Rechercher dans ce blog

Friday, October 27, 2023

Film Berdasarkan Kisah Nyata yang Justru Jauh dari Fakta | Republika Online - Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cukup banyak film Hollywood yang terinspirasi dari kisah-kisah nyata, meski pun beberapa di antaranya dinilai tidak akurat. Kalimat "berdasarkan kisah nyata" dijadikan sebagai daya tarik, namun itu tidak menjamin pembuat film akan benar-benar mengangkat kisah sesuai fakta. 

Tidak semua film biografi dan sejarah menceritakan kisah yang memiliki dasar kuat sesuai kehidupan nyatanya. Film berdasarkan kisah nyata berpotensi menjadi jendela ke masa lalu.

Beberapa film berdasarkan peristiwa nyata seperti The Irishman, Belfast, dan Elvis, semuanya mendapat pujian tinggi karena cukup dekat dengan kisah kehidupan nyata dari orang-orang yang digambarkan dalam film tersebut. Mereka juga dianggap sebagai gambaran akurat dari periode waktu di mana cerita mereka terjadi.

Dilansir laman Screenrant pada Selasa (24/10/2023), berikut ini lima film yang justru jauh dari kisah nyata, sehingga tidak ada kemiripan dengan peristiwa dan orang-orang yang menginspirasi mereka:

1. Titanic (1943)

 

Film Nazi tahun 1943 ini, salah satu film yang menceritakan tenggelamnya Titanic yang paling tidak akurat. Film ini dibuat atas perintah Menteri Propaganda Nazi Joseph Goebbels, tidak hanya untuk menunjukkan keunggulan Jerman dalam pembuatan film, tetapi juga untuk menggambarkan kebangsaan Jerman sebagai superior di atas segalanya.

Film ini adalah salah satu dari banyak film yang digunakan sebagai propaganda Nazi selama Perang Dunia II dan menurut Open Source, merupakan salah satu film Jerman termahal pada saat itu. Film ini menceritakan seorang perwira kapal fiksi Jerman yang melawan kecerobohan awak kapal ketika Titanic menabrak gunung es.

Sepanjang film, penumpang kelas tiga Jerman digambarkan sebagai pahlawan pemberani, sedangkan penumpang kelas satu berperan sebagai pengecut yang egois. Film ini hanya tayang sebentar di bioskop sebelum ditarik oleh Goebbels, tetapi mungkin dianggap sebagai salah satu film "kisah nyata" yang paling tidak akurat dalam sejarah sinematik.

2. Pearl Harbor (2001)

 

Serangan terhadap Pearl Harbor adalah salah satu peristiwa paling dahsyat yang terjadi selama Perang Dunia II. Serangan militer Jepang yang mengejutkan, mengakibatkan kematian lebih dari 2000 tentara Amerika dan merupakan salah satu serangan paling mematikan di negara bagian Hawaii.

Film Pearl Harbor disutradarai oleh Michael Bay, menceritakan dua pilot fiksi yang persahabatannya dipengaruhi oleh peristiwa serangan udara yang terkenal itu. Pearl Harbor menerima pujian atas penggambaran peristiwa tersebut tetapi menerima ulasan negatif karena kisah cinta klise, penampilan akting yang buruk, dan karena mengubah peristiwa nyata untuk tujuan dramatis.

Orang-orang yang selamat dari serangan itu menyebut film tersebut "murni Hollywood" dan bahkan menginspirasi sebuah film dokumenter oleh National Geographic, yang menganalisis ketidakakuratan film tersebut. Dinominasikan untuk 6 Razzie Awards, Pearl Harbor terbukti menjadi penghinaan sejarah bagi mereka yang terlibat dalam serangan tersebut.

3. World Trade Center (2006)

 

Disutradarai oleh Oliver Stone, film World Trade Center dimaksudkan untuk melihat apa yang terjadi pada peristiwa 9/11, diceritakan dari sudut pandang orang-orang yang mengalami tragedi tersebut. Dibintangi oleh Nicolas Cage dan Michael Peña, World Trade Center mengisahkan dua petugas polisi Otoritas Pelabuhan saat mereka terjebak dalam serangan terhadap Menara Kembar, dan perjuangan mereka untuk menyelamatkan warga sipil.

Selama produksi, Stone bekerja dengan para petugas dan penyintas 9/11 untuk mempelajari cobaan berat yang mereka alami dan menghormati cerita mereka, namun upaya tersebut tidak mampu menghasilkan gambaran utuh. Setelah dirilis, film tersebut mendapat kritik dari beberapa keluarga korban, yang percaya bahwa film tersebut tidak secara jujur ​​menggambarkan tragedi sebenarnya saat ini. 

Dengan berfokus pada beberapa orang saja, World Trade Center tidak mampu menampilkan keseluruhan tragedi tersebut. World Trade Center menerima ulasan yang moderat dan meraih kesuksesan di box office, namun para kritikus merasa bahwa film itu seharusnya bisa dibuat lebih baik untuk menggambarkan secara akurat apa yang terjadi pada hari itu.

 

Penghargaan Aktor terburuk...lanjutkan membaca>> 

Adblock test (Why?)


Film Berdasarkan Kisah Nyata yang Justru Jauh dari Fakta | Republika Online - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Thursday, October 26, 2023

Film Berdasarkan Kisah Nyata yang Justru Jauh dari Fakta | Republika Online - Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cukup banyak film Hollywood yang terinspirasi dari kisah-kisah nyata, meski pun beberapa di antaranya dinilai tidak akurat. Kalimat "berdasarkan kisah nyata" dijadikan sebagai daya tarik, namun itu tidak menjamin pembuat film akan benar-benar mengangkat kisah sesuai fakta. 

Tidak semua film biografi dan sejarah menceritakan kisah yang memiliki dasar kuat sesuai kehidupan nyatanya. Film berdasarkan kisah nyata berpotensi menjadi jendela ke masa lalu.

Beberapa film berdasarkan peristiwa nyata seperti The Irishman, Belfast, dan Elvis, semuanya mendapat pujian tinggi karena cukup dekat dengan kisah kehidupan nyata dari orang-orang yang digambarkan dalam film tersebut. Mereka juga dianggap sebagai gambaran akurat dari periode waktu di mana cerita mereka terjadi.

Dilansir laman Screenrant pada Selasa (24/10/2023), berikut ini lima film yang justru jauh dari kisah nyata, sehingga tidak ada kemiripan dengan peristiwa dan orang-orang yang menginspirasi mereka:

1. Titanic (1943)

 

Film Nazi tahun 1943 ini, salah satu film yang menceritakan tenggelamnya Titanic yang paling tidak akurat. Film ini dibuat atas perintah Menteri Propaganda Nazi Joseph Goebbels, tidak hanya untuk menunjukkan keunggulan Jerman dalam pembuatan film, tetapi juga untuk menggambarkan kebangsaan Jerman sebagai superior di atas segalanya.

Film ini adalah salah satu dari banyak film yang digunakan sebagai propaganda Nazi selama Perang Dunia II dan menurut Open Source, merupakan salah satu film Jerman termahal pada saat itu. Film ini menceritakan seorang perwira kapal fiksi Jerman yang melawan kecerobohan awak kapal ketika Titanic menabrak gunung es.

Sepanjang film, penumpang kelas tiga Jerman digambarkan sebagai pahlawan pemberani, sedangkan penumpang kelas satu berperan sebagai pengecut yang egois. Film ini hanya tayang sebentar di bioskop sebelum ditarik oleh Goebbels, tetapi mungkin dianggap sebagai salah satu film "kisah nyata" yang paling tidak akurat dalam sejarah sinematik.

2. Pearl Harbor (2001)

 

Serangan terhadap Pearl Harbor adalah salah satu peristiwa paling dahsyat yang terjadi selama Perang Dunia II. Serangan militer Jepang yang mengejutkan, mengakibatkan kematian lebih dari 2000 tentara Amerika dan merupakan salah satu serangan paling mematikan di negara bagian Hawaii.

Film Pearl Harbor disutradarai oleh Michael Bay, menceritakan dua pilot fiksi yang persahabatannya dipengaruhi oleh peristiwa serangan udara yang terkenal itu. Pearl Harbor menerima pujian atas penggambaran peristiwa tersebut tetapi menerima ulasan negatif karena kisah cinta klise, penampilan akting yang buruk, dan karena mengubah peristiwa nyata untuk tujuan dramatis.

Orang-orang yang selamat dari serangan itu menyebut film tersebut "murni Hollywood" dan bahkan menginspirasi sebuah film dokumenter oleh National Geographic, yang menganalisis ketidakakuratan film tersebut. Dinominasikan untuk 6 Razzie Awards, Pearl Harbor terbukti menjadi penghinaan sejarah bagi mereka yang terlibat dalam serangan tersebut.

3. World Trade Center (2006)

 

Disutradarai oleh Oliver Stone, film World Trade Center dimaksudkan untuk melihat apa yang terjadi pada peristiwa 9/11, diceritakan dari sudut pandang orang-orang yang mengalami tragedi tersebut. Dibintangi oleh Nicolas Cage dan Michael Peña, World Trade Center mengisahkan dua petugas polisi Otoritas Pelabuhan saat mereka terjebak dalam serangan terhadap Menara Kembar, dan perjuangan mereka untuk menyelamatkan warga sipil.

Selama produksi, Stone bekerja dengan para petugas dan penyintas 9/11 untuk mempelajari cobaan berat yang mereka alami dan menghormati cerita mereka, namun upaya tersebut tidak mampu menghasilkan gambaran utuh. Setelah dirilis, film tersebut mendapat kritik dari beberapa keluarga korban, yang percaya bahwa film tersebut tidak secara jujur ​​menggambarkan tragedi sebenarnya saat ini. 

Dengan berfokus pada beberapa orang saja, World Trade Center tidak mampu menampilkan keseluruhan tragedi tersebut. World Trade Center menerima ulasan yang moderat dan meraih kesuksesan di box office, namun para kritikus merasa bahwa film itu seharusnya bisa dibuat lebih baik untuk menggambarkan secara akurat apa yang terjadi pada hari itu.

 

Penghargaan Aktor terburuk...lanjutkan membaca>> 

Adblock test (Why?)


Film Berdasarkan Kisah Nyata yang Justru Jauh dari Fakta | Republika Online - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

5 Film Horror Indonesia dengan Konsep Budaya Jawa - detikJatim

Surabaya -

Film horor merupakan genre film paling populer dan laris di Indonesia. Dikarenakan genre film ini memberikan imaji mengenai dunia yang tidak dapat dilihat oleh kebanyakan orang, sehingga banyak orang yang penasaran dan tertarik untuk menontonnya.

Dalam beberapa judul film horror Indonesia, unsur budaya lokal sering kali dihadirkan karena dianggap paling dekat dengan masyarakat. Salah satunya, sistem kepercayaan kejawen yang masih dianut oleh sebagian besar masyarakat Jawa berkaitan dengan hal-hal mistik menjadi materi yang menarik untuk digali dan ditampilkan dalam film horror.

Buat detikers yang penasaran, berikut film horor Indonesia yang menggunakan konsep budaya Jawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Film Horror Indonesia Dengan Konsep Budaya Jawa

1. KKN di Desa Penari

KKN di Desa Penari menceritakan mengenai sekelompok mahasiswa yang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil. Satu persatu dari mereka mulai menghadapi teror menyeramkan dari seorang hantu penari di desa tersebut yang mengancam keselamatan mereka.

Di film ini, kamu akan menemukan dialog yang digunakan antar tokoh menggunakan bahasa Jawa, dan pembahasan mengenai hal-hal mistik di tanah Jawa. KKN di Desa Penari disutaradarai oleh Awi Suryadi telah tayang pada 24 Februari 2022. Selama jadwal penayangannya, film ini sukses meraih hingga 10 juta lebih penonton.

2. Keramat 2: Caruban Larang

Keramat 2: Caruban Larang mengisahkan tiga mahasiswi seni tari yang berniat melakukan penelitian tugas akhir terkait Tari Topeng Cirebon. Mereka pun mengadakan ritual untuk memanggil arwah si pencipta tari topeng tersebut. Namun, mereka justru dihantui oleh arwah sang penari yang ingin mencelakakan mereka.

Film ini menjadi salah satu film horror yang mengangkat kisah mistis di tanah Jawa, khususnya di wilayah Cirebon. Keramat 2: Caruban Larang disutradarai oleh Monty Tiwa telah tayang pada 24 November 2023.

3. Sewu Dino

Sewu Dino menceritakan tentang sekelompok wanita yang ditugaskan untuk memandikan seorang anak perempuan yang tidak sadarkan diri akibat imbas dari kutukan Sewu Dino. Mereka pun tidak dapat lari, dan harus menyelesaikan ritual tersebut hingga hari ke-1000 sebelum kematian menjemput mereka.

Film ini menggunakan dialog bahasa Jawa yang cukup kental, dan membahas seputar ritual yang berasal dari sistem kepercayaan masyarakat Jawa. Sewu Dino disutradarai oleh Kimo Stamboel telah tayang pada 19 April 2023.

4. Mangkujiwo

Mangkujiwo mengisahkan tentang kisah balas dendam yang melibatkan ritual ilmu hitam di dalamnya, dan asal-usul munculnya hantu Kuntilanak, serta sekta atau aliran Mangkujiwo.

Film ini mengungkap seputar ritual ilmu hitam yang berkaitan dengan kebudayaan masyarakat Jawa. Mangkujiwo disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis telah tayang pada 30 Januari 2020.

5. Di Ambang Kematian

Di Ambang Kematian menceritakan tentang sebuah keluarga yang harus menumbalkan satu persatu anggotanya setiap 10 tahun sekali karena terjerat kutukan praktik ilmu hitam yang dilakukan oleh sang Ayah.

Film ini mengungkap legenda urban masyarakat Jawa, yakni ritual pesugihan menggunakan media kambing kendhit. Di Ambang Kematian disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis telah tayang pada 29 September 2023.

Itulah deretan film horror yang mengangkat konsep kebudayaan masyarakat Jawa yang pastinya dapat membuat bulu kudukmu bergidik ngeri. Selamat menonton!

Simak Video "Alasan Joshua Suherman Ketagihan Main Film Horor"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)

Adblock test (Why?)


5 Film Horror Indonesia dengan Konsep Budaya Jawa - detikJatim
Kelanjutan Disini Klik

Film “Budi Pekerti” buka Jakarta Film Week 2023 - ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Film “Budi Pekerti” (Indonesian Premiere) karya Wregas Bahnuteja menjadi pembuka gelaran tahun ketiga Jakarta Film Week 2023 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta.

Kepala Disparekraf Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan pada tahun ketiga, Jakarta Film Week semakin mantap dan kuat dengan hadirnya kolaborasi-kolaborasi baru dan berkelanjutan.

“Festival ini bukan hanya menjadi tempat penyatuan seni perfilman, namun juga sebagai epicentrum bagi kreativitas dan tempat bagi talenta muda yang berbakat. Pintu terbuka lebar bagi sineas dari seluruh Indonesia dan dari seluruh dunia untuk berkumpul dan berkolaborasi,” kata Andhika saat sesi pembukaan festival di CGV Grand Indonesia Jakarta, Rabu (25/10).

Andhika menjelaskan bahwa Disparekraf DKI Jakarta memberikan dukungan penuh sekaligus fasilitas yang dibutuhkan untuk mengembangkan industri film baik dari sudut pandang hiburan, penonton, maupun sektor industri.

Baca juga: Film "Budi Pekerti" dapat respons positif audiens di festival Toronto

Baca juga: Road to Jakarta Film Week pererat ikatan budaya ASEAN

“Semoga festival ini memberikan pengalaman yang luar biasa dan bisa memperkaya dunia perfilman Indonesia,” tambah dia.

Jakarta Film Week 2023 yang digelar pada 25 hingga 29 Oktober 2023 di empat lokasi yaitu CGV Grand Indonesia, Kineforum Taman Ismail Marzuki (TIM), Galeri Kaya Indonesia, dan Hotel Ashley Wahid Hasyim Jakarta juga bisa dinikmati lewat layanan Vidio.

Gelaran ini hadir lebih semarak untuk menjelajahi era baru bersama penonton melalui film-film pilihan dari berbagai belahan dunia, serta kegiatan bersama dari berbagai pelaku industri dan komunitas film, baik lokal maupun internasional. Tahun ini, Jakarta Film Week menerima total 750 film submission dari 57 negara dan total film yang ditayangkan berjumlah 103 film yang berasal dari 44 negara. Semangat Jakarta Film Week 2023 ini sejalan dengan tema yang diusung yaitu "Evolve".

Sesi malam pembukaan Jakarta Film Week 2023 di CGV Grand Indonesia Jakarta, Rabu (25/10). (ANTARA/HO/JFW)

“Jakarta Film Week 2023 hadir dengan semangat ‘Evolve’ sebagai refleksi sinema yang terus berkembang. Tidak hanya dengan menghadirkan sederet film-film internasional terbaik, Jakarta Film Week terus berkembang melalui berbagai program yang berfokus pada tumbuh-kembang bakat-bakat baru perfilman melalui Jakarta Film Fund dan Producers Lab,” buka Festival Director Jakarta Film Week Rina Damayanti.

Penyelenggaraan program-program lain, Rina melanjutkan, melibatkan banyak kolaborasi dengan pemangku kepentingan industri film, baik dari Indonesia maupun internasional di antaranya ASEAN, The Journey of Christine Hakim, dan Platform Busan.

“Atas nama seluruh tim Jakarta Film Week mengapresiasi atas dukungan yang diberikan dan mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan semangat ‘EVOLVE’ bersama Jakarta Film Week 2023,” imbuh Rina.

Jakarta Film Week 2023 menghadirkan program-program dari pemutaran film dan fringe events. Sejumlah program yang termasuk ke dalam fringe events antara lain Masterclass, Talks, Community, Jakarta Film Fund dan Road to Jakarta Film Week. Sedangkan program baru yang hadir pada tahun ini adalah JFW Net yang terdiri atas beberapa bagian antara lain Producers Lab, Producers Network dan Festival Meeting.

Selain itu, semua penghargaan yang ada pada tahun lalu kembali hadir di Jakarta Film Week 2023. Penghargaan tersebut yaitu film panjang internasional terbaik (Global Feature Award), film panjang Indonesia terbaik (Direction Award), film pendek internasional terbaik (Global Short Award), film pendek animasi terbaik (Global Animasi Award), film seri Indonesia terbaik (Series of The Year Award), dan ide cerita pembuatan film pendek terbaik (Jakarta Film Fund Award).

Selain “Budi Pekerti” yang menjadi film pembuka di Jakarta Film Week, akan hadir film-film bergengsi internasional lainnya seperti "Past Lives", "Tiger Stripes", "Sana", "Totem", "Sweet Dreams", dan "Hanging Gardens". Selain itu film Indonesia yang world premiere pada tahun ini adalah "Tuhan Izinkan Aku Berdosa" karya Hanung Bramantyo. Tak ketinggalan film Indonesia yang meramaikan Jakarta Film Week kali ini adalah "Women from Rote Island", "One Big Sumba Family", "Pasir Berbisik", dan "Tjoet Nja Dhien".

Baca juga: Tiket pemutaran film JFW 2023 kini bisa dibeli langsung di lokasi

Baca juga: Jakarta Film Week gelar kelas akting bersama Christine Hakim

Baca juga: Sutradara "Budi Pekerti" ungkap tawaran dari Brazil dan Mesir

Pewarta: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Adblock test (Why?)


Film “Budi Pekerti” buka Jakarta Film Week 2023 - ANTARA
Kelanjutan Disini Klik

Wednesday, October 25, 2023

4 Sinopsis Film Horor Indonesia yang Tayang November 2023 di Bioskop - Parapuan.co

Parapuan.co - Ada banyak sinopsis film horor yang bakal tayang November 2023 di bioskop.

Jika di bulan Oktober lalu ada film Di Ambang Kematian dan Pamali: Dusun Pocong, kali ini ada sederet film yang tak boleh kamu lewatkan.

Kira-kira apa saja film horor tayang November 2023 di bioskop?

Kawan Puan yang penasaran, yuk simak ulasannya di artikel berikut!

1. Kultus Iblis

Sinopsis film Kultus Iblis dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 2 November 2023.

Mengutip dari Tribun Sumsel, secara garis besar, film Kultus Iblis menceritakan tentang dua saudara kembar Naya dan Raka.

Alur cerita menampilkan Naya dan Raka berusaha membongkar penyebab kematian ayahnya yang janggal. Saudara kembar ini kemudian pergi ke desa tempat ayah mereka berasal.

Baca Juga: Mengusung Genre Horor Religi, Film Wakaf Segera Tayang di Bioskop

Adblock test (Why?)


4 Sinopsis Film Horor Indonesia yang Tayang November 2023 di Bioskop - Parapuan.co
Kelanjutan Disini Klik

4 Sinopsis Film Horor Indonesia yang Tayang November 2023 di Bioskop - Parapuan.co

Parapuan.co - Ada banyak sinopsis film horor yang bakal tayang November 2023 di bioskop.

Jika di bulan Oktober lalu ada film Di Ambang Kematian dan Pamali: Dusun Pocong, kali ini ada sederet film yang tak boleh kamu lewatkan.

Kira-kira apa saja film horor tayang November 2023 di bioskop?

Kawan Puan yang penasaran, yuk simak ulasannya di artikel berikut!

1. Kultus Iblis

Sinopsis film Kultus Iblis dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 2 November 2023.

Mengutip dari Tribun Sumsel, secara garis besar, film Kultus Iblis menceritakan tentang dua saudara kembar Naya dan Raka.

Alur cerita menampilkan Naya dan Raka berusaha membongkar penyebab kematian ayahnya yang janggal. Saudara kembar ini kemudian pergi ke desa tempat ayah mereka berasal.

Baca Juga: Mengusung Genre Horor Religi, Film Wakaf Segera Tayang di Bioskop

Adblock test (Why?)


4 Sinopsis Film Horor Indonesia yang Tayang November 2023 di Bioskop - Parapuan.co
Kelanjutan Disini Klik

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan! - IDN Times Jogja

Merasa kaget saat nonton film horor? Atau kamu sering merasa deg-degan dengan tayangan yang menyeramkan? Jika kamu memang menyukai atau ketagihan nonton film bergenre horor tapi gak mau merasakan kaget yang berlebihan, coba deh nonton 5 film di bawah ini, horor minim jumpscare.  

1. Under The Shadow (2016)

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan!Under The Shadow (dok. Vertical/Under The Shadow)

Under The Shadow merupakan film horor mancanegara yang disutradarai oleh Babak Anvari. Film yang dirilis tahun 2016 ini menampilkan Narges Rashidi, Avin Manshadi, Bobby Naderi, Ray Haratian, dan Arash Marandi.

Mengambil peristiwa perang Irak dan Iran, Under The Shadow mengisahkan seorang ibu dan anak yang diteror suatu jin di apartemennya. Jin itu dipercaya muncul setelah ada rudal yang menghancurkan salah satu sisi apartemen.

2. Lake Mungo (2006)

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan!Lake Mungo (dok. horrorfest/Lake Mungo)

Lake Mungo merupakan film horor psikologi Australia yang disutradarai oleh Joel Anderson. Film dengan gaya cerita mockumentary ini dibintangi oleh Talia Zucker dan Martin Sharpe.

Mengisahkan satu keluarga yang mengalami kejadian mistis setelah anak perempuan dari keluarga mereka tenggelam di danau. Terkesan simpel, tapi teror dan penampakannya bikin susah tidur.

Baca Juga: 5 Film Indonesia Tentang Ritual Pesugihan Jadi Tumbal Keluarga

3. The Wailing (2016)

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan!The Wailing (dok. Well Go USA Entertainment/The Wailing)

The Wailing merupakan merupakan film horor Korea Selatan yang disutradarai oleh Na Hong-jin. Film yang dirilis pada tahun 2016 ini dibintangi oleh Kwak Do-won, Hwang Jung-min, Chun Woo-hee.

Mengisahkan penyakit misterius yang dipercaya gara-gara roh jahat terjadi di sebuah desa. Siapapun yang terjangkit bisa hilang akal dan akan membunuh keluarganya. 

4. The Orphanage (2007)

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan!The Orphanage (dok. Rotten Tomatoes Classic Trailers/The Orphanage)

The Orphanage merupakan film horor Spanyol yang disutradarai J. A. Bayona. Film horor minim jumpscare ini dibintangi oleh Belén Rueda, Fernando Cayo, dan Roger Príncep.  Film ini menceritakan tentang hilangnya seorang anak di panti asuhan. 

5. The Babadook (2014)

5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan!The Babadook (dok. Rotten Tomatoes Trailers/The Babadook)

The Babadook merupakan film horor Australia yang didasarkan pada film pendek Monster, yang juga ditulis dan disutradarai oleh Kent pada 2005. Film ini dibintangi oleh Essie Davis dan Daniel Henshall.

Berawal dari seorang ibu yang sering membacakan dongeng kepada anaknya. Suatu ketika ibunya membacakan buku dongeng Mister Babadook, yang membuat mereka mengalami teror supranatural dari makhluk gaib. 

Buat kalian yang lagi cari film horor gak bikin kaget, coba aja dengan film-film horor yang minim jumpscare tapi tetap dengan khasnya yang menyeramkan. 

Baca Juga: 10 Film dan Series Horor Putri Ayudya, Terbaru ada Perjamuan Iblis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Adblock test (Why?)


5 Rekomendasi Film Horor Minim Jumpscare, Tetap Menyeramkan! - IDN Times Jogja
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...