dan George Wallace.

Hunter Killer sendiri merupakan nama kapal selam Amerika Serikat yang digunakan untuk misi pencarian kapal selam Tampa Bay yang hilang.

Misi ini dipimpin oleh Kapten Joe Glass (Gerard Butler) di kawasan perairan Rusia.

Namun, misi tersebut berubah menjadi penyelamatan Presiden Rusia, Zakarin (Alexander Diachenko), yang sedang dikudeta.

Penyelamatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya perang dunia baru.

Baca juga: 6 Penciptaan Kapal Selam Kuno di Dunia, Cikal Bakal Era Modern

4. Lorelei: The Witch of the Pacific Ocean (2005)

Digarap oleh sutradara Shinji Higuchi, Lorelei: The Witch of the Pacific Ocean diangkat dari novel terlaris karya Harutoshi Fukui yang berjudul Lorelei.

Mengangkat genre fiksi sejarah, film ini berlatar pada hari-hari menjelang berakhirnya Perang Dunia II.

Kekaisaran Jepang sempat menerima hadiah terakhir dari Nazi Jerman berupa kapal selam I-507 yang dilengkapi teknologi eksperimental.

Setelah bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Amerika Serikat masih memiliki rencana untuk menyerang Jepang dengan senjata nuklir.

Maka dari itu, kru kapal selam Jepang berusaha keras mencegah rencana itu dengan cara menenggelamkan kapal kiriman Amerika yang diduga membawa bom atom.

Baca juga: Penuh Perjuangan, Berikut 5 Rekomendasi Film yang Berlatar di Penjara

5. The Wolf's Call (2019)

The Wolf's Call adalah film asal Prancis yang memiliki nama lain Le Chant du Loup.

Berdurasi 115 menit, film ini menceritakan kapal selam Prancis, Le Titane, yang berlabuh di dekat area Pantai Mediterania, Syria.

Kebetulan kapal tersebut digunakan untuk membantu operasi yang dijalankan oleh Unit Pasukan Spesial Prancis.

Baca juga: Sinopsis Edge of Tomorrow, Tom Cruise Terjebak di Putaran Waktu

Namun, misi tidak berjalan dengan lancar karena adanya sinyal sonar yang tidak diketahui keberadaannya.

Maka dari itu, film ini turut menyorot keahlian indera pendengaran Chanteraide (Francois Civil).

Telinga emas Chanteraide turut berkontribusi besar dalam misi ini.

Itulah kelima rekomendasi film terbaik bertema kapal selam yang dapat Anda jadikan referensi tontonan.

Let's block ads! (Why?)


5 Rekomendasi Film tentang Kapal Selam, Menggambarkan Ketegangan di Bawah Laut - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...