Rechercher dans ce blog

Saturday, December 3, 2022

Netflix Garap Dokumenter Soal Film Pendek Pertama Bong Joon-ho - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Kisah kehidupan sutradara Bong Joon-ho akan dibuat menjadi film dokumenter yang diproduksi oleh Netflix. Untuk sementara film dokumenter ini berjudul Yellow Door: Looking for Director Bong's Unreleased Short Film.

Sesuai dengan judulnya, berdasarkan laporan Deadline pada Kamis (1/2), dokumenter ini akan menggali kisah di balik pembuatan film pendek pertama yang disutradarai Joon-ho, berjudul Looking for Paradise.

Film pendek itu dibuat oleh Joon-ho pada 1992 silam ketika ia masih menjadi seorang mahasiswa. Ia membuat film tersebut dengan format stop-motion dan berdurasi 22 menit.

Looking for Paradise disebut hanya ditonton oleh 10 orang yang merupakan anggota dari klub film Yellow Door. Film pendek pertama sutradara Korea Selatan tersebut tidak pernah lagi ditayangkan sejak saat itu.

Dokumenter Yellow Door: Looking for Director Bong's Unreleased Short Film akan disutradarai oleh Lee Hyuk-rae. Ia merupakan sutradara pendatang baru yang mengarahkan film Sewing Sisters (2022).

Untuk film dokumenter Joon-ho, Hyuk-rae akan menyelam ke dalam karier sang sutradara dan era ketika para penggemar film Korea Selatan mulai bermunculan.

Selain itu, Hyuk-rae juga akan mewawancarai beberapa anggota Yellow Door terkait pandangan mereka soal Bong Joon-ho.

"[Joon-ho] yang secara obsesif merawat aset paling berharga Yellow Door, perpustakaan videonya," kata Hyuk-rae.

Film ini rencananya akan tayang eksklusif di Netflix pada 2023.

Bong Joon-ho tercatat sedang memiliki beberapa proyek film di masa depan. Ia bakal bekerja sama dengan aktor Robert Pattison untuk film terbaru Warner Bros. yang diadaptasi dari novel karya Edward Ashton yang berjudul MIckey7.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, Joon-ho akan menulis naskah sekaligus menyutradarai film yang belum memiliki judul resmi itu.

Sedangkan Pattinson dikabarkan akan membintangi film terbaru Joon-ho tersebut.

Selain itu, Bong Joon-ho juga akan membuat animasi tentang manusia dan makluk dalam laut. Studio yang menangani film tersebut mengungkapkan proyek itu telah dimulai sejak 2018 dan Joon-ho telah menyelesaikan penulisan skenario pada Januari 2021.

[Gambas:Video CNN]

Sutradara Bong Joon-ho selama ini dikenal karena kerap memasukkan permasalahan sosial dalam karya-karyanya.

Ia sudah menjadi salah satu ikon perfilman Korea sejak merilis Memories of Murder pada 2003 yang terinspirasi dari kisah nyata, pembunuhan berantai yang sempat menggegerkan penduduk Kota Hwaseong, Korea dalam rentang 1980an.

Namanya semakin dikenal setelah merilis The Host pada 2006 dan menjadi film pertama Korea Selatan yang berhasil meraup US$10 juta.

Film sci-fi bertajuk Snowpiercer memantapkan terobosan internasional Bong Joon-ho, dan diikuti film Okja pada 2017.

Langkahnya di dunia perfilman semakin mantap dengan membawa pulang piala Film Terbaik (Best Picture), Best Director (Sutradara Terbaik), Naskah Orisinal Terbaik (Best Original Screenplay), dan Film Internasional Terbaik (Best International Feature) dalam Oscar 2020 lewat film Parasite.

Gif banner Allo Bank
(pra/pra)

Adblock test (Why?)


Netflix Garap Dokumenter Soal Film Pendek Pertama Bong Joon-ho - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film "Autobiography" raih Golden Hanoman di JAFF17 - ANTARA

Yogyakarta (ANTARA) - "Autobiography" karya sutradara muda dan penulis skenario Indonesia Makbul Mubarak dinobatkan sebagai film terbaik penerima Golden Hanoman pada festival film internasional terbesar di Indonesia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-17 (JAFF17).

"Film ini menunjukkan visi khas sang sutradara, yang berani mengonfrontasi subjek yang khas Indonesia dan universal secara psikologis dengan kesimpulan yang memuaskan," kata Juri Main Competition JAFF17 Silvia Wong saat pengumuman pemenang JAFF17 di Yogyakarta, Sabtu.

Golden Hanoman adalah penghargaan yang diberikan oleh dewan juri JAFF untuk Film Asia terbaik pertama melalui penjurian dalam program Main Competition.

"Sulit dipercaya bahwa Autobiography adalah film fitur debut sang sutradara," ujar Silvia yang juga koresponden senior Asia untuk media perfilman Inggris ini.

Juri Main Competition JAFF lainnya Timo Tjahjanto menuturkan "Autobiography" penting dan layak untuk hadir mewarnai dunia perfilman Indonesia karena bercerita banyak tentang sejarah di Tanah Air.

"Menceritakan banyak tentang sejarah kita yang masih sangat abu-abu. Melalui Autobiography saya melihat ternyata yang diperlukan oleh gerakan film kita adalah generasi-generasi baru yang mampu menceritakan cerita seperti itu," ujar Timo.

"Autobiography" adalah sebuah film drama suspense thriller yang berkisah tentang Rakib (diperankan Kevin Ardilova) yang bekerja menjaga rumah kosong milik seorang pensiunan bernama Purna (diperankan Arswendy Bening Swara).

Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi bupati di daerah itu. Rumah yang Rakib jaga kini tidak lagi kosong. Setiap hari, ia menemani Purna dalam banyak kegiatannya: berkampanye, memasang spanduk, dan lain sebagainya. Dalam sosok Purna, Rakib melihat sosok seorang ayah yang didambakannya. Hingga pada suatu hari, sebuah kejadian tak terduga mengubah semua itu.

Setelah Autobiography, Film "Leonor will Never Die" karya Sutradara Filipina Martika Escobar ditetapkan sebagai peraih Silver Hanoman di JAFF17.

Berikutnya, Film "24" karya sutradara Singapura Royston Tan ditetapkan sebagai Jury Special Mention.

Film karya Riho Kudo (Jepang) yang berjudul Let Me Hear It Barefoot memenangkan NETPAC award.

Blencong Award dimenangkan oleh "Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan" karya sutradara Indonesia Eden Junjung, dan Blencong Award-Jury Special Mention dimenangkan "Falling Day" karya Kyung Seo Park (Korea Selatan).

Sementara itu untuk Indonesian Screen Awards terdiri dari empat penghargaan, yakni Best Film diduduki Film "Eksil" (Sutradara: Lola Amaria), Best Directing diraih Adriyanto Dewo (Film: Galang), Best Storytelling: Tumpal Tampubolon (Film: Galang).

Berikutnya, Best Performance: Orsila Murib (Film: Orpa) & Rafli Anwar Mursadad (Film: Alang-Alang), Best Editing: Yuda Kurniawan (Film: Roda-Roda Nada), dan Best Cinematography : Yudi Datau (Film: Alang-Alang).

Selanjutnya, Geber Award dimenangkan "Leonor will Never Die" karya sutradara Filipina Martika Escobar Ramirez.

Adapun Student Award diraih Eden Junjung (Indonesia) dengan karyanya berjudul "Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan".

Festival Director JAFF17 Ifa Isfansyah mengatakan selama delapan hari, tercatat lebih dari 16.000 penonton turut merayakan perkembangan sinema Asia Pasifik itu.

"Ini benar-benar seperti perayaan ulang tahun ke-17 yang tak akan terlupakan. Antusiasme JAFF tahun ini dirasakan oleh semuanya. Selama 17 tahun terlibat menyelenggarakan JAFF, tahun ini paling meriah. Semua berfestival dengan gembira. Ini energi yang besar untuk perfilman kita," kata Ifa Isfansyah.

JAFF17 dilaksanakan secara luring dan daring selama delapan hari berturut-turut terhitung sejak 26 November hingga 3 Desember 2022 dengan Empire XXI yang menjadi lokasi utama selain LPP Yogyakarta dan KLIKFILM untuk menikmati JAFF17 secara daring.

Baca juga: JAFF17 jadi ajang titik temu para pembuat, pemain, dan penonton film
Baca juga: JAFF 2022 resmi dibuka dengan pemutaran "Piknik Pesona"

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Adblock test (Why?)


Film "Autobiography" raih Golden Hanoman di JAFF17 - ANTARA
Kelanjutan Disini Klik

Friday, December 2, 2022

Jadwal Film Bioskop di Bandung, Sabtu 3 Desember 2022 - detikJabar

Bandung -

Layar lebar Indonesia pekan ini menampilkan ketegangan salah satu film horor terbaiknya, yakni Keramat 2: Caruban Larang. Cerita bermula saat sekumpulan anak muda dari Jakarta yang memulai perjalanan menuju Cirebon.

Arla, Jojo, Maura melakukan riset tugas akhir dibantu oleh Umay yang sedang membuat dokumenter. Sementara Ajil dan Keanu adalah YouTuber mistis yang sedang membuat konten untuk mempertahankan eksistensi. Kisah teror mistis tak terkendali mulai terasa setelah mereka bertemu dengan Lutesha, seorang indigo yang mempunyai agenda rahasia.

Film horor garapan Monty Tiwa ini sudah dinanti-nantikan oleh banyak pecinta film tanah air. Film yang dibintangi Umay Shahab, Keanu, dan Arla Ailani, sudah tayang di Bioskop kesayanganmu. Berikut jadwal tayang film di lima bioskop Bandung, untuk detikers yang ingin menjajal keseruan di hari Sabtu (3/12/2022).


1. Trans Studio Mall XXI
Terletak di Lantai 3 Trans Studio Mall Jl.Jend. Gatot Subroto Bandung. Nomor telepon di (022) 86012557. Harga tiket Senin-Kamis Rp 40.000, Jumat Rp 50.000, Sabtu/Minggu/Libur Rp 60.000. Jadwal tayang:

Qorin
12:00
13:20
14:20
15:40
16:40
18:00
19:00
20:20
21:20

Midnight in the Switchgrass
14:00
16:10
18:20
20:30

Black Panther: Wakanda Forever
12:15
15:25
18:35
21:45

Sri Asih
15:50
20:40

Violent Night
13:45
16:10
18:35
21:00

Keramat 2: Caruban Larang
13:20
15:25
17:30
19:35

The Menu
13:30
18:15

2. Cihampelas Walk XXI
Terletak di Lantai 2 Ciwalk Bandung Jl. Cihampelas 160 Bandung. Nomor telepon di (022) 2061017. Harga tiket Senin s/d Kamis Rp 40.000, Jumat Rp 50.000, Sabtu/Minggu/Libur Rp 60.000. Jadwal tayang:

Black Panther: Wakanda Forever
11:45
12:15
12:55
14:55
15:25
16:05
18:05
19:15
21:15

Qorin
12:00
13:20
14:20
15:40
16:40
18:00
19:00
20:20
21:20

Midnight in the Switchgrass
14:00
16:10
18:20
20:30

Sri Asih
15:15
18:00
20:45

The Menu
15:20
17:40
20:00

Keramat 2: Caruban Larang
12:20
14:25
16:30
18:35
20:40

3. Bandung Indah Plaza XXI
Terletak di Lantai 3 Bandung Indah Plaza Jl. Merdeka 56 Bandung. Nomor telepon di (022) 424 0719. Harga tiket Senin s/d Kamis Rp 40.000, Jumat Rp 50.000, Sabtu/Minggu/Libur Rp 60.000. Jadwal tayang:

Qorin
12:00
13:20
14:20
15:40
16:40
18:00
19:00
20:20
21:20

Midnight in the Switchgrass
13:15
15:25
17:35
19:45

Keramat 2: Caruban Larang
12:40
14:45
16:50
18:55
21:00

Black Panther: Wakanda Forever
12:55
13:55
16:05
17:05
19:15
20:15

Tegar
12:40
14:40
16:40
18:40
20:40

Sri Asih
14:00
16:45
19:30

4. CGV Cinemas Paris Van Java
Terletak di Jalan Sukajadi no. 131 - 139, Sukajadi, Bandung. Harga tiket Senin s/d Jumat Rp 35.000, Weekend/Hari Libur Rp 45.000. Jadwal tayang:

Qorin
[2D Audi 2]
11:30
[2D Audi 8]
16:45
[2D Audi 6]
18:00

Sri Asih
[2D Audi 9]
21:25

Black Panther: Wakanda Forever
[2D Audi 4]
11:35
14:50
18:00
21:10
[2D Velvet 11]
11:45
14:55
18:05
21:15

The Menu
[2D Velvet 10]
14:50
19:25
[2D Audi 8]
19:05
[2D Audi 9]
21:00

Keramat 2: Caruban Larang
[2D Audi 9]
12:00
18:55

5. CGV 23 Paskal
Terletak di Lantai 3 23 Paskal Shopping Center, Jl. Pasir Kaliki 24-26 Bandung. Nomor telepon di (022) 20568080. Harga tiket Senin s/d Jumat Rp 35.000, Weekend/Hari Libur Rp 45.000. Jadwal tayang:

Black Panther: Wakanda Forever
[2D Audi 2]
11:45
17:45
[2D Gold Class 3]
13:00
20:45
[2D Velvet 5]
15:00
18:15

Keramat 2: Caruban Larang
[2D Audi 4]
11:30
13:30
15:30
17:30
19:30
21:30

Qorin
[2D Audi 6]
14:35
19:15
21:30

Violent Night
[2D Audi 7]
12:15

Sri Asih
[2D Audi 2]
15:00
21:00

The Menu
[2D Velvet 5]
12:45
[2D Audi 7]
13:35
18:10
[2D Gold Class 3]
18:30

Berikut jadwal film di lima bioskop Bandung. Amankan tiketmu jangan sampai kehabisan!

Simak Video "Pevita Pearce Sempat Kena Pukul Saat Syuting Film 'Sri Asih'"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/aau)

Adblock test (Why?)


Jadwal Film Bioskop di Bandung, Sabtu 3 Desember 2022 - detikJabar
Kelanjutan Disini Klik

9 Film Korea yang Wajib Ditonton, Sedih dan Menguras Air Mata - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Industri film Korea selalu menarik perhatian. Hadir dengan beragam genre dan cerita membuat film-film Korea banyak diminati. Jangan sampai kamu lewatkan film Korea yang sedih dan wajib ditonton.

Film-film berikut dapat memantik emosi penonton, mulai dari premis, alur, hingga akting para pemainnya. Meski sedih, beberapa di antara film tersebut juga mengandung unsur komedi sehingga dapat menghibur kamu saat menontonnya.

Apabila kamu sedang mencari film Korea yang sedih dan wajib ditonton, simak rekomendasinya di bawah ini.

1. A Moment to Remember (2004)

A Moment to rememberIlustrasi. Film Korea yang wajib ditonton, sedih dan menguras air mata, salah satunya A Moment to Remember (Foto: CJ Entertainment)

Film Korea wajib ditonton bertema sedih yang pertama adalah A Moment to Remember. Film ini berkisah tentang seorang wanita bernama Kim Su-jin yang bertemu dengan seorang mandor konstruksi bernama Choi Chul-soo.

Kemudian Kim jatuh cinta pada Choi dan keduanya pun akhirnya menikah. Sayangnya Kim diketahui menderita Alzheimer. Siapkan tisu jika kamu menonton film yang satu ini karena kamu bisa menangis saat menontonnya.

2. Wedding Dress (2010)

Wedding Dress merupakan film yang juga mampu menguras air mata penontonnya. Film ini mengisahkan tentang seorang ibu tunggal bernama Ko Woon yang didiagnosis kanker.

Namun ia menyembunyikan penyakitnya tersebut pada keluarga termasuk putrinya yang baru berusia 9 tahun bernama So Ra. Di sisa hidupnya, Ko Woon juga bertekad untuk merancang gaun pengantin untuk sang putri saat hari istimewa itu tiba.

3. Hello Ghost (2010)

Film berikutnya ini hadir dengan genre komedi berjudul Hello Ghost. Film ini bercerita tentang seorang lelaki bernama Sang Man yang dapat melihat hantu setelah ia melakukan percobaan bunuh diri.

Hello Ghost mampu membuat emosi penontonnya naik turun dan menguras air mata.

4. Miracle in Cell No.7 (2013)

Miracle in Cell Number 7 (2013)Ilustrasi. Film Korea yang wajib ditonton, sedih dan menguras air mata, salah satunya Miracle in Cell Number 7 (Foto: CL Entertainment via Imdb)

Miracle in Cell No. 7 merupakan film yang dapat menguras air mata penontonya. Film yang dirilis tahun 2013 ini menceritakan tentang seorang ayah bernama Lee Yong Gu yang memiliki keterbelakangan mental.

Suatu hari, ia dituduh telah melakukan pembunuhan dan pelecehan seksual pada seorang anak Komisaris Polisi. Hal tersebut membuat ia harus ditahan dan berpisah dengan putrinya yang bernama Ye Seung.

Saat dewasa, Ye Seung menjadi pengacara dan mengajukan banding untuk membersihkan nama ayahnya yang sebenarnya tidak bersalah.

5. Canola (2016)

Rekomendasi film korea yang wajib ditonton selanjutnya adalah Canola. Film ini berkisah tentang seorang nenek yang tinggal bersama cucu perempuannya di sebuah desa.

Namun, keduanya berpisah di keramaian saat sedang mengunjungi pasar. Bertahun-tahun sang nenek mencari cucunya tersebut.

6. On Your Wedding Day (2018)

On Your Wedding Day merupakan film yang bercerita tentang dua pemuda bernama Woo Yeon dan Seung Hee yang bertemu saat masih SMA. Namun, hubungan tersebut kandas karena Seung Hee harus pindah ke kota lain.

Film yang dirilis tahun 2018 ini, wajib ditonton dan siap menguras air mata penontonnya.

7. Be with You (2018)

Film berjudul Be With You ini pernah menduduki posisi teratas di box office pada penayangan perdananya. Film ini berkisah tentang sepasang suami istri yakni Woo-jin dan Soo-ah.

Namun sang istri yakni Soo-ah meninggal karena sakit dan Woo-jin harus membesarkan putra mereka.

8. Kim Ji-young: Born (2019)

Kim Jo Young: Born 1982 (2019)Ilustrasi. Film Korea yang wajib ditonton, sedih dan menguras air mata, salah satunya Kim Ji-young: Born (Foto: Lotte Cultureworks)

Kim Ji-young: Born merupakan film asal Korea yang bercerita tentang seorang wanita bernama Kim Ji-young yang melepaskan kariernya untuk menjadi seorang ibu.

Film ini memperlihatkan sudut pandang seorang wanita yang mulai menujukkan sikap berbeda karena pergolakan batinhya setelah menjalani kehidupan barunya sebagai istri dan ibu rumah tangga.

9. Pawn (2020)

Film berjudul Pawn berikut ini juga mampu membuat penontonnya menangis. Berlatar tahun 1993, film ini berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Seung Yi yang dijadikan jaminan utang oleh orang tuanya karena tak memiliki uang.

Hal tersebut membuatnya hidup dan dibesarkan oleh dua debt collector. Dari sanalah kisah haru dimulai.

Itulah rekomendasi film Korea sedih yang wajib ditonton. Semoga dapat bermanfaat.

(juh)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


9 Film Korea yang Wajib Ditonton, Sedih dan Menguras Air Mata - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Thursday, December 1, 2022

Tontonan film terbaru bernuansa Natal dan tahun baru - ANTARA Kalimantan Tengah

Jakarta (ANTARA) - Hari Natal sebentar lagi akan tiba. Tentunya, industri hiburan telah mempersiapkan berbagai film terbaru khususnya tontonan yang bernuansa Natal dan tahun baru untuk menemani serta menghibur masyarakat yang tengah menikmati hari liburnya.

Salah satu film bernuansa Natal yang paling terkenal adalah "Home Alone", yang menceritakan tentang seorang anak kecil cerdik yang mampu membuat perangkap untuk para perampok yang berusaha mencuri di rumahnya.

Tahun ini, satu lagi film terbaru bernuansa Natal yang hadir di Indonesia yakni "Violent Night". Jika dilihat dari judul, "Violent Night" atau "Malam Kekerasan" mungkin sama sekali tak terdengar cocok dengan nuansa Natal yang penuh suka cita.

Akan tetapi, film ini pun tak kalah menarik dengan "Home Alone". "Violent Night" merupakan sebuah film aksi komedi yang dibintangi oleh David Harbour, John Leguizamo, Cam Gigandet dan Alex Hassell.

Hampir sama seperti "Home Alone", film ini pun juga menceritakan tentang sekelompok perampok yang ingin mencuri di sebuah rumah milik keluarga yang sangat kaya raya. Para perampok itu pun berniat untuk mencuri brankas yang berisi 300 juta dolar AS di dalamnya.

Akan tetapi, berbeda dari "Home Alone", bukan seorang anak kecil yang mampu membuat perangkap dan mengalahkan komplotan perampok itu. Sosok yang mampu membantai para perampok tersebut justru adalah Santa Claus.

Tak disangka, pada malam itu ketika para perampok itu sedang menjalankan aksinya, sang Santa Claus (David Harbour) pun sedang berada di rumah tersebut untuk mengirimkan hadiah Natal. Akan tetapi, Santa Claus tanpa sengaja memergoki para perampok tersebut.

Malam itu, keajaiban Natal pun menghampiri rumah tersebut. Santa Claus pun kemudian berusaha membantu untuk menyelamatkan keluarga di rumah itu. Pada sisi ini lah "Violent Night" berusaha menampilkan karakter Santa Claus yang berbeda dibandingkan dengan film bertema Natal lainnya.

Pada umumnya, sosok Santa Claus digambarkan sebagai sosok pengantar hadiah di malam Natal yang sangat ceria dan ramah. Akan tetapi dalam film ini, sang Santa Claus pun digambarkan juga memiliki kemampuan bertarung yang luar biasa. Dia pun memperlihatkan kemampuan bertarungnya saat melawan para perampok itu.

Pada film ini, pria yang menjadi Santa Claus itu awalnya digambarkan sebagai sosok yang putus asa dan pemabuk. Hal ini tentulah sangat bertentangan dengan sosok Santa Claus yang selama ini didongengkan kepada anak-anak. Namun, dari sisi ini lah film "Violent Night" menjadi menarik untuk disaksikan.

Di tengah keputusasaannya terhadap Hari Natal, sang Santa Claus pun justru kembali menemukan jati dirinya dengan membantu keluarga tersebut melawan para perampok.

Sayangnya, seluruh orang dewasa dalam film ini pun tak percaya bahwa Santa Claus yang asli memang benar-benar nyata berada di hadapan mereka. Mereka justru mengira bahwa sosok Santa Claus itu hanyalah seorang bayaran yang disewa untuk menghibur perayaan Natal satu keluarga.

Untunglah, seorang anak perempuan bernama Trudy masih mempercayai bahwa sosok Santa Claus adalah nyata. Mereka pun kemudian saling berkomunikasi dan bekerjasama secara diam-diam untuk melawan dan mengusir para perampok itu.

Selain menampilkan aksi-aksi bertarung antara sang Santa Claus dan para perampok, film yang ditulis oleh Pat Casey dan Josh Miller ini juga akan mengundang gelak tawa penonton. Sebab film ini juga menyuguhkan adegan-adegan komedi.

Akan tetapi, sayangnya komedi-komedi yang disuguhkan dalam film ini kurang cocok untuk disaksikan oleh anak-anak. Oleh sebab itu, "Violent Night" pun hanya boleh disaksikan oleh penonton yang sudah berusia 17 tahun ke atas.

Dalam film ini, David Harbour pun seperti tak butuh usaha yang keras untuk melakoni perannya sebagai seorang Santa Claus. Sebab, penampilannya secara fisik dalam film tersebut cukup sesuai dengan karakternya yakni seorang Santa Claus berbaju merah, berjanggut putih, namun memiliki wajah dan postur yang cukup sangar untuk melawan para perampok.

Jika dibandingkan dengan "Home Alone", "Violent Night" memang juga menyuguhkan adegan di mana seorang anak kecil berusaha untuk menjebak para perampok. Namun, film ini lebih memiliki banyak sekali dialog dark jokes yang tetap dapat mengundang gelak tawa penonton.

Selain itu, berbeda dengan "Home Alone", "Violent Night" lebih banyak menampilkan adegan perkelahian yang keras dan bersimbah darah. Adegan-adegan tersebut pun bisa saja cukup mengganggu bagi penonton yang kurang nyaman dengan visual-visual yang mengerikan.

Meskipun demikian, film ini tetap menarik untuk disaksikan dari awal hingga akhir. Sebab, keunikan dari sosok Santa Claus dalam film ini menjadi daya tarik tersendiri. Film ini memperlihatkan bahwa Santa Claus juga memiliki masa lalu yang kelam dan memiliki kesedihan sama seperti manusia pada umumnya.

Lewat adegan-adegan dramatis itulah, film ini juga mampu memperlihatkan keajaiban-keajaiban yang sangat mungkin terjadi di malam Natal. Film "Violent Night" sudah dapat disaksikan mulai hari ini di seluruh bioskop Indonesia.
 

Adblock test (Why?)


Tontonan film terbaru bernuansa Natal dan tahun baru - ANTARA Kalimantan Tengah
Kelanjutan Disini Klik

Rekomendasi 10 Film Baru Tayang Desember 2022 - CNN Indonesia

© 2022 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2022 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission.
Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer
CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile | CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Adblock test (Why?)


Rekomendasi 10 Film Baru Tayang Desember 2022 - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

7 Rekomendasi Film India Rating Tertinggi IMDb, Wajib Ditonton - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Industri perfilman India memang cukup produktif dalam memproduksi film. Beberapa di antaranya pun masuk ke dalam film India dengan rating tertinggi di IMDb yang sayang untuk dilewatkan.

Ciri khas film-film Bollywood sendiri adalah hadirnya lagu dan tarian yang menawan dengan koreografi yang memikat. Tak hanya itu, alur cerita yang disajikan juga menarik sehingga membuat penonton setia menyaksikannya hingga akhir.

Alur ceritanya yang menarik ditambah dengan akting para pemainnya yang apik membuat sejumlah film India kerap mendapatkan penghargaan dan memiliki penontonnya di seluruh dunia.

Bagi Anda yang sedang mencari film India rating tertinggi di IMDb dengan rata-rata 8 dari 10. Simak rekomendasinya berikut ini yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Anbe Sivam (2003)

Anbe Sivam (2003)Rekomendasi film India rating tertinggi di IMDb, salah satunya Anbe Sivam (Foto: Lakshmi Movie Makers)

Anbe Sivam merupakan film India yang dirilis tahun 2003. Film ini bercerita tentang seorang pembuat iklan film yang sukses bernama Anbasaru.

Suatu hari, Anbasaru melakukan perjalanan bisnis ke Bhubaneshwar. Namun saat kembali, ia terdampar di bandara, sebab penerbangan dibatalkan akibat terjadinya hujan lebat dan banjir.

Kemudian ia bertemu sesama penumpang dan menemukan makna kehidupan melalui beragam hal yang mereka temui. Film ini meraih rating sebesar 8,7 di IMDb.

2. In The Name of God (2007)

In The Name of God merupakan film yang mengisahkan tentang situasi sulit di mana penduduk Pakistan dan muslim yang terasingkan sejak Serangan 11 September atau dikenal dengan sebutan 9/11. Umat Islam dipandang sebagai tersangka terorisme hanya karena nama muslim mereka.

Film yang dirilis pada tahun 2007 ini berhasil memperoleh rating yang cukup tinggi di iMDb, yakni 8,3.

3. 3 Idiots (2009)

3 IdiotsRekomendasi film India dengan rating tertinggi, salah satunya 3 Idiots (Foto: dok. Vinod Chopra Productions via IMDb)

Film India rating tertinggi yang wajib ditonton berikutnya berjudul 3 Idiots. film ini bercerita tentang persahabatan tiga orang mahasiswa teknik di India yakni Farhan, Raju, dan Rancho.

Ketiganya berusaha melawan sistem diktator yang ada di dalam kampus tersebut. Kisahnya yang menarik dan penuh pesan kehidupan membuat film ini berhasil mendapat rating IMDb 8,4.

4. Andhadhun (2018)

Andhadhun merupakan film India yang berhasil mendapatkan rating sebesar 8,2 di IMDb. Film ini bercerita tentang Akash, seorang pianis buta yang sedang mempersiapkan konser di London.

Suatu hari, seorang wanita bernama Sophie menabrak Akash dengan skuternya. Sophie lalu membawanya ke restoran yang dikelola ayahnya dan menawarinya pekerjaan. Kemudian hal mengejutkan pun terjadi dan mengubah hidupnya.

5. Uri: The Surgical Strike (2019)

Uri: The Surgical Strike merupakan film laga bertema militer yang diadaptasi dari kisah nyata pembalasan dendam serangan Uri pada tahun 2016. Film ini dibagi menjadi lima bagian peristiwa.

Kisah heroik di Uri: The Surgical Strike membuatnya berhasil memperoleh rating IMDb sebesar 8,2.

6. Sardar Udham (2021)

Sardar Udham (2021)Rekomendasi film India dengan rating tertinggi, salah satunya Sardar Udham (Foto: Amazon Prime Video)

Film ini mengisahkan tentang Sardar Udham Singh, seorang pejuang kebebasan revolusioner. Ia terkenal karena membunuh Michael O'Dwyer di London untuk membalas dendam atas pembantaian Jallianwala Bagh tahun 1919 di Amritsar.

Film yang dirilis tahun 2021 ini memperoleh rating yang cukup tinggi, yakni 8,5 di IMDb.

7. Jai Bhim (2021)

Jai Bhim merupakan film yang dibuat berdasarkan kisah nyata pada tahun 1993. Film ini menceritakan tentang kasus yang diperjuangkan oleh Hakim K. Chandru. Film ini memperoleh rating IMDb sebesar 8,9.

Film Jai Bhim menceritakan tentang kehidupan pasangan dari suku Irukar yakni Sengeni dan Rajakannu. Namun, usai polisi menangkap Rajakannu, ia justru menghilang. Sang istri meminta bantuan advokat untuk mencari keadilan.

Itulah sejumlah rekomendasi film India rating tertinggi di IMDb. Selamat menonton!

(juh)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


7 Rekomendasi Film India Rating Tertinggi IMDb, Wajib Ditonton - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...