Rechercher dans ce blog

Thursday, May 25, 2023

Urutan Lengkap Film Fast and Furious dan Cara Menontonnya - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Film Fast & Furious berjudul Fast X sedang tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Rabu (17/5/2023).

Fast X merupakan film kesepuluh sekaligus pembuka akhir cerita dari Fast & Furious. Film kesebelasnya yang berjudul Fast X: Part 2 dijadwalkan tayang pada 2025 sebagai film terakhir serial ini.

Berdasarkan data dari Cinepoint, sebanyak 2.902.000 warga Indonesia telah menonton film Fast X hingga Senin (22/5/2023).

Baca juga: Urutan Lengkap Film Marvel Cinematic Universe dan Cara Menontonnya

Selanjutnya bagi Anda yang ingin bernostalgia kembali menonton urutan lengkap film Fast & Furious, mungkin Anda akan bingung film apa yang harus ditonton pertama kali dan urutannya seperti apa?

Film Fast & Furious memiliki sepuluh film dengan jalan cerita yang berkaitan satu sama lain.

Untuk mengetahui cerita Fast & Furious, penonton bisa pilih menonton sesuai urutan kronologi cerita maupun tanggal perilisannya di bioskop. Berikut urutan film Fast & Furious dari awal hingga akhir cerita.

Film Fast & Furious (2009)IMDB.com Film Fast & Furious (2009)

Urutan film Fast & Furious berdasarkan waktu rilis

Dilansir dari Radio Times, waralaba Fast & Furious memiliki sejumlah film ditayangkan melalui bioskop serta film pendek dalam bentuk DVD.

Fast & Furious menampilkan beberapa film prekuel, sekuel, dan bahkan midquel atau cerita sekuel lain di tengah cerita aslinya.

Rilis di bioskop sejak 2001, berikut daftar urutan film Fast & Furious berdasarkan waktu perilisannya.

  1. The Fast and the Furious (2001)
  2. Turbo-Charged Prelude (film pendek dari DVD 2 Fast 2 Furious)
  3. 2 Fast 2 Furious (2003)
  4. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)
  5. Los Bandoleros (film pendek dari bluray Fast & Furious)
  6. Fast & Furious (2009)
  7. Fast Five (2011)
  8. Fast & Furious 6 (2013)
  9. Furious 7 (2015)
  10. The Fate of the Furious (2017)
  11. Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw (2019)
  12. F9 (2021)
  13. Fast X (2023)
  14. Fast X: Part 2 (rencana 2025)

Baca juga: Urutan Lengkap Film Marvel Cinematic Universe dan Cara Menontonnya

Urutan berdasarkan kronologi cerita

Kronologi cerita Fast & Furious sebenarnya tidak terlalu berbeda dari urutan rilis filmnya. Namun, terdapat perbedaan pada film The Fast and the Furious: Tokyo Drift.

Film yang dirilis pada 2006 ini seharusnya menceritakan kejadian di antara Fast & Furious 6 (2013) dan Furious 7 (2015).

Dikutip dari IGN, berikut urutan cerita Fast & Furious sesuai kronologi beserta sinopsis pendeknya.

1. The Fast and the Furious (2001)

The Fast and the Furious menjadi film pertama dari waralaba Fast and Furious

Film ini mengikuti cerita polisi Los Angeles Brian O'Conner (Paul Walker) yang menyamar sebagai anggota kru perampokan di bawah pimpinan Dominic Toretto (Vin Diesel).

Namun O'Conner justru terlibat dalam balap jalanan ilegal, berteman dengan Dominic Toretto, dan bahkan berkencan dengan adik Toretto, Mia Toretto.

2. Turbo-Charged Prelude

Film pendek berdurasi enam menit ini menampilkan Brian O'Conner yang berada dalam melarikan diri dari kejaran FBI dengan pergi dari LA ke Miami.

Selama perjalanan O'Conner melakukan balapan untuk mengumpulkan uang agar dapat membangun kembali mobilnya. 

3. 2 Fast 2 Furious (2003)

Film 2 Fast 2 Furious yang tayang 2003 adalah seri Fast and Furious adalah satu-satunya film yang tidak menampilkan Vin Diesel.

Brian O'Conner bersama Roman Pearce (Tyrese GIbson) dan Tej Parker (Chris “Ludacris” Bridges) menyamar untuk menangkap gembong narkoba dengan imbalan catatan kriminal mereka dihapus.

4. The Fast and the Furious: Tokyo Drift

Film The Fast and the Furious: Tokyo Drift tidak menampilkan Dominic Toretto dan Brian O’connor.

Film yang disutradarai oleh Justin Lin mengambil cerita yang tidak berkaitan dengan seri sebelumnya. Film ini menceritakan perjalanan Sean siswa SMA pindahan di Jepang.

Ini adalah sekuel ketiga dalam franchise Fast and Furious yang dibintangi Lucas Black, Sung Kang, Bow Wow, dan Brian Tee.

5. Los Bandoleros (2009)

Seri berikutnya dari Fast and Furious adalah Los Bandoleros yang tayang 2009. Los Bandoleros menceritakan kejadian antara film bioskop pertama dan kedua Fast & Furious.

Dominic Toretto (Vin Diesel) dikisahkan mengatur pembajakan kapal tanker bahan bakar di Republik Dominika.

6. The Fast & the Furious (2009)

The Fast and the Furious mengambil fokus kisah Dominic Toretto sebagai buronan kriminal yang membajak mobil truk minyak untuk kemudian dijual kembali di pasar gelap.

Dalam film ini Dominic Toretto dan Brian O'Conner bekerja sama mengalahkan gembong narkoba dan membalas kematian Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), pacar Dom.

Toretto akhirnya malah ditangkap dan akan menjalani hukuman.

7. Fast Five (2011)

Film Fast Five kembali menceritakan kisah Dom dan O'Conner. Setelah melarikan diri dari penjara, Dom bersama Mia dan Brian menuju ke Rio de Janeiro.

Di sana, mereka mencuri dan membalap mobil jalanan sambil lari dari agen pemerintah. Sementara Letty Ortiz dikabarkan masih hidup.

Serial ini juga memperkenalkan Dwayne Johnson sebagai Luke Hobbs, agen FBI yang diberi tugas untuk menangkap Dom.

8. Fast & Furious 6 (2013)

Luke Hobbs (Dwayne Johnson), polisi yang ingin menangkap Dom dan kawan-kawan, meminta bantuan kelompok Dom dkk untuk mengalahkan tentara bayaran yang dipimpin oleh Owen Shaw (Luke Evans).

Mereka setuju dengan imbalan kembali bertemu Letty Ortiz dan mendapatkan amnesti dari pemerintah.

Baca juga: Deretan Film yang Berlatar Tragedi 9/11, Serangan yang Meruntuhkan WTC

9. Furious 7 (2015)

Deckard Shaw (Jason Statham) saudara dari Owen Sham ingin balas dendam kepada kelompok Dominic Toretto.

Film ini menjadi penampilan terakhir Paul Walker sebagai Brian O'Conner. Walker meninggal selama pembuatan film.

10. The Fate of the Furious (2017)

Dom dijebak wanita misterius bernama Cipher (Charlize Theron) untuk masuk ke dunia terorisme.

Rekan-rekannya pun harus bersatu menghentikan aksi komplotan Cipher yang siap meluncurkan bom nuklir.

11. Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw (2019)

Film spin off satu-satunya dari waralaba ini menceritakan Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw yang diperankan Jason Statham yang melarikan diri dari penjara.

Mereka harus bekerja sama mengalahkan Brixton Lore (Idris Elba) yang ingin menghancurkan umat manusia dengan virus mematikan.

12. F9 (2021)

Dalam film ini Dom terlibat konflik dengan adiknya, Jakob Toretto (John Cena).

Ia harus menyelamatkan umat manusia dari Proyek Aries, perangkat yang mampu mengendalikan semua sistem senjata dunia.

Dalam film ini, terdapat adegan mobil Pontiac diterbangkan ke luar angkasa.

13. Fast X (2023)

Dalam serial ini Dom harus melindungi keluarganya dari Dante (Jason Momoa) yang ingin balas dendam setelah kematian ayahnya seorang gembong narkoba asal Brasil, Hernan Reyes di film Fast 5.

14. Fast X: Part 2 (2025)

Meski belum ada tanggal perilisan resminya, Vin Diesel mengungkapkan di CinemaCon pada April 2023 bahwa film Fast and Furious kesebelas akan dirilis pada 2025.

Menurut Radio Times, Fast X: Part 2 akan melanjutkan cerita terakhir dari Fast X.

Dalam film tersebut, Dante meledakkan bendungan yang mengubur Dom dan putranya, Brian "Little B" Marcos (Leo Abelo Perry) hidup-hidup. Ia juga masih akan balas dendam kepada Luke Hobbs yang juga terlibat dalam kematian ayahnya.

Nah, itu lah urutan film-film serial Fast and Furious apabila Anda ingin menontonnya kembali secara berurutan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Urutan Lengkap Film Fast and Furious dan Cara Menontonnya - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Film Pesantren Berawal dari Stigma 'Didikan Pesantren Jadi Teroris' | Republika Online - ameera.republika.co.id

Jumpa pers film Pesantren tayang di Bioskop Online di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Film dokumenter Pesantren mengajak penonton menyelami kehidupan penghuni satu pesantren tradisional di Cirebon, Pondok Kebon Jambu Al-Islamy. Pesantren tersebut dipimpin oleh seorang ulama perempuan dan merupakan rumah bagi 2.000 santri putra dan putri.

Sutradara film Pesantren, Shalahuddin Siregar, mengatakan awal pembuatan film sudah terpikirkan sejak tahun 2012 lalu, khususnya setelah dia menggarap film dokumenter Negeri di Bawah Kabut.

Dalam film tersebut, ada salah satu karakter, bocah berusia 12 tahun bernama Arifin. Dia ingin masuk SMP negeri tetapi orang tuanya tidak mampu untuk menyekolahkannya. Pada akhirnya Arifin dikirim ke pesantren untuk melanjutkan pendidikannya.

Namun, ada sejumlah orang yang menyayangkan keputusan tersebut. Sebab, mereka mengira didikan pesantren akan membawa Arifin menjadi teroris. “Saya terganggu dengan stigma ini sehingga setelah tahun 2012 saya berusaha mencari bagaimana caranya untuk bisa membuat film tentang pesantren,” kata Shalahuddin dalam jumpa pers di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2023).

Selain itu, lewat film ini dia juga ingin memenuhi rasa ingin tahu soal pesantren. Sebab, meskipun Muslim dan tinggal di kawasan dekat pesantren, dia tidak tahu kehidupan di dalam pesantren.

“Saya juga menyadari meski sudah beragama Islam sejak lahir, apa yang kita ketahui tentang pesantren? Jadi premisnya adalah saya mencari tahu apa yang diajarkan di dalam pesantren,” ujar dia.

Setelah selesai dan ditayangkan, film ini mendapat komentar positif. Tak heran jika film ini masuk dalam kompetisi XXI Asiatica Film Festival 2020 dan terpilih di International Documentary Film Festival Amsterdam (IDFA) 2019. IDFA adalah festival dokumenter paling bergengsi dan terbesar di dunia. Film ini juga telah tayang di Madani International Film Festival dan sempat ditayangkan di The University of British Columbia pada Maret 2022. 

Film Pesantren pertama kali dirilis pada 2019. Kini film tersebut kembali ditayangkan di platform Bioskop Online mulai 24 Mei 2023.

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

Advertisement

Adblock test (Why?)


Film Pesantren Berawal dari Stigma 'Didikan Pesantren Jadi Teroris' | Republika Online - ameera.republika.co.id
Kelanjutan Disini Klik

Nostalgia Film Layar Tancap di Kebun Seni Bandung | Republika Online - visual.republika.co.id

Petugas mengoperasikan proyektor film layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas memeriksa pita seluloid pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas memeriksa pita seluloid pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas mengoperasikan proyektor film layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas memeriksa pita seluloid pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Warga menonton layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Warga menonton layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Warga menonton layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Warga menonton layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas memeriksa pita seluloid pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Petugas mengoperasikan proyektor film layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023). Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70an dan cerita masa lalu kepada masyarakat. (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Petugas mengoperasikan proyektor film layar tancap pada acara Sinema Rakyat Vol. 1 Layar Tancap Prabu Siliwangi 1988 di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023).

Acara yang digelar oleh Nonton Film di Kebun bersama Forum Film Jawa Barat tersebut sebagai upaya untuk mengenalkan sejarah perfilman Indonesia, serta membangkitkan nostalgia era 70-an dan cerita masa lalu kepada masyarakat.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Nostalgia Film Layar Tancap di Kebun Seni Bandung | Republika Online - visual.republika.co.id
Kelanjutan Disini Klik

Wednesday, May 24, 2023

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung - GenSINDO

loading...

Fast X berakhir dengan cliffhanger atau menggantung yang membuat sebagian besar karakternya ada dalam risiko. Akhir film itu punya banyak implikasi ke depan. (Foto: Universal Pictures)

Fast X berakhir dengan cliffhanger besar. Momen terakhir film itu membangun apa yang akan terjadi di Fast and Furious 11. Di Fast X, Dominic Toretto dan krunya kembali, meski menghabiskan sebagian besar waktu terpisah.

Peringatan: Mengandung Spoiler Film Fast X!

Film kesepuluh Fast and Furious itu memperkenalkan penjahat baru, yang dibangun di Fast Five dan membawa anak Hernan Reyes, Dante, menjadi wajah tontonan itu. Akhir Fast X membawa pengkhianatan, kematian, dan situasi sulit bagi Dom dan keluarganya.

Letty dan Cipher kabur dari penjara rahasia di Antartika dengan dijemput Gisele. Pesawat yang ditumpangi Tej, Roman, Han, dan Ramsey ditembak jatuh. Dom dan Little Brian berdiri di bendungan yang hendak meledak. Aimes diduga bekerja sama dengan Dante dan Jakob mengorbankan dirinya. Apa implikasi dan penjelasan ending menggantung Fast X? Simak ulasannya berikut!

1. Rencana Dante Reyes

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung

Foto: CBR

Dante jelas ingin membalas dendam pada Dom karena menjadi bagian dari perampokan yang pada akhirnya menewaskan ayahnya di Fast Five. Tapi, dia juga ingin memastikan kalau Dom tidak lagi punya uang, kebebasan, dan keluarga. Itu bukan hanya tentang mengancam dia atau keluarganya. Dante ingin melihat Dom benar-benar menderita.

Dante memisahkan keluarga Dom, melemahkan mereka, menguras rekening mereka. Dia juga membayar tentara bayaran untuk mengejar mereka serta siapa pun yang pernah bekerja dengan kru itu dan membuat mereka masuk daftar buronan. Singkatnya, Dante ingin menunjukkan kalau dia menang dan banyak langkah di depan Dom sebelum membunuhnya.

2. Kematian Jakob Toretto

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung

Foto: IGN

Jakob mengorbankan dirinya di akhir Fast X untuk memastikan agar Dom bisa menyelematkan Little Brian dari Dante. Jakob menggunakan saluran bahan bakar kendaraannya yang terputus untuk membakar mobilnya. Dia berkendara ke sekelompok mobil anak buah Dante. Tabrakan dengan ledakan besar pun terjadi.

Jakob merasa sudah saatnya keluar dari bayangan Dom dan keputusannya itu membuat Dom bisa melindungi anaknya. Tentu saja, Jakob memegang kalung salib Dom sebelum menabrakkan mobilnya. Jadi, mungkin Fast and Furious 11 mengungkapkan kalau dia selamat dari ledakan itu entah bagaimana.

3. Misteri Keberadaan Mr. Nobody

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung

Foto: The Digital Fix

Anak Mr. Nobody, Tess, mengungkapkan kalau ayahnya itu menghilang. Fast X tetap membuat keberadaannya sebagai misteri dan tidak ada penjelasan terkait mangapa dia menghilang serta bagaimana itu terjadi. Mungkin, Dante yang merencanakan agar Mr. Nobody menghilang.

Apalagi, Aimes terungkap telah bekerja bersama Dante. Jadi, sepertinya mereka berencana untuk menyingkirkan Mr. Nobody sehingga Aimes bisa menjadi pemimpin dan beraksi. Kalau Mr. Nobody masih berkuasa, dia akan mendukung Dom dan krunya. Tapi, dengan akhir film itu yang menggantung, ada kemungkinan kalau dia akan kembali ke lanjutannya nanti.

4. Mengapa Aimes dan Agensi Mengkhianati Dom?

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung

Foto: Dexerto

Pengkhianatan Aimes itu berlapis. Aimes menurunkan Dom dan krunya setelah mereka dilabeli teroris mengusul usaha Dante mengembom Roma. Aimes percaya kalau koneksi agensi ke Dom akan membuat mereka jadi target. Dia tidak bisa membuat agensi itu berisiko diungkap.

Aimes berpura-pura bertim dengan Dom, karena menyadari kalau mereka dijebak Dante. Tapi, dia kemudian mengkhianatinya di sebuah twist yang mengindikasikan kalau tidak semua orang bisa menjadi keluarga. Aimes juga mengkhianati agensi karena kemitraannya dengan Dante, yang dimulai sekitar 10 tahun sebelum awal Fast X. Sementara belum jelas apa motivasinya, dia mungkin menginginkan uang dan kuasa.

5. Bagaimana Gisele Selamat dan Masih Hidup?

Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung

Foto: Entertainment Weekly

Di akhir Fast X, Gisele muncul di atas sebuah kapal selam. Dia datang menyelamatkan Cipher dan Letty dari penjara di Antartika. Ini adalah kejutan besar dengan mempertimbangkan dia mati di akhir Fast and Furious 6. Dia jatuh saat menyelamatkan Han.

Dengan mempertimbangkan bagaimana franchise itu menghidupkan kembali Han, kembalinya Gal Gadot sebagai Gisele di Fast X seharusnya bukanlah kejutan. Sementara Fast X tidak memberikan jawaban langsung atas kehadirannya kembali, mungkin dia diselamatkan Cipher dengan imbalan kesetiaan. Ini akan menjelaskan mengapa Gisele bertim dengan penjahat itu dan mengapa dia membantu. Kalau tidak, itu adalah sesuatu yang akan dijelaskan di Fast and Furious 11.

Adblock test (Why?)


Begini Penjelasan Ending Film Fast X yang Menggantung - GenSINDO
Kelanjutan Disini Klik

Chris Hemsworth Terlibat dalam Misi Baru di Film Extraction 2 - Seleb Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Chris Hemsworth kembali memerankan Tyler Rake dalam film Netflix Extraction 2, kelanjutan dari film laga Extraction. Akan tayang pada 16 Juni mendatang, Extraction 2 menghadirkan karakter Rake yang hampir tak selamat dari misi terdahulunya dan kini bertugas menyelamatkan sebuah keluarga bandit Georgia dari penjara tempat mereka ditawan.

Ketegangan di Trailer Extraction 2

Video trailer yang diluncurkan hari ini memperlihatkan Rake yang berhasil melalui kondisi kritis di masa lalu dan kembali mempertaruhkan nyawa dalam misi terbarunya. Situasi menegangkan tampak dari pertarungan sengit di atas kereta api yang tengah berjalan dan Rake berusaha mengamankan sebuah keluarga.

Berbagai upaya dijalankan demi lolos dari para pemburu hingga Rake tampak dalam kerusuhan di sebuah penjara. Pertarungan di atap gedung tinggi, adegan-adegan laga bertegangan tinggi, hingga perjalanan Rake mencari tujuan hidupnya.

Extraction 2 mempertemukan kembali Chris Hemsworth dengan sutradara Sam Hargrave. Film ini ditulis oleh Joe Russo yang juga bertindak sebagai salah satu produser bersama Anthony Russo dan Chris Hemsworth. Selain Golshifteh Farahani yang kembali memainkan perannya di Extraction, film terbaru ini akan menampilkan Adam Bessa, Olga Kurylenko, Daniel Bernhardt, dan Tinatin Dalakishvili. Extraction diangkat dari novel grafis Ciudad karya Ande Parks, Joe Russo, Anthony Russo, dan ilustrasi oleh Fernando León González.

Teruskan Antusiasme Penonton Lewat Extraction 2

Dalam Extraction pertama yang rilis pada 2020, senjata operasi hitam Rake untuk disewa menemukan dirinya dalam misi yang mengancam jiwa di Bangladesh, mencoba menyelamatkan putra seorang gembong narkoba India yang dipenjara. Sutradara Sam Hargrave mulai membayangkan seperti apa sekuel dari film aslinya bahkan sebelum diluncurkan di Netflix, setelah melihat betapa antusiasnya penonton di pemutaran awal.

Scroll Untuk Melanjutkan

"Reaksi awal itu sangat positif sehingga benar-benar mengubah akhir film pertama," katanya kepada Netflix. "Awalnya, Joe Russo dan saya setuju bahwa busur penebusan terasa tepat untuk karakter Tyler Rake dan membuatnya mengorbankan hidupnya di akhir film terasa seperti akhir yang pas. Tetapi ketika reaksi menunjukkan bahwa karakter ini memiliki kaki dan orang-orang mungkin menikmati babak lain, kami masuk kembali dan memfilmkan akhir yang baru."

Pilihan Editor: Bakal Hiatus, Chris Hemsworth Didiagnosis Memiliki Kecenderungan Genetik Alzheimer

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Adblock test (Why?)


Chris Hemsworth Terlibat dalam Misi Baru di Film Extraction 2 - Seleb Tempo
Kelanjutan Disini Klik

Film "Hati Suhita" angkat cerita perjodohan bernada positif di pesantren - ANTARA Jogja

Yogyakarta (ANTARA) - Film Hati Suhita yang diangkat dari novel karya Ning Khilma Anis, dan film perdananya telah ditayangkan di bioskop Yogyakarta beberapa hari lalu mengangkat cerita tentang perjodohan bernada positif di lingkungan pondok pesantren, lembaga pendidikan agama Islam.

"Yang mau saya sampaikan di sini, jujur karena saya lahir dan besar di dunia pesantren, dan sampai sekarang juga masih mengasuh ponpes, saya ingin membawakan cerita tentang perjodohan, tetapi nadanya positif," kata Ning Khilma Anis dalam konferensi pers usai pemutaran film perdana Hati Suhita di Yogyakarta, Minggu (21/5).

Menurut dia, selama ini cerita tentang perjodohan itu seringkali nadanya negatif, namun kalau cerita dalam film Hati Suhita ini bernada positif, karena dirinya merasa bahwa pondok pesantren itu berhak mempertahankan dinastinya atau kekuasaan dalam mengelola pesantren.

Dalam film tersebut, Omar Daniel yang berperan sebagai Gus Birru (anak pengasuh pesantren) dijodohkan oleh orang tuanya dengan Alina Suhita yang diperankan Nadya Arina. Diceritakan sebelumnya, bahwa Gus Birru memiliki pacar bernama Rengganis yang diperankan Anggika Bolsterli.

"Jadi, bukan karena dia tidak bisa menerima kehadiran sosok seperti Rengganis, tetapi karena memang pesantren itu harus punya penerus yang kebetulan di cerita ini penerusnya modelnya seperti Gus Birru yang tidak mau terjebak di dalam aktivitas domestik pesantren," katanya.

Ning Khilma menjelaskan, bahwa Gus Birru maunya beraktivitas sosial, akan tetapi pesantren tersebut harus tetap berlangsung, maka dia memilih Alina Suhita yang diceritakan dapat meneruskan dinasti pesantren.

"Kalau kemudian Gus Birru bisa memilih Alina itu bukan karena Rengganis mudah dilupakan, bukan. Titik beratnya adalah di dalam cerita ini sejujurnya wanita itu wanita yang berani bertapa. Jadi tetap tenang, tapi tetap terhubung dengan yang maha kuasa," katanya.

Dia juga mengatakan, Gus Birru memilih Alina itu bukan karena Rengganis pergi ke Belanda di akhir cerita film ini, namun karena doa orang tua, doa Alina sendiri, karena ketabahan dan kerelaan Rengganis.

"Maka cerita ini disebut sebut sebagai film tanpa tokoh antagonis, karena yang antagonis adalah situasinya," katanya.

Dia berharap, melalui film yang akan diluncurkan dan mulai diputar di bioskop pada 25 Mei, nantinya para santri santri tidak takut lagi bermimpi untuk ada di dunia perfilman, karena meskipun tidak mudah, namun tetap bisa dilakukan.

Sementara itu, Omar Daniel mengatakan, film Hati Suhita mengandung banyak sekali unsur edukatif, dan harapannya penonton bukan hanya terhibur, tetapi menerima pesan yang disampaikan dengan baik dengan lapang dada. Diharapkan juga, dunia perfilman Indonesia semakin berkembang.

"Semoga film ini memberikan warna baru di perfilman Indonesia, dan juga bisa diterima sama masyarakat, dan bisa men-delivery pesan-pesan yang ingin disampaikan Ning Khilma lewat film," kata Nadya Arina.

Melalui film tersebut, penulis cerita dan para pemain sepakat bahwa pondok pesantren yang selama ini terkesan kaku dan kuno, kenyataannya tidak demikian, karena saat ini pesantren sudah lebih modern, dan dilengkapi dengan teknologi dalam mendukung kegiatan belajar agama.

Adblock test (Why?)


Film "Hati Suhita" angkat cerita perjodohan bernada positif di pesantren - ANTARA Jogja
Kelanjutan Disini Klik

Film Hati Suhita, Potret Relasi Pesantren dengan Dunia Luar - Kabar Cirebon

KABARCIREBON- Film yang dibintangi Omar Daniel, Nadya Arina dan Anggika Bolsterli tayang di bioskop. Film layar lebar produksi Starvision ini adalah adaptasi dari novel best seller karya Khilma Anis berjudul "Hati Suhita" yang telah berkali-kali naik cetak saking larisnya.

Sejumlah pemeran dan produser film tersebut melakukan nonton bareng dan meet n great di XXI CSB Mall Kota Cirebon, Rabu (24/5/2023). Berkisah tentang perjuangan seorang perempuan yang gagah berani dan pantang menyerah untuk mendapatkan cinta suaminya sendiri.

Hadirnya novel dengan latar belakang pondok pesantren ini mampu menghipnotis banyak orang dan meledak di pasaran. Ceritanya memikat dan terasa sangat dekat, lantaran sang penulis, Ning Khilma memang dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan pesantren.

Baca Juga: UPTD BLK Disnaker Indramayu Ciptakan Tenaga Kompeten Siap Pakai

Hati Suhita merupakan salah satu karya sastra Khilma Anis yang menarasikan perempuan dan menggiring pembaca kepada kemegahan pesantren dengan hiruk-pikuk domestifikasi rumah tangga. Itu juga berkisah tentang bagaimana relasi pesantren dengan dunia luar yang dipotret secara apik melalui hadirnya aktivis perempuan, Ratna Rengganis.

Novel ini membicarakan kekuatan cinta, relasi laki-laki dengan perempuan dalam kehidupan pesantren modern, juga pesantren dengan transformasi pengembangannya. Pesan tersirat yang disampaikan Khilma Anis di novel Hati Suhita adalah bagaimana seharusnya konsep cinta yang dihadirkan oleh Alina Suhita yang tidak begitu saja mudah menyerah dengan keadaan.

‘Mikul dhuwur, mendhem jero’ mutlak diterima Alina Suhita tanpa penolakan. Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini bisa diartikan mengangkat tinggi dan mengubur dalam. Memiliki makna bahwa sebagai anak, kita diwajibkan mengangkat tinggi derajat orang tua, serta menutup rapat-rapat aib keluarga, dalam hal ini termasuk menutup aib suami.

Baca Juga: Luthfi: PKB Baik-Baik Saja, Tidak Ada Jual Beli Nomor Urut Bacaleg

Adblock test (Why?)


Film Hati Suhita, Potret Relasi Pesantren dengan Dunia Luar - Kabar Cirebon
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...