Rechercher dans ce blog

Thursday, December 2, 2021

Kolaborasi Indonesia dan Malaysia, Film 'PERJALANAN CINTA' Berkompetisi di Ajang Bergengsi JAFF 2021 - Kapanlagi.com - KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Salah satu ajang film bergengsi di Asia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) sudah digelar sejak tanggal 27 November 2021 hingga 4 Desember 2021 besok. Pada ajang ini, muncul satu judul film yang cukup mencuri perhatian, yakni PERJALANAN PERTAMA garapan sutradara Arief Malinmudo.

Pencapaian itu tentu membuat Arief begitu bangga. Ia berharap film yang ditukanginya itu bisa lebih dikenal oleh pasar yang lebih luas dan jadi inspirasi untuk para sineas lainnya untuk terus menelurkan karya-karya terbaiknya.

"Kita senang PERJALANAN PERTAMA diundang pada sebuah festival yang sangat prestisius di Asia, semoga bisa mewarnai ragam film Asia yang sama sama mengusung energi Tenacity (Kegigihan), sebagaimana tema JAFF tahun ini," ujar Arief dalam press rilis yang diterima KapanLagi.com.

1. 'Perkawinan Antara 2 Negara'

PERJALANAN PERTAMA adalah film yang berkisah tentang seorang cucu dan kakeknya  yang tengah melakukan sebuah perjalanan. Sang cucu diperankan oleh aktor cilik asal Indonesia, Muzakki Ramdhan, sementara sang kakek diperankan oleh aktor kawakan legendaris asal Malaysia, Dato Tamimi Siregar.

Film PERJALANAN CINTA memang bisa dibilang sebagai 'perkawinan' antara 2 negara, yakni Indoensia dan Malaysia. Selain menghadirkan aktor dari 2 negara tetangga tersebut, film ini juga menghadirkan kerja sama antara Mahakarya Pictures bersama rumah produksi asal Malaysia, D Ayu Pictures.

2. Hadirkan Aktor Top Tanah Air

Selain nama yang sudah disebutkan tadi, PERJALANAN PERTAMA juga diisi oleh list nama-nama aktor yang tak kalah populer, seperti Adinda Thomas, Randy Pangalila, Gilang Dirga dan Ricky Komo. Film ini rencananya akan tayang secara nasional pada bulan Februari 2022 mendatang.

Satu catatan lain, PERJALANAN PERTAMA juga masuk dalam nominasi Best Feature Drama di Muslim Film Festival, Australia 2021 loh! Sudah bisa dipastikan jika film-nya bukan kaleng-kaleng!

3. Sekilas Tentang JAFF

Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) merupakan salah satu festival film yang cukup bergengsi dan diperhitungkan di Asia. Festival ini awalnya digagas oleh sineas Garin Nugroho dan kawan-kawannya dengan harapan untuk membuat festival film internasional yang berfokus pada lingkup Asia.

JAFF sendiri pertama kali digelar pada tahun 2006 silam. Mereka menggandeng NETPAC (Jaringan untuk Promosi Sinema Asia) sebagai partner kerjasama. NETPAC adalah organisasi yang berpusat di Sri Lanka yang menghubungkan para kritikus, pembuat film, kurator, penyelenggara festival, exhibitor, dan pemerhati film dari 30 negara di Asia.

4. Simak Trailernya!


Video by: MAHAKARYACHANNEL

Adblock test (Why?)


Kolaborasi Indonesia dan Malaysia, Film 'PERJALANAN CINTA' Berkompetisi di Ajang Bergengsi JAFF 2021 - Kapanlagi.com - KapanLagi.com
Kelanjutan Disini Klik

Pembuatan Film tentang Revolusi Mental Libatkan Mahasiswa Hingga Penyandang Disabilitas - Tribunnews

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kinarya Coop. berupaya membumikan nilai-nilai Revolusi Mental dari Kemenko PMK RI melalui pembuatan 17 film untuk Indonesia.

Pada Senin, 29 November 2021 lalu telah dilakukan kick off kesepakatan bersama untuk pembuatan film bertema Pengolahan Sampah untuk Jawa Barat,melalui hybrid di Audrey Scenic Dining, Lembang, Jawa Barat.

Audrey Scenic Dining di Lembang juga menjadi salah satu rencana lokasi syuting film yang akan diberi judul Mulai Dari Nol oleh team Inti Film.

Niat untuk menggandeng sekolah dan kampus untuk mempersiapkan properti film yang terbuat dari sampah adalah salah satu keunikan dari film ini.

Terpilihnya lokasi Audrey Scenic Dining sebagai salah satu lokasi shooting, dikarenakan lokasi yang sangat memadai untuk dibuatnya setting lokasi Desa Wisata Sampah yang akan menjadi target icon dari Film ini nantinya.

Baca juga: Silaturahmi Bersama BEM-Nus, Sultan Minta Mahasiswa Melek Konstitusi

Hal ini terbukti dengan didukungnya hal ini oleh para pihak dan komunitas dari lingkungan sekitar yang turut hadir dalam acara Kick off Film Mulai Dari Nol.

Selain itu, lokasi ini juga direncanakan akan menjadi Lokasi Cloud Kitchen menu Nusantara dari Kinarya Coop., yang akan dikemas dalam Film bertema PROJECT KUY.

Baca juga: 10 Mahasiswa IPB dan Unsada Terima Beasiswa dari Yamaoka Scholarship Foundation Jepang

Lain halnya cerita kesuksesan kick off yang dibuat secara full Online bersama Komunitas dari Jawa Tengah, dengan mengambil lokasi shooting di kota Surakarta.

Film Jawa Tengah dengan mengangkat Tema Blockchain, bekerjasama dengan Asosiasi Blockchain Indonesia) ini juga akan membuka kesempatan kepada para disabilitas sebagai kru maupun talent selain pelajar dan mahasiswa.

Baca juga: Polri Tangkap 7 Mahasiswa Diduga Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Papua

"Kedua film ini digagas oleh tim film Kinarya Coop. dengan berbagai pihak yang telah membuat MoU, akan diproduksi dengan kekuatan pentahelix sebagai strategi untuk menerapkan nilai gotong royong dalam menjaga Merah Putih dan mewujudkan Ekonomi Kerakyatan bersama Gen Z & Milenial," ujar Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina.

Agnes Wirdayanti, Kepala bidang pendidikan Riset Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi menyatakan turut mendukung produksi film-film ini.

Sejumlah mentor lainnya yang menyatakan ikut mendukung, antara lain Lodewyk E. Saerang yang menjadi mentor edukasi karakter movie maker dan Aldi Pangemanan S.sn, sebagai mentor musik yang mengemas musik film dengan mengangkat alat musik tradisional dengan cara kekinian.

Film yang akan diproduksi juga akan menciptakan Duta Konten dan langsung akan dimentori oleh RSD. Widinugroho. Produksi 17 film ini diperkirakan dapat menyerap tiga juta tenaga kerja maupun peserta magang.

Adblock test (Why?)


Pembuatan Film tentang Revolusi Mental Libatkan Mahasiswa Hingga Penyandang Disabilitas - Tribunnews
Kelanjutan Disini Klik

Fan di Meksiko Dikabarkan Berkelahi Demi Tiket Film Spider-Man - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa orang di Meksiko dikabarkan terlibat kerusuhan saat hendak membeli tiket pre-sale film Spider-Man: No Way Home. Media lokal Diario de Morelos memberitakan, orang-orang itu saling pukul saat mengantre di bioskop.

Kejadian itu terjadi di bioskop yang terletak di kota Cuernavaca, Meksiko. Penggemar Spider-Man disebut datang ke bioskop untuk membeli tiket karena situs penjualan tiket pre-sale Spider-Man: No Way Home mengalami masalah.

Seperti diberitakan Screen Rant pada Rabu (1/12), para penonton film dipukuli anak muda yang mengantre untuk membeli tiket pre-sale Spider-Man: No Way Home. Namun, penyebab insiden tersebut terjadi masih belum dipastikan.


Insiden tersebut dibagikan dalam video yang diunggah akun @DiariodeMorelos. Dalam video itu terlihat sejumlah orang saling pukul dan tendang di bioskop. Mereka yang berkelahi kemudian dipisahkan pengunjung lainnya.

"Mereka dipukuli di bioskop #Cuernavaca oleh anak-anak muda yang ingin mengantre untuk pra-penjualan Spider-Man: No Way Home, film yang paling dinanti tahun ini," tulis akun @DiariodeMorelos pada Selasa (30/11).

Spider-Man: No Way Home menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini. Film tersebut menjadi akhir dari trilogi terbaru Spider-Man.

Seperti diberitakan Deadline beberapa waktu lalu, Spider-Man: No Way Home tercatat sebagai film dengan penjualan tiket pre-sale tertinggi sejak Avengers: Endgame pada 2019.

Penjualan tiket pre-sale itu bahkan lebih tinggi dari beberapa film blockbuster lainnya yang tayang sebelum pandemi, seperti Avengers: Infinity War, Spider-Man: Far From Home, dan beberapa dari waralaba Star Wars.

Sebelumya, Marvel dan Sony Pictures resmi merilis trailer Spider-Man: No Way Home pada Rabu (17/11), yang menggambarkan kekacauan multiverse dan kemunculan berbagai musuh Spider-Man dari jagat semesta yang lain.

Spider-Man: No Way Home merupakan bagian ketiga dari waralaba Home yang dimulai dengan Spider-Man: Homecoming dan diikuti Spider-Man: Far From Home.

Melanjutkan kisah dari bagian sebelumnya, Peter Parker (Tom Holland) kini meminta tolong Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) terkait identitasnya dan berujung mengacaukan multiverse.

Tom Holland sebelumnya mengatakan Spider-Man: No Way Home akan menjadi yang paling 'gelap' di bandingkan dua film pendahulunya.

Di sisi lain, Marvel juga telah mengumumkan bakal merilis serial animasi yang menjadi prekuel waralaba tersebut. Serial animasi itu akan menceritakan Peter Parker ketika baru menjadi mahasiswa. Serial animasi Spider-Man itu akan rilis di Disney+.

(Tim)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Fan di Meksiko Dikabarkan Berkelahi Demi Tiket Film Spider-Man - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Asa Tim Produksi Singgung Impotensi di Film Seperti Dendam - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Impotensi menjadi salah satu isu yang disoroti film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Hal itu menjadi permasalahan yang dihadapi Ajo Kawir (Marthino Lio), karakter utama film itu.

Selain impotensi, film tersebut juga mengangkat isu sensitif lainnya, seperti toksik maskulinitas, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan kekuasaan.

Menurut Muhammad Zaidy produser Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, isu sensitif seperti impotensi masih jarang dibicarakan di Indonesia. Namun, bukan berarti isu tersebut harus dihindari.


"Itu sesuatu yang penting dibicarakan untuk melihat impotensi di Indonesia, budaya macho. Menurut saya pribadi, kita tidak lagi melihat itu sebagai sesuatu yang sensitif dan perlu kita hindari," ujar Muhammad Zaidy kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Produser lainnya, Meiske Taurisia juga mengatakan isu tersebut sebenarnya sudah ada dan terjadi sejak beberapa dekade lalu.

Sehingga, mereka selaku tim produksi kemudian mengemas isu-isu tersebut untuk film Seperti Dendam dengan latar waktu era '80-'90an.

"Lalu pertanyaannya apakah kita akan terus mempraktikkan budaya-budaya itu? Untuk apa sih dipertahankan? Untuk kebanggaan atau untuk sebuah pertunjukan kekuasaan kah?" ujar Meiske Taurisia.

"Dari situ, akan muncul pertanyaan lain apakah budaya toksik maskulinitas itu akan dibiarkan?" lanjutnya.

Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas digarap sutradara Edwin dan menjadi hasil diadaptasi novel bertajuk sama karya Eka Kurniawan.

Ide untuk mengadaptasi novel menjadi film ini bermula dari Edwin lima tahun lalu. Ide itu kemudian disampaikan kepada produser dan mereka langsung tertarik usai membaca novel tersebut.

Sutradara dan produser akhirnya sepakat untuk mengadaptasi novel Eka Kurniawan menjadi film karena novel tersebut dinilai spesial dan kaya visual. Selain itu, novel ini juga banyak menyinggung isu sosial-politik.

"Jadi saya rasa buku ini sangat unik bahkan hampir dibilang tidak ada duanya. Saya dan mungkin pembaca lain juga merasa sayang kalau ceritanya dilewatkan. Makanya, kami adaptasi menjadi sebuah film," ujar Muhammad Zaidy.

Sejak awal, Edwin sudah dipilih sebagai sutradara yang menggarap film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Hal ini bukan hanya karena Edwin yang memiliki ide awal, tetapi juga karena gaya film ini cocok dengan sutradara kelahiran 1978 itu.

Sebelum diputar Indonesia, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas telah melanglang buana di dunia internasional. Film itu tayang perdana di Festival Film Locarno 2021 dan mendapatkan Golden Leopard, penghargaan tertinggi di festival itu.

Film itu juga telah tayang di Festival Film Toronto 2021 dan juga menjadi pembuka Festival Film Internasional Singapura pada 25 November 2021.

Kini, film tersebut bisa disaksikan penonton di Indonesia. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Desember 2021.

(fby/chri)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Asa Tim Produksi Singgung Impotensi di Film Seperti Dendam - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film 'Perjalanan Pertama' Wujud Kolaborasi Industri Perfilman Indonesia dan Malaysia - Tribunnews

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri film Indonedia dan Malaysia mulai melakukan kolaborasi, film berjudul 'Perjalanan Pertama' jadi wujud kolaborasi tersebut.

Setelah sebelumnya menggarap film dokudrama 'Kemarin', Mahakarya Pictures hadir dengan film ketiga karya sutradara Arief Malinmudo bertajuk 'Perjalanan Pertama'. 

Kali ini mereka tidak berjalan sendiri melainkan menggandeng rumah produksi asal Malaysia, D Ayu Pictures.

Bukan hanya rumah produksi yang mereka gandeng, namun dalam ada dua aktor antarnegara yang terlibat. Mereka adalah Muzakki Ramdhan yang akan bersanding dengan Dato Tamimi Siregar, aktor berusia 70 tahun yang cukup kenamaan di Negeri Jiran.

Baca juga: Sinopsis Film Insidious Chapter 3, Aksi Lin Shaye Selamatkan Quinn Brenner dari Teror Iblis

Baca juga: Ulasan Film Ghostbusters: Afterlife, Aksi Nostalgia yang Penuh Ketegangan dan Tingkah Kocak

“Film ini menjadi sangat spesial bagi saya, dapat bekerjasama dengan yang aktor legendaris dari Malaysia, Dato Tamimi Siregar, dan yang satu laginya merupakan Rising star perfilman Indonesia, Muzakki,” ujar sang sutradara Arief Malinmudo kepada awak media, Kamis (2/12/2021).

'Perjalanan Pertama' berlatar belakang kisah keluarga antara kakek dan cucunya. 

Dendy Reynando selaku produser dan CEO Mahakarya Picture mengaku jatuh cinta saat membaca skenario filmnya. 

"Film dengan nilai-nilai keluarga selalu penting buat saya dalam membaca kembali tentang diri kita," jelas Dendy Reynando.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film untuk Peringati Hari Disabilitas Internasional: The King’s Speech & Forrest Gump

Selain kedua tokoh utama, film ini juga dihiasi banyak bintang seperti Adinda Thomas, Randy Pangalila, Gilang Dirga, dan Ricky Komo. 

Sebelum siap tayang secara nasional pada Februari 2022 mendatang, film ini juga sudah masuk dalam nominasi Best Feature Drama, Muslim Film Festival, Australia 2021. 

'Perjalanan Pertama' terpilih sebagai film yang turut berkompetisi di JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival). Ini merupakan salah satu festival film terbesar di Asia. 

Tentunya JAFF ikut berpengaruh terhadap perkembangan film di Asia. Penayangan di JAFF dilakukan pada 2 & 3 Desember 2021 di bioskop Empire XXI, Yogyakarta. Film ini juga mendapat tanggapan yang bagus, terlihat dari testimoni penonton setelah menontonnya.

Adblock test (Why?)


Film 'Perjalanan Pertama' Wujud Kolaborasi Industri Perfilman Indonesia dan Malaysia - Tribunnews
Kelanjutan Disini Klik

Festival Film Italia Akan Digelar di Indonesia, Ini 9 Film yang Dihadirkan - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Istituto Italiano di Cultura akan menggelar Festival Film Italia di Jakarta pada 5-11 Desember 2021. Ada sembilan film fenomenal yang hadir dengan berbagai genre. 

Ini adalah festival film Italia pertama yang digelar. Penonton bisa menyaksikan film-film secara gratis dengan mendaftar di situs MYmovies. 

Acara digelar oleh Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta. Tujuan festival ini adalah menampilkan aspek-aspek Italia modern dan kontemporer. 

Ada berbagai premis menarik di festival ini, mulai dari seorang pelukis yang kehilangan jati diri, sutradara yang mencari saudiri tiri, pria Bangladesh yang mencari cinta, dan pertikaian keluarga burjois dan protelar di Roma. 

Berikut sembilan sinema yang akan tayang di Festival Film Italia: 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 10 halaman

1. Volevo nascondermi (Hidden Away)

Sutradara: Giorgio Diritti 

Berkisah tentang Toni, anak dari imigran Italia di Swiss. Ia juga merupakan seorang pelukis handal. 

Akan tetapi, masalah dalam hidupnya membuatnya kehilangan jati dirinya. Kehadiran seorang pemahat bernama Renato Marino Mazzacurati menjadi harapan baginya untuk menemukan kembali identitasnya sebagai seorang seniman. 

Film ini meraih penghargaan Globi d'Oro 2020 untuk film terbaik.

3 dari 10 halaman

2. Favolace (Bad Tales)

Sutradara: Damiano dan Fabio D'Innocenzo

Sebuah dongeng gelap di kota Roma. Keluarga kecil yang tampak damai menyimpan rahasia yang gelap. 

Normalitas yang ditampilkan hanya ilusi yang menutupi sadisme dan pengabaian masyarakat. 

Pemenang Globi d'Oro 2020 kategori sutradara dan naskah terbaik.

4 dari 10 halaman

3. Cosa sarà (Everything's Gonna Be Alright)

Sutradara: Fracesco Bruni 

Seorang sutradara terkena penyakit kanker darah. Ia perlu donatur tulang sumsum agar nyawanya selamat. 

Satu-satunya harapannya adalah wanita bernama Fiorella yang merupakan saudari tirinya. Masalahnya, Fiorella tidak pernah mengenal Francesco.

Meski film ini temanya serius, sang sutradara berhasil menyisipkan humor-humor mengenai kehidupan. Kisah ini terinspirasi dari pengalaman hidup sang sutradara. 

5 dari 10 halaman

4. Figli (Kids)

Sutradara: Giuseppe Bonito

Satu lagi film yang berkisah tentang kehidupan sehari-hari. Figli menampilkan kisah suami-istri yang baru saja mendapatkan anak kedua. 

Bahtera pernikahan mereka yang tentram lantas mengalami tantangan baru karena kehadiran si buah hati. 

6 dari 10 halaman

5. Padrenostro

Sutradara: Claudio Noce 

Seorang bocah bernama Valerio hidup dalam ketakutan karena ayahnya ditarget teroris. Di tengah ketakutannya, hadir seorang remaja bernama Christian yang berjanji akan menjadi sahabat setianya. 

Valerio adalah anak yang imajinatif, sementara Christian merupakan sosok pemberontak. Pertemuan keduanya pada suatu musim panas akan mengubah kehidupan mereka.

Pemenang La Biennale di Venezia 2020 kategori Aktor Terbaik.

7 dari 10 halaman

6. Non odiare (Thou Shalt Not Hate)

Sutradara: Mauro Mancini

Simone merupakan ahli bedah yang memiliki kehidupan yang memuaskan. 

Suatu hari, ia menyaksikan kecelakaan mobil dan berusaha menolong korban. Tenyata, orang yang dia tolong memiliki tato Nazi di dadanya. Simone memutuskan untuk lepas tangan. 

Meski demikian, ia dihantui rasa bersalah dan memutuskan untuk mencari tahu mengenai keluarga pria itu di lingkungan kaum pekerja bernama Rozzol Melara. 

8 dari 10 halaman

7. I predatori (The Predators)

Sutradara: Pietro Castellitto 

Cerita ini menyorot hubungan dua keluarga di Roma yang memiliki politik berlawanan. 

Keluarga Pavone adalah kaum intelektual dan borjuis. Keluarga Vismara adalah proletarian dan fasis. 

Perbuatan seorang pemuda 25 tahun membuat kedua keluarga ini jadi terjerat. Dan terkuaklah sifat predator semua pihak. 

Pietro Castellitto merupakan sutradara muda kelahiran 1991. Ia juga bermain di film ini.

9 dari 10 halaman

8. Bangla

Sutradara: Phaim Bhuiyan

Pemuda keturunan Bangladesh berusaha mencari cinta di Roma. 

Phaim yang bekerja di museum bertemu dengan Asia. Seorang perempuan yang pedoman hidupnya adalah mengikuti instingnya.

Keduanya saling jatuh cinta, namun kepribadian Asia yang liberal bertolak belakang dari Phaim yang berasal dari keluarga konservatif. Pemuda itu pun harus berusaha mencari jalan tengah antara asmara dan agama.

Film ini meraih penghargaan Globi d'Oro 2019 untuk debut film terbaik.

10 dari 10 halaman

9. Io sono Babbo Natale (I Am Santa Claus)

Sutradara: Edoardo Maria Falcone 

Ettore menghabiskan lima tahun di penjara karena pencurian. Usai bebas, ia tidak tahu harus pergi kemana, serta tak bisa bertemu putrinya yang baru lahir sebelum dirinya dipenjara. 

Di jalanan Roma, Ettore bertemu seorang laki-laki tua bernama Nicola. Ettore lantas ingin merampok Nicola. 

Namun, Nicola mengaku sebagai Sinterklas.

Adblock test (Why?)


Festival Film Italia Akan Digelar di Indonesia, Ini 9 Film yang Dihadirkan - Liputan6.com
Kelanjutan Disini Klik

Sinopsis Film The Commuter, Aksi Liam Neeson Terjebak Konspirasi Pembunuhan - Tribunnews

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini sinopsis film The Commuter yang akan tayang di Bioskop Trans TV malam ini, Kamis (2/12/2021) pukul 21.30 WIB.

The Commuter merupakan film thriller aksi yang disutradarai oleh Jaume Collet-Serra dan ditulis oleh Byron Willinger, Philip de Blasi, serta Ryan Engle.

Film ini dibintangi oleh Liam Neeson, Vera Farmiga, Patrick Wilson, Jonathan Banks, dan Sam Neill.

The Commuter menceritakan tentang seorang pria yang tanpa sadar direkrut ke dalam konspirasi pembunuhan setelah bertemu dengan seorang wanita misterius dalam perjalanan kereta.

Film ini telah tayang perdana di New York City pada 8 Januari 2018, dirilis secara teatrikal di Amerika Serikat pada 12 Januari 2018 oleh Lionsgate, dan pada 19 Januari 2018 di Inggris oleh StudioCanal.

Sebelum menontonnya, simak sinopsis film The Commuter yang dikutip Tribunnews.com dari IMDb.

Baca juga: 16 Drama Korea Tayang Desember 2021, Berikut Sinopsisnya: User Not Found Rilis 3 Desember

Baca juga: 5 Rekomendasi Film untuk Peringati Hari Disabilitas Internasional: The King’s Speech & Forrest Gump

Sinopsis Film The Commuter

Setiap hari, Michael MacCauley menjalani rutinitas yang sama sebelum melakukan perjalanan hariannya.

Dia menghabiskan waktu bersama istrinya Karen dan putranya Danny sebelum naik kereta untuk bekerja.

Dia juga sering mengobrol dengan penumpang reguler lainnya seperti Walt.

Adblock test (Why?)


Sinopsis Film The Commuter, Aksi Liam Neeson Terjebak Konspirasi Pembunuhan - Tribunnews
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...