Rechercher dans ce blog

Sunday, October 31, 2021

5 Film Horor Thailand Paling Mengerikan, Bikin Bulu Kuduk Merinding - Yoursay

Setiap tahunnya, 31 Oktober dirayakan sebagai hari Halloween. Bagi kamu yang gak merayakan pesta di malam Halloween, bisa banget ikut meramaikan dengan film horor Thailand paling mengerikan berikut ini.

Film horor garapan Thailand dinilai tidak pernah mengecewakan. Pasalnya, film horor Thailand menyajikan legenda urban dan budaya di daerah mereka yang dibalut, apik serta berhasil membuat penonton ikut merinding.

Nah, ini dia 5 film horor Thailand terbaik yang wajib kamu tonton.

1. The Medium

Film ini sedang tayang di bioskop dan langsung sangat ramai menjadi perbincangan. Bahkan film ini juga sangat viral di media sosial. Beberapa orang yang sudah menonton mengaku bahwa 'The Medium' masuk ke dalam daftar film horor yang paling menakutkan sepanjang sejarah.

Film yang merupakan hasil kolaborasi antara Thailand dan Korea Selatan ini menceritakan tentang Shamanisme atau dunia perdukunan serta ritual pengusiran setan di Thailand. Film ini pun kental akan budaya pada Negara Gajah Putih tersebut.

2. Ladda Land

Film horor keluaran tahun 2011 ini tercatat sebagai film horor Thailand terbaik paling populer pada minggu penayangannya. Film ini masuk pemutaran perdana internasional di Festival Film Internasional Busan ke-17.

Berkisah seorang keluarga kaya yang pindah ke sebuah daerah pembangunan perumahan kelas atas di pinggiran kota Bangkok bernama Ladda Land. Rupanya, ada sebuah misteri yang tersimpan di Ladda Land yang mampu membuat penghuninya masuk ke dalam jurang kegilaan.

3. The Promise

Film yang cukup menggemparkan pada saat perilisannya ini berhasil menjadi film lokal terlaris di Thailand pada masanya. Film ini juga berhasil meraih penghargaan di Film Nasional Suphannahong ke-27 dengan kategori Efek Visual Terbaik.

'The Promise' mengisahkan tentang dua remaja yang memutuskan untuk bunuh diri bersama setelah keluarganya mengalami krisis finansial pada tahun 1997. Namun, rupanya hanya satu gadis saja yang meninggal. Sementara yang satunya berhasil selamat. Selama bertahun-tahun gadis yang selamat itu dihantui dan mengalami kejadian-kejadian tak terduga.

4. Siam Square

'Siam Square' menceritakan tentang legenda urban "Shibuya" di Thailand. Film ini menampilkan siswa-siswi yang berharap lulus masuk ke universitas dengan cara menyembah setan. Hal ini membuat mereka dihantui oleh roh jahat yang mengincar nyawa siswa-siswa tersebut.

5. The Screen at Kamchanod

Film horor ini diangkat dari legenda urban di Hutan Kamchanod. Menurut masyarakat sekitar, hutan ini merupakan tempat pemutaran film di luar ruangan yang kemudian muncul hal-hal mistis di dalamnya.

Sekelompok orang yang penasaran dengan kebenaran mitos di hutan tersebut pun menjelajahi hutan. Mereka kemudian berakhir mendapatkan masalah ketika menyadari mereka dihadapkan oleh roh yang menghuni Hutan Kamchanod.

Itu dia 5 film horor Thailand terbaik. Berani nonton?

Adblock test (Why?)


5 Film Horor Thailand Paling Mengerikan, Bikin Bulu Kuduk Merinding - Yoursay
Kelanjutan Disini Klik

Mallabiri Art Siapkan Film Untuk Hari Ibu - Upeks

MAKASSAR, Upeks– Dunia perfilman tanah air kembali akan diramaikan dengan hadirnya film dari Mallabiri Art Entertainment, berjudul “Bukan Pelakor, Pergi Atau Bertahan” yang akan tayang 22 Desember mendatang.

Film yang bergenre Drama Lokal
ini menceritakan mengenai keluarga. Pasangan suami istri yang mendapat ujian. Di sini sosok istri atau perempuanya yang akan ditonjolkan ketegarannya.

Produser Pelaksana sekakigus Sutradara Mallabiri Art Entertainment,
Syarifah Fatmawati Assegaf mengatakan film ini akan ditayangkan di CGV.
Menggandeng pemain-pemain lokal Sulsel dan pemain utama dari Jakarta yang sudah memiliki nama.

“Film ini dibuat lokal tetapi rasa nasional,”ungkapnya kepada Fajar saat di temui di Grand Aulia Jl Monument Emmy Saelan.

Film ini akan mengambil lokasi Syuting di beberapa tempat di Sulsel.

Kemudian di film tersebut akan mengangkat kisah mengenai perempuan, sehingga melibatkan Dinas Support by. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel yang menjadi supporting.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Sulsel, dr Fitriah Zainuddin mengatakan terkait jalan ceritanya memang soal perempuan.

“Saya juga dipercayakan memberikan arahakan kepada pemain perempuan untuk bisa tetap menjaga pandangan di dalam kamera,” ucapnya.

Film “Bukan Pelakor, Pergi Atau Bertahan” ini melibatkan pemeran utama pria nasional serta pemain lainnya dari Sulawesi Selatan, diantaranya aktor Syahriar Tato, Naufah Panjalangi dan Hamka Pradifta. (*)

  • Whatsapp

Adblock test (Why?)


Mallabiri Art Siapkan Film Untuk Hari Ibu - Upeks
Kelanjutan Disini Klik

Pemerintah Ajak Generasi Muda Indonesia Jadi Olahragawan lewat Film - SINDOnews Sports

JAKARTA - Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK), Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) mengajak Ari Sihasale untuk membuat film bertema olahraga. Tujuannya untuk menginspirasi generasi muda.

Plt Direktur LPDUK, Firtian Judiswandarta, menyebutkan film bertema olahraga dapat memacu semangat anak-anak Indonesia menjadi olahragawan yang kelak mengharumkan nama bangsa. Sebagai pembanding, 10 tahun sebelum menggelar Piala Dunia 2002 , Jepang membuat film Kapten Tsubasa dan sederet film-film Holywood bertema olahraga.

“Kami ingin menghadirkan film yang dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda sehingga mendorong munculnya atlet masa depan Indonesia. Banyak negara berhasil menjadikan film memacu peningkatan prestasi olahraga. Kita mencoba menjajaki untuk menggandeng Alenia yang telah meraih sukses dengan banyak film, termasuk film King yang bertema olahraga," katanya.

Baca Juga: PSSI dan Menpora Jajaki Kemungkinan Membuka Stadion untuk Penonton

Terinspirasi film King yang menceritakan kisah nyata pebulu tangkis legendaris Indonesia Liem Swie King, aktor dan produser Ari Sihasale kembali akan menggarap film bertema olahraga. Dia mengaku merasa terhormat mendapat permintaan membuat film olahraga.

"Merasa terhormat hadir di sini. Dari dulu, konsen bikin film edukasi, humanis, dan mendorong generasi masa depan yang lebih baik. Karena tidak selamanya harus ikut tren pasar, tapi membuat tren sendiri. Apalagi didukung banyak pihak," ujar Ari Sihasale,

"Film King yang pernah kita buat luar biasa. Kita juga putar ke kampung-kampung. Film King juga bisa memberikan spirit kepada penontonnya," katanya

Hal senada diungkapkan sang istri Nia Zulkarnaen. Menurutnya jika Indonesia ingin memiliki atlet dengan semangat tinggi, harus dipupuk dengan sebuah dorongan semangat mampu menginspirasi.

"Betul film olahraga memang bisa memberikan inspirasi. Anak Haryanto Arbi sebelumnya tidak mau main bulu tangkis, maunya basket. Setelah nonton King, anaknya minta dilatih bulu tangkis oleh Bapaknya, Sang Juara Dunia Bulu tangkis,” ujar pemilik Alenia Picture ini.

Adblock test (Why?)


Pemerintah Ajak Generasi Muda Indonesia Jadi Olahragawan lewat Film - SINDOnews Sports
Kelanjutan Disini Klik

INTIP: 7 Film Baru Tayang November 2021 - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah film akan tayang di bioskop dan layanan streaming pada November 2021, mulai dari Eternals hingga Paranoia.

TOPIK TERKAIT

Adblock test (Why?)


INTIP: 7 Film Baru Tayang November 2021 - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Saturday, October 30, 2021

Wajib Jadi Tontonan, Ini 5 Film Indonesia Terbaik - Suara Sulsel

Berikut 5 film Indonesia terbaik yang wajib ada di list tontonan kamu.

SuaraSulsel.id - Film Indonesia kini banyak memberikan udara segar dengan kualitas  serta cerita yang tak kalah keren dengan film-film dari luar negeri. Yuk simak daftar beberapa film Indonesia terbaik yang wajib kamu tonton. 

1. Gie

Sinopsis Film Gie. [Mola TV]
Sinopsis Film Gie. [Mola TV]

Film yang terinspirasi dari kisah nyata seorang aktivis muda pada masanya, kisah hidup serta permasalahan yang dihadapi Gie muda masih sangat relevan dengan kisah para remaja masa kini. Film Gie menginspirasi para generasi muda terutama bagi para mahasiswa untuk membangun semangat serta mampu melawan ketidakadilan dan menyuarakannya dengan benar, bukan sekadar ikut-ikutan. Literasi juga menjadi hal yang sangat krusial dan penting dalam proses menyuarakan pendapat itu secara baik. 

2. Tabula Rasa

Baca Juga: Rekomendasi 5 Film Komedi Indonesia Terbaik 2021 yang Siap Mengocok Perut Anda

Petikan trailer film Tabula Rasa [Youtube/MuvilatrailerID]
Petikan trailer film Tabula Rasa [Youtube/MuvilatrailerID]

Tabula Rasa merupakan film dokumenter karya Adriyanto Dewa dan membawanya memenangkan empat penghargaan pada festival film Indonesia 2014 dan juga sebagai sutradara terbaik. Film ini mengisahkan tentang seorang pemuda asal Papua bernama Hans yang memiliki mimpi sebagai pemain sepak bola profesional. U

ntuk mewujudkan mimpinya itu ia merantau ke Jakarta, namun setibanya di Jakarta rencana Hans tak berjalan sesuai dengan harapannya. Ia mengalami insiden yang mengakibatkan mimpinya tersebut kandas, hal tersebut membuatnya kehilangan harapan hidup dan berupaya untuk melakukan bunuh diri.

Beruntung, Hans bertemu dengan Mak, seorang pemilik rumah makan Takana Juo masakan Padang. Lewat Mak, muncul harapan hidup Hans. Secara singkat film Tabula Rasa mengisahkan tentang kuliner barat Indonesia dan Timur yang kemudian disatukan dengan sebuah kasih sayang. Film ini dibintangi oleh Jimmy Kobogau (Hans), Dewi Irawan (Mak), dan Yayu Unru (Parmanto). 

3. Bumi Manusia

Siti Fauziah Saekhoni (tengah) dalam film Bumi Manusia. [Instagram]
Siti Fauziah Saekhoni (tengah) dalam film Bumi Manusia. [Instagram]

Diadaptasi dari buku karangan Pramoedya Ananta Toer yang juga memiliki judul sama yaitu Bumi Manusia. Dalam film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Baca Juga: Sinopsis Emily In Paris: Kisah Wanita Muda yang Bekerja di Negeri Orang

Bumi Manusia Diperankan oleh Iqbaal Ramadhan (Minke), Mawar de Jongh (Ann), dan Sha Ine Febriyanti (Nyai Ontosoroh) mengisahkan dua anak manusia yang menjalin kasih di atas pergelutan tanah kolonial pada abad 20 yaitu, Minke dan Annelies atau Ann.

Minke yang merupakan seorang pemuda Jawa totok menaruh rasa suka kepada Ann yang merupakan gadis keturunan Belanda Indonesia dan juga anak seorang Nyai. Hal tersebut benar-benar membuatnya mengalami kebimbangan dan pergulatan batin yang tak ada hentinya. Sedangkan ayah Minke sendiri baru saja diangkat sebagai Bupati, dan menentang keras hubungan kedekatan Minke dengan Ann, karena kedudukan Nyai yang sangat rendah pada masa tersebut.

4. Kucumbu Tubuh Indahmu

Film garapan Garin Nugroho yang dirilis pada 13 Desember 2018, dan ditayangkan perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada 18 April 2019, sempat menuai kontroversi merupakan salah satu "Film Cerita Panjang Terbaik" FFI 2019. Film terbaik ini mengisahkan tentang perjalan Juno dari kecil hingga dewasa. Ia menjadi penari di sebuah desa di Jawa yang dikenal dengan desa Lengger Lanang, tarian wanita yang dibawakan oleh penari pria. Kehidupan Juno merupakan kehidupan di dalam tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk secara alami oleh kehidupan desa dan keluarganya. Banyak trauma yang dilalui oleh Juno karena hal berbeda dari dirinya. Perjalanan tersebut membawa Juno menemukan keindahan tubuhnya. 

5. Keluarga Cemara

Diadaptasi dari cerita bersambung yang dimuat di majalah Hai dan kemudian menjadi novel berseri karya Arswendo Atmowiloto dan sinetron berjudul sama. Pada 29 November 2018 film ini dirilis pada Festival Film Asia Jogja-NETPAC) dan ditayangkan di bioskop pada tanggal 3 Januari 2019.

Film ini mampu mengaduk-aduk perasaan para penontonnya. Film ini mengangkat cerita dari kondisi keluarga Abah (Ringgo Agus Rahman) yang kaya raya dan serba dekat dengan fasilitas modern, kemudian bisnisnya gagal dan jatuh miskin. Abah kemudian memboyong Emak (Nirina Zubir), Euis (Adhisty Zara) dan Ara (Widury Sasono) ke rumah tua peninggalan keluarganya.

Itulah tadi rekomendasi film Indonesia terbaik yang wajib jadi tontonan kamu saat libur. 

Kontributor : Kiki Oktaliani

Adblock test (Why?)


Wajib Jadi Tontonan, Ini 5 Film Indonesia Terbaik - Suara Sulsel
Kelanjutan Disini Klik

5 Rekomendasi Film Komedi Thailand, Bikin Mood Langsung Naik - Suara.com

Suara.com - Film komedi Thailand bisa jadi pilihan yang tepat buat ditonton di akhir pekan. Atau, buat kamu yang lagi sedih hingga ingin mengembalikan mood yang berantakan. 

Sederet rekomendasi film komedi Thailand ini siap mengocok perut kamu dengan tingkah kocak para pemain serta alur ceritanya yang di luar dugaan.

Penasaran apa saja? Simak rekomendasi film komedi Thailand yang dirangkum dari Keepo.me--jaringan Suara.com berikut ini.

1. 30+ Soht os Sale

Baca Juga: Awas Kebawa Mimpi! Ini 5 Film Horor Indonesia Terbaik 2020 dan Terbaru

Film komedi Thailand. (imdb)
Film komedi Thailand. (imdb)

30+ Soht on Sale mengisahkan tentang seorang fotograter, Ing, yang merasa deg-degan ketika menjemput sang pujaan hati di bandara.

Alangkah terkejutnya ketika kekasihnya malah memberitahukan bahwa ia akan menikah dengan orang lain. Dengan perasaan yang hancur, ia bertemu seorang peramal Sate Babi yang menggunakan properti gigitan daging sate dari kliennya biar nasib percintaannya mulus.

2. Suddenly It's Magic

Film komedi Thailand. (imdb)
Film komedi Thailand. (imdb)

Drama Thailand ini mengisahkan tentang Joey Hermosa (Erich Gonzales) dan Marcus Hanson (Mario Maurer) yang sama-sama mempunyai kehidupan percintaan yang berantakan.

Mereka berdua bertemu di Filipina di mana mereka berencana menata kembali kehidupan mereka, mulai dari urusan percintaan dan kegiatan sehari-hari mereka.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Film Komedi Indonesia Terbaik 2021 yang Siap Mengocok Perut Anda

3. May Who?

Film komedi Thailand. (imdb)
Film komedi Thailand. (imdb)

May Who atau May Nai Fai Rang Frer adalah film sederhana tentang bagaimana seseorang berusaha mendekati seniornya di masa-masa sekolah yang nggak terlupakan.

Seorang gadis biasa mau mencuri perhatian kakak kelasnya yang terkenal dan juga ganteng di sekolahnya. Karena nggak punya cara buat mendekatinya, ia meminta bantuan teman lelakinya yang mengenalnya.

Sayangnya nggak ada seorang pun yang tahu bahwa ia menyimpan rahasia bahwa ia mengeluarkan sengatan listrik ketika sangat bersemangat atau mempunyai emosi yang meluap-luap.

4. Suddenly Twenty

Film komedi Thailand. (imdb)
Film komedi Thailand. (imdb)

Suddenly Twenty adalah sebuah film Thailand yang menceritakan kasih sayang seorang nenek bernama Parn berumur 70 tahun terhadap anak perempuannya.

Kasih sayang ibu sepanjang masa tapi kasih sayang anak sepanjang galah. Pepatah ini cocok banget menggambarkan film ini karena anak perempuan yang ia besarkan sampai jadi professor malah mau mengirimnya ke panti jompo.

Parn merasa sangat shocked. Sebuah cahaya nggak sengaja menariknya ke dalam sebuah studio foto bernama ‘Chaya Lumruek’ ketika ia merias dan memotret dirinya.

Parn kembali menjadi perempuan di usia 20 tahun dengan semangat yang baru dan hidup yang baru. Ia pun merahasiakan perubahan ini dari siapa pun.

5. Oversize Cops

Film komedi Thailand. (imdb)
Film komedi Thailand. (imdb)

Menceritakan tentang 4 karakter polisi yang mempunyai kelebihan berat badan ini, film lucu Thailand Oversize Cops (2017) ini menyajikan berbagai kekonyolan dan berbagai hal lucu lainnya khususnya ketika mereka mau menjalani program diet besar-besaran.

Kira-kira berhasilkah mereka menjalani serangkaian program penurunan berat badan biar punya badan ideal seorang polisi? Siap-siap sakit perut pas nonton film ini nih.

Itulah deretan film komedi Thailand yang sayang kalau dilewatkan. Tertarik nonton?

Adblock test (Why?)


5 Rekomendasi Film Komedi Thailand, Bikin Mood Langsung Naik - Suara.com
Kelanjutan Disini Klik

5 Rekomendasi Film Horor Penuh Warna untuk Ramaikan Halloween - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Film horor tak selalu menyajikan teror dan kisah menyeramkan dalam tampilan yang gelap. Beberapa film meneror penonton lewat warna-warna cerah yang terlihat menyenangkan.

Hal itu sudah ditampilkan dari sejumlah film lawas seperti Suspiria (1977), serta yang baru beberapa tahun terakhir, The Love Witch (2016).

Berikut beberapa film horor penuh warna yang bisa dinikmati untuk menyambut momen Halloween.


1. Suspiria (1977)

Suspiria merupakan film horor yang diarahkan Sutradara Italia Dario Argento dan dirilis pada 1977. Film ini mengisahkan okultisme di akademi balet yang dikelola Madame Blanc (Joan Bennett) dan instruktur balet, Miss Tanner (Alida Valli).

Film ini berawal dari kedatangan seorang murid penari balet asal Amerika, Suzy Bannion (Jessica Harper) di Freiburg, Jerman. Ia rela meninggalkan kampung halamannya untuk belajar di akademi balet bernama Tanz Dance Academy.

Suspiria (1977)Suspiria (1977) salah satu film horor yang visualnya penuh warna-warni. (Foto: Seda Spettacoli via IMDb)

Sejak pertama kali tiba di akademi balet tersebut, Suzy sudah menemui peristiwa janggal dan menyeramkan. Teror tersebut juga dialami beberapa orang di sekitarnya, seperti Sara (Stefania Casini). Ia curiga ada sesuatu yang tidak beres di akademi balet tersebut.

Dalam membangun efek menegangkan, film Suspiria dibuat dengan teknik pencahayaan dan teknik pewarnaan yang berwarna-warni. Alhasil, hampir semua scene dalam film ini terasa begitu menggugah mata dan membuat penonton tidak bosan saat menyaksikan filmnya.

2. Liquid Sky (1985)

Film garapan Slava Tsukerman ini mengisahkan alien yang datang ke Bumi untuk mencari heroin. Aliens itu mendarat di sebuah apartemen di New York yang dihuni pengedar narkoba bernama Margaret (Anne Carlisle) dan kekasihnya, Adrian (Paula E. Sheppard).

Selama tinggal di apartemen itu, alien tersebut mengamati kehidupan Margaret dan Adrian. Dari pengamatan itu, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa feromon di dalam otak manusia yang terbentuk dari orgasme saat berhubungan seksual lebih nikmat dibandingkan heroin.

Liquid Sky (1982)Liquid Sky (1982) termasukfilm horor yang visualnya penuh warna-warni. (Foto: Cinetron Productions via IMDb).

Alien ini kemudian merasuki tubuh Margaret dan merayu orang-orang untuk diajak berhubungan seks. Saat pasangannya mencapai orgasme, alien dalam tubuh Margaret akan mengambil feromon dari otak dan membuat pasangannya mati.

Berbeda dengan film horor yang umumnya kelam, para pemeran film Liquid Sky tampil dalam busana spektakuler dan penuh warna.

Lanjut ke sebelah...

5 Rekomendasi Film Horor Penuh Warna untuk Ramaikan Halloween

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Adblock test (Why?)


5 Rekomendasi Film Horor Penuh Warna untuk Ramaikan Halloween - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...