Rechercher dans ce blog

Friday, July 2, 2021

Rekomendasi 3 Film Asia, Mulai Dari yang Membuat Baper Hingga Menegangkan - Tabloidbintang.com

TABLOIDBINTANG.COM - Seleksi konten kali ini berpotensi membuat penonton merasa seperti berada di rollercoaster emosi, karena genre-nya yang beragam. Mulai dari film-film Korea penuh tantangan dan misteri hingga film China yang membuat nostalgia tentang cinta pertama, berikut adalah judul-judul tontonan di iQiyi yang akan tayang selama bulan Juli:

1. My Love

Film Mandarin ini menceritakan kisah cinta 15 tahun antara Zhou Xiao Qi (Greg Hsu), seorang atlet renang sekolah, dan You Yong Ci (Zhang Ruo Nan), seorang siswi pindahan. Di SMA, Zhou Xiao Qi jatuh cinta pada You Yong Ci pada pandangan pertama. 

Cinta pun terjalin di antara mereka. Setelah lulus, keduanya harus berpisah untuk menempuh jalan dan kehidupan mereka masing-masing. Namun pada suatu hari takdir mempertemukan mereka sekali lagi. Bagaimana kelanjutan kisah cinta mereka? Jangan lewatkan My Love, tayang 2 Juli 2021 di iQ.com.

2. Pipeline

Film Korea ini bercerita tentang enam pencuri yang ingin mengubah hidup mereka dengan mencuri minyak yang disembunyikan di terowongan bawah tanah di Korea Selatan. Rencana ini datangnya dari Gun-woo (Lee Soo-hyuk) berasal dari keluarga kaya yang memiliki perusahaan besar. 

Gun-woo dan Pindol (Seo In-guk), insinyur pengeboran, membentuk tim bersama Jeob-sae (Eum Moon-suk), Na (Yoo Seung-mok), Geun-sab (Tae Hang-ho) dan Counter (Bae Da-bin). Namun, rencana besar ini datang dengan berbagai tantangan yang tidak mereka duga sebelumnya. Risikonya pun semakin berlipat ganda. Akankah perampokan ini berhasil? Atau justru mereka gagal? Temukan jawabannya, film Korea Pipeline tayang 23 Juli 2021 di iQ.com.

3. Recalled

Film Korea dengan genre mystery-thriller ini berkisah tentang Soo-jin (Seo Ye-ji) yang bisa melihat masa depan orang lain setelah bangun dari kecelakaan. Dia juga sering bermimpi mengenai orang tak berwajah yang mengejarnya terus-menerus. Hal ini membuat Soo-jin kesulitan untuk kembali ke kehidupan normal bersama suaminya.

Setelah bisa melihat masa depan, Soo-jin menghabiskan waktunya membantu orang lain yang sedang melalui kesulitan. Namun dia pun mulai menyadari bahwa suaminya tampaknya menyembunyikan rahasia besar darinya.

Di saat yang sama, seorang detektif juga mencurigai suami Soo-jin terlibat dalam kasus pencurian. Soo-jin pun mulai berusaha mencari kebenaran, walau ingatan di benaknya terus mengganggunya. Lebih buruk lagi, Soo-jin menderita ilusi seorang pria tak dikenal yang mengancamnya. Saksikan upaya Soo-jin untuk menemukan kebenaran tentang suaminya dan mendapatkan kehidupan lamanya kembali, tayang 31 Juli 2021 di iQ.com.


Adblock test (Why?)


Rekomendasi 3 Film Asia, Mulai Dari yang Membuat Baper Hingga Menegangkan - Tabloidbintang.com
Kelanjutan Disini Klik

Film Propaganda China 1921 Laris Manis di Hari Pertama Tayang - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Film propaganda China, 1921 laris manis di hari pertama penayangannya. Film 1921 langsung meraup 84 juta yuan (US$13 juta) atau Rp188,8 miliar di hari pertama penayangannya di box office China pada Kamis (1/7).

Berdasarkan data layanan penjualan tiket film daring di China, Maoyan, penghasilan dan penjualan tiket 1921 tersebut bahkan melampaui debut film-film Hollywood, seperti Cruella (US$1,7 juta), A Quiet Place: Part II (US$3,9 juta), serta Peter Rabbit 2 (US$968 ribu).

Maoyan mencatat 1921 telah mengumpulkan 159 juta yuan apabila penjualan tiket di hari pertama ditambah dengan hasil penjualan tiket pratinjau. Film 1921 juga tercatat menyumbang 70 persen pendapatan box office China pada Kamis (1/7).


Capaian ini membuat 1921 diperkirakan menjadi salah satu film terlaris di China pada 2021.

Seperti dilansir Variety, penonton 1921 lebih banyak perempuan, dengan menyumbang lebih dari 72 persen pembelian tiket. Hal itu diduga karena banyak perempuan yang menjadi penggamar bintang laki-laki dalam film ini.

Film 1921 adalah satu dari dua film yang dibuat sebagai penghormatan kepada Partai Komunis China yang telah berkuasa sekitar 100 tahun. Film patriotik lainnya adalah The Pioneer. Film ini pertama kali tayang dalam pembukaan Festival Film International Shanghai.

Film 1921 merupakan film yang diproduksi Tencent Pictures dan diarahkan Sutradara Huang Jianxin dan Zhen Dasheng. Film ini dibintangi banyak artis muda dan populer untuk menceritakan kisah pendirian Partai Komunis China.

Film 1921 termasuk film yang bertabur banyak bintang, seperti Huang Xuan, Nni, Wang Ren Jun, dan Turbo Liu.

Sementara itu, total penjualan tiket The Pioneer tertinggal cukup jauh di belakang 1921. Film tersebut mengumpulkan US$2,56 juta pada hari pembukaan. Film yang diproduksi Guan Hu (the Eight Hundred) itu diarahkan Sutradara Xu Zhanxiong.

1921 dan The Pioneer merupakan awal dari musim blockbuster propaganda China. Hal itu akan berlanjut pekan depan dengan perilisan film Chinese Doctors pada 9 Juli 2021 di bioskop setempat.

(chri/ptj)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Film Propaganda China 1921 Laris Manis di Hari Pertama Tayang - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film Shang-Chi akan Ditampilkan Berbeda - Republika Online

Penonton akan memiliki cara pandang berbeda dalam melihat superhero Shang-Chi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penulis Shang-Chi dan Legenda Sepuluh Cincin, Dave Callaham mengungkapkan film yang akan dirilis ini akan mengubah cara pandang masyarakat dalam melihat film superhero. Ia akan membagikan apa yang paling dia sukai untuk dilihat para penggemar di film tersebut.

"Ya seperti yang dapat Anda bayangkan, saya mungkin tidak bisa mengatakan terlalu banyak tentang itu. Apa yang saya yakin bisa saya katakan adalah untuk penggemar Marvel dan penggemar pada umumnya, saya sangat percaya diri untuk mengatakan kalau adegan aksi dan urutan pertarungan, urutan pertarungan tangan kosong di film itu, sangat berbeda," katanya dikutip dari CBR, Jumat (2/7).

Kemudian, ia melanjutkan semua orang yang terlibat, sangat bangga dengan pekerjaan yang dilakukan di sana. Mereka sangat mendalam, praktis dan rapi. Dalam skala yang lebih besar, menurutnya, ini adalah film yang sangat penting.

"Saya sendiri adalah orang Amerika keturunan Tionghoa dan kesempatan untuk menjadi bagian dari film pertama yang menempatkan pemeran utama Asia-Amerika. Di depan film superhero sebesar itu, saya pikir, akan sangat berarti dan penting, tidak hanya untuk penggemar Asia tetapi untuk semua orang, hanya demi visibilitas dan representasi," kata dia.

Ia menambahkan saat ini adalah waktu yang menantang. Jadi, ini akan berhasil dengan cara yang dipikir dan mengubah cara orang melihat film jenis ini.

Diketahui, sinopsis resmi film tersebut, Shang-Chi harus menghadapi masa lalu yang dia pikir dia tinggalkan ketika dia ditarik ke dalam jaringan organisasi Ten Rings yang misterius. Shang-Chi akan menjadi film MCU kelima dan juga yang pertama membintangi karakter utama Asia-Amerika.

Disutradarai oleh Destin Daniel Cretton dan ditulis oleh Dave Callaham, Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings dibintangi oleh Simu Liu sebagai Shang-Chi, Tony Leung sebagai Wenwu/The Mandarin, Awkwafina sebagai Katy, Michelle Yeoh sebagai Jiang Nan, Meng'er  Zhang sebagai Xialing, Ronny Chieng sebagai Jon Jon, Fala Chen sebagai Jiang Li dan Florian Munteanu sebagai Razor Fist.  Film ini akan tayang di bioskop pada 3 September 2021.

Adblock test (Why?)


Film Shang-Chi akan Ditampilkan Berbeda - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Film Indonesia Berkompetisi di Locarno Film Festival - Republika Online

Locarno Film Festival 2021 merupakan acara bergengsi yang diselenggarakan di Swiss.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film terbaru besutan sutradara Edwin, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, bakal melangsungkan premier dunia di Locarno Film Festival 2021. Sinema juga akan berkompetisi di ajang tahunan bergengsi yang diselenggarakan di Locarno, Swiss.

Menjadi film panjang kelima sineas Edwin, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas bercerita tentang Ajo Kawir (Marthino Lio), seorang jagoan yang tak takut mati. Hasratnya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia bahwa dirinya impoten. 

Ketika berhadapan dengan seorang petarung perempuan tangguh bernama Iteung (Ladya Cheryl), Ajo babak belur hingga jungkir balik. Dia jatuh cinta. Akankah Ajo menjalani kehidupan yang bahagia bersama Iteung dan pada akhirnya bisa berdamai dengan dirinya?

Sinema memiliki judul internasional Vengeance is Mine, All Others Pay Cash. Produksinya melibatkan kerja sama antara Palari Films (Indonesia), Phoenix Films dan E&W Film (Singapura), serta Match Factory Productions dan sutradara Fatih Akin melalui rumah produksi Bombero Internasional (Jerman).

Didukung pula oleh produser eksekutif Natasha Sidharta & Kaninga Pictures dari Indonesia. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas mengadaptasi novel karya Eka Kurniawan, sastrawan yang turut menulis skenario film bersama sutradara Edwin.

Film berkompetisi di program concorso internazionale, memperebutkan hadiah Golden Leopard. Locarno Film Festival akan berlangsung mulai 4 sampai 14 Agustus 2021. Ajang tahun ini adalah edisi ke-74 sejak festival perdana dihelat pada 1946, menjadikannya salah satu festival film tertua di dunia. 

Film yang terakhir kali memenangkan Golden Leopard adalah Vitalina Varela arahan sutradara Pedro Costa pada 2019. Tahun ini, film terbaru arahan Ethan Hawke, Zeros and Ones, turut berkompetisi untuk hadiah di acara yang dijuluki festival terbaik musim panas itu.

Sementara, Beckett yang dibintangi John David Washington dan Alicia Vikander menjadi film pembuka Locarno Film Festival 2021. Tahun-tahun sebelumnya, film karya Quentin Tarantino, Kiyoshi Kurosawa, Spike Lee, Ken Loach, sampai Paul Greengrass tayang di festival tersebut.

Adblock test (Why?)


Film Indonesia Berkompetisi di Locarno Film Festival - Republika Online
Kelanjutan Disini Klik

Review Film: The 8th Night - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

The 8th Night awalnya menawarkan premis menarik berupa perjuangan biksu mencegah Bumi menjadi neraka karena kekuatan jahat bangkit setelah 2.500 tahun. Bahkan biksu dijanjikan menampilkan eksorsisme.

Hal itu menjadi janji yang menarik lantaran terbilang jarang film horor thriller atau kultus Korea Selatan menampilkan biksu yang berupaya mengusir setan. Ekspektasi pun meninggi kala akan melihat film ini.

Film ini dibuka dengan kisah pada 2.500 tahun lalu. Kala itu, monster membuka gerbang neraka untuk mendatangkan penderitaan bagi manusia. Sang Buddha muncul melawannya dan mengambil dua mata, Merah dan Hitam, yang menjadi sumber kekuatan monster tersebut.


Kedua mata tersebut dipisahkan. Satu mata disembunyikan di ujung Barat dan yang lainnya di ujung Timur. Di antara dua lokasi itu, dimunculkan gurun hingga tebing terjal supaya keduanya tak akan pernah bersatu lagi. Masing-masing mata pun diawasi oleh seorang penjaga.

Permasalahan dimulai ketika Merah berupaya bangkit kembali. Ia memerlukan delapan hari untuk bangkit dan membuat para penjaga berada di antara hidup dan mati demi mencegah kekuatan gelap bangkit.

Begitu rampung, The 8th Night tampak cenderung sebagai film drama dan misteri pembunuhan alih-alih kultus atau eksorsisme seperti yang dijanjikan. Hal itu terlihat dari berbagai narasi yang muncul demi mencegah Merah dan Hitam bersatu dan bangkit kembali.

Belum lagi dari gaya penuturan dari film ini yang cukup menyita waktu. Pengenalan karakter yang dilakukan secara bertahap dilengkapi dengan kilas balik, kemudian kisah si Merah yang loncat dari satu babak ke babak yang lain, telah menghabiskan lebih dari separuh durasi film ini.

Bumbu-bumbu ketegangan sedikit muncul dari aksi Kim Ho-tae yang diperankan Park Hae-joon. Ho-tae merupakan detektif Unit Kejahatan Kekerasan yang berupaya memecahkan misteri kematian sejumlah orang secara misterius dalam sepekan.

Aksi Park Hae-joon dalam melakukan berbagai keputusan yang Ho-tae ambil sukses memicu emosi saya sebagai penonton. Persis sama seperti yang ia lakukan kala memerankan Lee Tae-oh dalam drama The World of the Married.

Film horor Korea The 8th NightReview The 8th Night menilai aksi Park Hae-joon dalam melakukan berbagai keputusan yang Ho-tae ambil sukses memicu emosi penonton. (dok. Netflix)

Jujur saja, jalan cerita baru mulai menarik sejam sebelum film berakhir. Janji trailer mulai dipenuhi. Narasi kultus mulai menghiasi lakon cerita, meski aksi eksorsisme rupanya hanya sekadar tempelan sesaat sebelum mencapai penutup.

The 8th Night seolah mengakhiri kisah dengan begitu cepat setelah lama membangun cerita di awal. Sehingga, ekspektasi saya terjun bebas dan merasa film ini tak lagi semenarik di awal. Bahkan tidak menyeramkan ataupun klimaks, bagi saya.

Kendati demikian, unsur drama sangat kuat dalam film ini. Penonton bisa terpukau dan mungkin mengulang bagian-bagian tertentu ketika lapis demi lapis misteri mulai dibuka. Selain itu, setiap karakter juga dijelaskan dengan detail dari awal hingga akhir film.

Hal menarik dari The 8th Night juga datang dari chemistry keluarga yang ditampilkan Lee Sung-min dan Nam Da-reum dalam film ini. Film ini merupakan reuni bagi kedua aktor tersebut setelah membintangi drama Memory pada 2016.

Dengan pengalaman menyaksikan kedua bola mata ingin bersatu selama dua jam kurang lima menit, The 8th Night membuat saya lebih ingin menyebut film ini sebagai drama misteri dibanding horor apalagi kultus.

Film The 8th Night bisa disaksikan mulai 2 Juli 2021 di Netflix.

[Gambas:Youtube]

(end)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Review Film: The 8th Night - CNN Indonesia
Kelanjutan Disini Klik

Film Korea Recalled dan 28 Rekomendasi Film untuk Tontonan Akhir Pekan - detikHot

Jakarta -

Imbauan untuk kembali beraktivitas di rumah saja sudah digaungkan. Agar tidak bosan, kamu bisa menyaksikan sederet rekomendasi tontonan ini untuk di-streaming di rumah.

Sepanjang bulan Juli 2021, KlikFilm menyediakan puluhan tayangan dengan berbagai genre. Mulai dari film Korea box office seperti Recalled hingga film-film nominasi Oscar bisa disaksikan secara streaming. Tak perlu keluar rumah, tutup duduk manis di depan gadget atau smart TV kamu.

Selain film box office Korea Recalled, masih banyak lagi film-film dengan raihan prestasi yang akan hadir pada bulan Juli 2021 di KlikFilm. Seperti film berjudul Blue Ruin yang meraih penghargaan FIPRESCI Prize di Festival Film Cannes, Our Children peraih penghargaan aktris terbaik di Festival Film Canes 2012, dan Buoyancy juga banyak meraih penghargaan film.

Hal serupa juga didapat dalam film berjudul Katalin Varga dan film The Insult yang meraih nominasi Oscar untuk kategori Film Asing. Selain itu, banyak film bagus lainnya yang hadir di KlikFilm mulai Juni 2021 lalu, seperti Good Time, Suburra, Spree, Hypnosis dan puluhan film lainnya.

"Kami terus berbenah, untuk menyajikan yang terbaik untuk pelanggan KlikFilm. Untuk itulah, selain bisa memproduksi film kami juga menghadirkan film-film terbaik. Seperti film peraih nominasi Piala Oscar ataupun penghargaan internasional lainnya. Selain itu ada juga film box office seperti Korea atau negara lainnya. Di saat pandemi ini, kami bersyukur dapat menyajikan film-film bagus agar semua bisa terhibur meski dirumah saja. Semua bisa disaksikan di KlikFilm hanya dengan Rp 10 ribu per minggu," kata Direktur KlikFilm, Frederica, dalam keterangan pers yang diterima detikcom.

Berikut ini deretan film yang akan tayang di KlikFilm mulai Juli 2021:

Recalled

Film Korea RecalledFilm Korea Recalled Foto: dok. CJ CGV

Film Recalled bercerita tentang Kim Soo Jin yang mengalami hilang ingatan dan merasa seperti bisa melihat masa depan. Dan apa yang dipikirkannya benar-benar terjadi. Ia tinggal bersama suaminya, Ji Hoon. Karena gangguan pada ingatannya tersebut, Soo Jin mulai curiga ketika ia mendapatkan penglihatan bahwa suaminya yang setia adalah seorang pembunuh. Ji Hoon sendiri tidak percaya bahwa istrinya benar-benar melihat masa depan dan mulai menganggap mentalnya terganggu. Ia bahkan sampai pada kesimpulan bahwa klaim Soo Jin yang sulit dipercaya adalah gejala gangguan psikologis.

Blue Ruin

Dwight (Macon Blair) bertahan hidup dengan memungut makanan dari tempat sampah dan mencuri makanan di rumah yang ditinggalkan penghuninya. Suatu hari, seorang polisi memberitahu bahwa pria yang 20 tahun lalu membunuh orang tuanya, Wade Cleland (Sandy Barnett), akan bebas. Dwight lalu menyusun rencana untuk kembali ke kampung halamannya dan membunuh Wade. Di situs Rotten Tomatoes, film ini mendapat nilai ulasan 96%.

Our Children


Film yang mengisahkan seorang dokter membawa seorang anak laki-laki ke Belgia dan membesarkannya sebagai anaknya sendiri. Ketika anak laki-laki itu mencapai usia dewasa, dia menikah dan memulai keluarganya tetapi dia masih bergantung pada dokter. Ketika masalah menimpa keluarganya, ketergantungan berubah menjadi dominasi. Émilie Dequenne sebagai Murielle meraih penghargaan sebagai aktris terbaik dalam Festival Film Canes 2012.

Buoyancy

Film Buoyancy melakukan world premiere di Jerman pada ajang Berlin International Film Festival 8 Februari 2019. Kemudian film ini diputar di negara asalnya pada 26 September 2019. Film Buoyancy terinspirasi dari kisah nyata perbudakan modern di Asia Tenggara.

Berlatar di Kamboja, Buoyancy menceritakan kisah Chakra (Sarm Heng), seorang remaja keras kepala berusia 14 tahun yang ingin melintasi perbatasan dan hijrah ke Thailand demi mendapatkan pekerjaan pabrik yang dibayar dengan baik. Tetapi bocah itu ditipu oleh seorang pialang tanpa ampun, didorong ke atas kapal tua, dan dipaksa menjadi pekerja kasar oleh kapten yang sangat sadis bernama Rom Ran (Thanawut Kasro).

Film ini meraih berbagai penghargaan seperti Asia Pacific Screen Awards 2019 kategori Best Youth Feature, Film Berlin International Film Festival 2019 kategori Prize of the Ecumenical Jury, International Crime and Punishment Film Festival 2019 kategori Best Feature, Film Mumbai Film Festival 2019 kategori Silver Gateway Award, Oslo Films from the South Festival 2019 kategori Best feature film.

Adblock test (Why?)


Film Korea Recalled dan 28 Rekomendasi Film untuk Tontonan Akhir Pekan - detikHot
Kelanjutan Disini Klik

Penuh Kenangan, Ini 5 Rekomendasi Film Coming of Age Terbaik - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Tema coming of age (datang usia) menjadi salah satu topik yang paling dekat dengan para penggemar film. 

Tidak hanya karena menampilkan cerita yang mencerminkan masa muda mereka, namun juga karena pesan-pesan moralnya yang mengena di hati. 

Bagi Anda yang ingin kembali mengenang masa muda, berikut adalah lima film bertemakan coming of age terbaik bisa Anda tonton. 

Baca juga: Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 2, Awal Mula Kemampuan Bong Pal

1. To Kill A Mockingbird (1962)

To Kill A Mockingbird merupakan film klasik karya Robert Mulligan yang diangkat dari buku berjudul sama karya Harper Lee.

Menghadirkan aktor terkenal Gregory Perk sebagai Atticus Finch, kisah dari film ini akan mengikuti perjuangan Atticus membela pria berkulit hitam yang dituduh dalam suatu kasus pemerkosaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, niatan baik Atticus malah menyebabkan kehidupannya dilanda berbagai cercaan dan masalah.

Namun, di saat yang sama, sikapnya yang selalu teguh dan berani menjadi contoh bagi kedua anaknya, Scout Finch (Mary Badham) dan Jem Finch (Philip Alford), yang tumbuh di masa dimana rasisme masih menjadi hal yang lumrah.

Baca juga: Sinopsis Serial Animasi We the People, Produksi Barack dan Michelle Obama

2. Lady Bird (2017)

Berhasil meraih nilai 99% di Rotten Tomatoes dan 7.4 di IMDB, film karya Greta Gerwig ini tentu adalah pilihan yang pas bagi para penggemar genre coming-of-age.

Menghadirkan Saoirse Roanan sebagai karakter Christine Lady Bird McPherson, alur cerita dari film ini akan mengikuti Lady Bird di masa SMA nya.

Seperti layaknya seorang remaja pada umumnya, Lady memiliki pandangan berbeda yang kerap membuat dirinya terlibat dalam argumen dengan orang tuanya.

Adblock test (Why?)


Penuh Kenangan, Ini 5 Rekomendasi Film Coming of Age Terbaik - Kompas.com - KOMPAS.com
Kelanjutan Disini Klik

Facebook SDK

Featured Post

Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam - Tribun-Video.com

[unable to retrieve full-text content] Sinopsis Film Agak Laen Tayang 1 Februari di Bioskop, Ceritakan Rumah Hantu di Pasar Malam    Tribun...